Dugaan Perselingkuhan Oknum Panwascam Masalembu dengan Janda Bikin Resah Warga

News188 Dilihat

SUMENEP, SEPUTARJATIM– Warga Dusun Gunung, Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu, Madura, Jawa Timur, diresahkan dengan tindakan dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh salah satu oknum Komisioner Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) setempat berinisial FRD.

Menurut salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya berinisial RF mengaku oknum Panwascam Masalembu tersebut, kerap kali datang tanpa mengenal waktu ke lingkungannya yang mana selingkuhan oknum tersebut berada.

Diketahui, selingkuhan FRD saat ini berstatus janda dan memiliki toko kelontong.

RF mengaku bahwa warga sudah pernah mengingatkan, namun tidak pernah diindahkan oleh pelaku, malah justru semakin menjadi-jadi.

“Sering kali FRD itu datang, siang malam tidak mengenal waktu. Bahkan dari siang Sampek malam kadang, ” ujarnya. Sabtu (25/5/2024).

Baca Juga :  Siap Tarung di Pilkada 2024, Kiyai Unais Resmi Daftar Cabup ke DPC Partai Demokrat Sumenep

Padahal kata RF oknum Panwascam tersebut sudah memiliki istri dan anak. Ditambah juga bekerja sebagai tenaga pendidik di salah lembaga yang ada di Kecamatan Masalembu.

Sampai saat ini warga masih terus mencoba menahan diri untuk tidak melakukan main hakim sendiri, akan tetapi warga juga tidak mengerti musti melapor kemana, sementara tindakan FRD sudah merusak lingkungan sekitar.

“Ya warga sudah pernah mengingatkan, keduanya baik FRD maupun selingkuhannya,” ujarnya.

Ia pun khawatir apabila tindakan perselingkuhan oleh oknum Panwascam tersebut, tidak segera diakhiri. Kesabaran warga sekitar sudah tidak dibendung lagi. Saat ini warga sekitar tempat tinggal janda selingkuhan FRD sudah sangat resah.

Baca Juga :  Bukti Konkret PAN, Faisal Muhlis Daftarkan Diri sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Sumenep ke PDI-P

“Masyarakat sangat resah dan mulai benci sama FRD, warga mana yang mau lingkungannya dijadikan tempat perselingkuhan,” tandasnya.

Secara terpisah, media ini mencoba menghubungi salah satu Komisioner Panwascam Masalembu Chairullah untuk dimintai keterangan, namun hingga berita ini diterbitkan yang bersangkutan belum membalas pesan singkat WhatsApp.

Sementara itu, FRD sejak Jumat 24 Mei 2024 kemarin, belum menjawab satupun telfon lewat media sosial WhatsApp ketika hendak dimintai keterangan. (EM)

*

Komentar