DKPP Sumenep Siap Sambungkan Petani ke Pasar Besar

- Redaksi

Jumat, 11 April 2025 - 23:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TERSENYUM : Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid saat ditemui di ruang kerjanya (SandiGT - Seputar Jatim)

TERSENYUM : Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid saat ditemui di ruang kerjanya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus menggenjot transformasi digital lintas sektor pertanian melalui pengembangan aplikasi Silang Tani.

Dalam waktu dekat ini, aplikasi Silang Tani akan mulai dioptimalkan sebagai jembatan langsung antara petani lokal dan pasar besar di luar daerah.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, dalam minggu ini pihaknya ada rencana berkunjung ke beberapa pedagang besar di Surabaya dan Malang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kunjungan ini bertujuan membangun kerja sama konkret dengan pelaku usaha besar. Nantinya, DKPP Sumenep akan mengikat nota kesepahaman (MoU) dengan para pedagang besar agar transaksi produk pertanian bisa langsung dilakukan melalui aplikasi Silang Tani,” ujarnya. Jumat (11/4/2025)

“Untuk mengoptimalkan aplikasi Silang Tani itu, kita akan coba membuka akses dengan para pedagang besar, kita mulai dari Surabaya dan Malang dulu,” jelasnya.

Selama ini, lanjut dia, petani sering kesulitan mendapatkan akses pasar yang luas karena harus melewati banyak perantara. Dengan Silang Tani, proses distribusi akan lebih efisien, cepat, dan adil bagi petani.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha 2025, DKPP Sumenep Belum Tentukan Jadwal Pemeriksaan Hewan Kurban

“Sehingga nantinya, kalau sudah terbangun komunikasi dengan para pedagang besar itu, para petani di Kabupaten Sumenep, suplainya, transaksinya bisa langsung di situ, di aplikasi Silang Tani. Tidak melalui pihak-pihak lain, dari petani langsung ke pasar online,” ucapnya.

Ia pun menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh para petani Sumenep. Berbagai varietas lokal dinilai unggul dan sangat layak dipasarkan secara luas. Di antaranya adalah srikaya, cabai jamu, dan timun lokal Sumenep yang disebut tidak ada tandingannya di kabupaten lain.

“Kita kan punya varietas yang bagus, hasil pertanian di Sumenep banyak. Seperti srikaya, cabai jamu, timun. Timun itu varietas Sumenep itu luar biasa, nggak ada di kabupaten lain,” bebernya.

Tak hany itu, ia jug menambahkan, bahwa Sumenep memiliki potensi komoditas seperti bawang merah, pisang kepoh, hingga cengkeh dari Pulau Karamian, Masalembu. Varietas cengkeh dari wilayah tersebut menurutnya bahkan sudah terhubung dengan pasar di Toli-toli, Sulawesi Tengah.

Baca Juga :  Dinsos P3A Sumenep Sebut Penyandang Disabilitas Bakal Jadi Subjek Pembangunan

“Perlu diketahui, varietas cengkeh di Karamian, Pulau Masalembu itu bagus luar biasa ya. Mungkin karena kedekatan dengan Toli-toli di sana ya, jadi transaksinya langsung dengan masyarakat Toli-toli di sana,” tambahnya.

Meski saat ini fokus pada komoditas pendukung program nasional seperti padi dan jagung untuk mendukung swasembada pangan. Namun, DKPP juga memperhatikan sektor hortikultura dan rempah-rempah juga tidak luput dari perhatian.

“Untuk saat ini, yang sedang kita genjot itu adalah yang sejalan dengan program pemerintah pusat, yaitu swasembada pangan. Seperti padi, jagung, dan pangan-pangan lainnya,” imbuhnya.

Sebagai bagian dari program nasional tersebut, ia bahkan telah menggelar panen raya serentak tahun lalu bersama Presiden RI.

“Kita panen raya di Saronggi ya, kemarin,” pungkasnya.

Dengan hadirnya aplikasi Silang Tani, DKPP Sumenep berharap ekosistem pertanian digital dapat tumbuh dan membawa manfaat besar bagi kesejahteraan petani lokal serta membuka peluang dagang lintas wilayah secara berkelanjutan. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Apel, ASN Sumenep Diajak Biasakan Hidup Sehat, Sekda: Jangan Hanya Disiplin Bekerja!
Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027
Turnamen Voli Pantai 2026 Resmi Dibuka, Bupati Sumenep Dorong Prestasi Atlet dan Dongkrak Wisata Slopeng
Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam
Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya pada Momentum Hari Jadi Sumenep ke 757
Jelang Hari Jadi ke 757, Sumenep Kenang Jasa Raja-Raja dan Tokoh Besar Madura
Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:10 WIB

Usai Apel, ASN Sumenep Diajak Biasakan Hidup Sehat, Sekda: Jangan Hanya Disiplin Bekerja!

Senin, 2 November 2026 - 13:01 WIB

Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027

Minggu, 1 November 2026 - 12:49 WIB

Turnamen Voli Pantai 2026 Resmi Dibuka, Bupati Sumenep Dorong Prestasi Atlet dan Dongkrak Wisata Slopeng

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya pada Momentum Hari Jadi Sumenep ke 757

Berita Terbaru