Dinkes P2KB Sumenep Percepat Evaluasi PTM, Dorong Skrining Proaktif hingga ke Masyarakat

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 15:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TURLAP: Dinkes P2KB Sumenep saat melakukan Evaluasi Program PTM (SandiGT - Seputar Jatim)

TURLAP: Dinkes P2KB Sumenep saat melakukan Evaluasi Program PTM (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus mengakselerasi pengendalian penyakit tidak menular (PTM) melalui strategi yang lebih progresif dan terukur.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Evaluasi Program PTM Tahun 2026 yang digelar lebih awal sebagai respons atas kebutuhan penguatan deteksi dini di tengah masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel D’Bagraf Sumenep ini diikuti sebanyak 62 peserta, terdiri dari kepala puskesmas dan penanggung jawab program PTM dari seluruh wilayah, baik daratan maupun kepulauan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterlibatan lintas wilayah ini menjadi penegasan bahwa pengendalian PTM tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus terintegrasi dan berkelanjutan.

Percepatan evaluasi dinilai sebagai langkah taktis untuk membaca capaian program sejak dini, sekaligus mengidentifikasi celah yang masih perlu diperbaiki.

Mengingat, tren PTM seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung masih menjadi ancaman serius yang kerap terdeteksi terlambat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, menegaskan bahwa evaluasi tidak lagi sekadar rutinitas administratif, melainkan diarahkan pada penguatan kualitas intervensi di lapangan.

“Kami ingin memastikan program PTM ini benar-benar hidup di tengah masyarakat. Tidak hanya sekadar laporan, tetapi bagaimana upaya kita mampu menekan risiko penyakit melalui deteksi dan pencegahan sejak dini,” ujarnya, Rabu (22/04/2026).

Baca Juga :  Dinkes P2KB Sumenep Turun Tangan, Layanan Puskesmas Pandian Didorong Lebih Optimal

Ia menjelaskan, percepatan evaluasi juga berkaitan erat dengan optimalisasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang mulai digencarkan sejak tahun sebelumnya.

Meski memiliki potensi besar, implementasinya masih menghadapi tantangan, terutama dalam hal partisipasi masyarakat.

“Kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan masih perlu ditingkatkan. Di sinilah inovasi layanan menjadi sangat penting,” tambahnya.

Sejumlah puskesmas di Sumenep kini mulai mengembangkan pendekatan jemput bola yang lebih adaptif. Salah satunya melalui pelaksanaan skrining kesehatan di lokasi-lokasi strategis, seperti tempat ibadah, khususnya pada waktu subuh.

Pendekatan ini dinilai efektif karena mampu menjangkau masyarakat tanpa harus menunggu mereka datang ke fasilitas kesehatan.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga edukasi kesehatan secara langsung.

“Inovasi seperti ini harus terus didorong. Semakin dekat layanan dengan masyarakat, semakin besar peluang kita mendeteksi risiko PTM lebih awal,” imbuhnya.

Menurutnya, deteksi dini merupakan fondasi utama dalam menekan angka kesakitan akibat PTM. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih cepat, masyarakat dapat segera melakukan langkah pencegahan maupun pengobatan sebelum penyakit berkembang menjadi lebih parah.

Tidak hanya menyasar masyarakat, Dinkes P2KB Sumenep juga mulai memperluas cakupan skrining ke internal tenaga kesehatan.

Langkah ini, kata dia, bertujuan menjaga kesehatan sumber daya manusia sekaligus menjadi contoh nyata penerapan pola hidup sehat.

Dengan percepatan evaluasi dan inovasi layanan yang semakin variatif, Pemkab Sumenep optimistis pengendalian PTM dapat berjalan lebih efektif.

Baca Juga :  Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul

Upaya ini diharapkan mampu menekan beban penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun kepulauan yang memiliki tantangan akses tersendiri. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kendala BPJS Tak Hambat Pelayanan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Pastikan Pasien Tetap Terlayani
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Berobat
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Ikuti Survei Akreditasi KARS, Targetkan Standar Pelayanan Kesehatan Nasional
Tak Hanya Lengkapi Fasilitas, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Fokus Cetak Tenaga Kesehatan Profesional
RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Kolaborasi Pengawasan Layanan JKN, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat
RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H
RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Kendala BPJS Tak Hambat Pelayanan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Pastikan Pasien Tetap Terlayani

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:04 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Berobat

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:41 WIB

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Ikuti Survei Akreditasi KARS, Targetkan Standar Pelayanan Kesehatan Nasional

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:28 WIB

Tak Hanya Lengkapi Fasilitas, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Fokus Cetak Tenaga Kesehatan Profesional

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:55 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru

MENDUNG:
Gedung Pemerintah Kabupaten Sumenep tampak dari halaman depan (Mufti Che - Seputar Jatim)

Pemerintahan

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:09 WIB

BERBATIK: Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Ahmad Juhairi (Foto Istimewa)

Pemerintahan

Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting

Kamis, 3 Sep 2026 - 09:13 WIB