Home / Tak Berkategori

Groundbreaking Hotel Termewah di Madura, Ini Harapan Bupati Sumenep

- Redaksi

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi didampingi Wakil Bupati Nyai Hj. Dewi Khalifah dan disaksikan MH Said Abdullah beserta keluarga lakukan Groundbreaking Myze Hotel by Luminor

Foto: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi didampingi Wakil Bupati Nyai Hj. Dewi Khalifah dan disaksikan MH Said Abdullah beserta keluarga lakukan Groundbreaking Myze Hotel by Luminor

Sumenep,Seputarjatim.com,-Bupati Sumenep, Achmad Fauzi didampingi Wakil Bupati Nyai Hj. Dewi Khalifah dan disaksikan MH Said Abdullah beserta keluarga lakukan Groundbreaking Myze Hotel by Luminor, di Jl Arya Wiraraja, Desa Gedungan, Batuan, Kabupaten Sumenep, Jumat (22/10/2021) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengucapkan terima kasih telah diundang dalam peletakan batu pertama pembangunan Myze Hotel by Luminor, Dia berharap kehadiran Myze Hotel by Luminor akan menambah fasilitas hotel dan penginapan di Sumenep guna menyediakan akomodasi yang nyaman bagi para tamu dan wisatawan.

“Dengan hadirnya Myze Hotel sebagai hotel bintang 4 di Sumenep, Bupati Achmad Fauzi berharap para tamu dan wisatawan akan semakin sering berkunjung dan betah di Kota Keris,” harapnya.

Baca Juga :  Wathan Ucapkan Selamat HUT RI Ke-77: Jadikan Momentum Bangkit Dari Segala Keterpurukan

Fauzi berjanji, Pemkab Sumenep akan terus mengupayakan agar makin banyak investor yang mau menginvestasikan usahanya di kabupaten Sumenep, karena dengan begitu secara langsung mampu meningkatkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap pembangunan Myze Hotel Sumenep lancar dan cepat selesai, agar fasilitas hotel bintang 4 ini segera bisa dinikmati oleh para tamu dan wisatawan,” harapnya.

Sementara itu Owner Hotel Myze, MH Said Abdullah menjelaskan, investasi yang ditanamkan di Sumenep bukan dilakukan seorang diri, melainkan bersama tujuh orang.

Baca Juga :  Masyarakat Minta Pemerintah Hadir Tangani Banjir di Desa Torjek yang Sampai Genangi Rumah Warga

“Saya dan kawan-kawan ada tujuh orang melakukan investasi bersama-sama. Tentunya, selain putra daerah juga mendukung bupati agar pariwisata Sumenep lebih cepat berkembang,” ujar Said Abdullah. Jum’at, (22/10/2021) pagi.

Masih kata ketua Banggar DPR RI ini menargetkan tahun depan hotel yang disinyalir paling megah di madura ini bisa selesai tahun depan, sehingga bisa segera dinikmati oleh masyarakat.

“Saya targetkan 1 tahun pembangunannya harus sudah selesai. Saya ingin Sumenep ada perubahan jauh lebih cepat,” pungkasnya.(Bambang)

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ojung Tak Sekadar Tradisi, Kini Jadi Strategi Wisata Sumenep
Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam di Tengah Kisruh MBG Diduga Basi, Ketua Yayasan Terus Pasang Badan
SPPG Talang Diduga Berikan MBG Basi, Siswa Dilarikan ke Puskesmas Akibat Diare
Said Abdullah Ajak Kiai dan Santri Bergabung, PDI Perjuangan Buka Ruang Lebar
SPPG Lenteng Timur 3 Diduga Lakukan Pelanggaran Berulang, Aktivis: Ini Bukan Lalai, tapi Pembiaran Sistematis
Aroma Busuk di Balik Menu MBG, SPPG Talang Sumenep Didesak Dihentikan
DPRD Sumenep Sahkan 31 Raperda 2026, Fokus Perlindungan Petani hingga Regulasi Media Sosial
Penandatanganan Ahli Waris Tanah 50 Hektare di Kalipare Tuntas, Jadi Dasar Kepastian Hukum

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 12:17 WIB

Ojung Tak Sekadar Tradisi, Kini Jadi Strategi Wisata Sumenep

Senin, 13 April 2026 - 09:48 WIB

Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam di Tengah Kisruh MBG Diduga Basi, Ketua Yayasan Terus Pasang Badan

Senin, 13 April 2026 - 08:35 WIB

SPPG Talang Diduga Berikan MBG Basi, Siswa Dilarikan ke Puskesmas Akibat Diare

Minggu, 12 April 2026 - 23:52 WIB

Said Abdullah Ajak Kiai dan Santri Bergabung, PDI Perjuangan Buka Ruang Lebar

Sabtu, 11 April 2026 - 20:56 WIB

SPPG Lenteng Timur 3 Diduga Lakukan Pelanggaran Berulang, Aktivis: Ini Bukan Lalai, tapi Pembiaran Sistematis

Berita Terbaru