DPRD Sumenep Sahkan 31 Raperda 2026, Fokus Perlindungan Petani hingga Regulasi Media Sosial

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BERSINERGI: Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin (kiri) saat mengesahkan raperda bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra (kanan) (Doc. Seputar Jatim)

BERSINERGI: Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin (kiri) saat mengesahkan raperda bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra (kanan) (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi menetapkan sebanyak 31 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2026.

Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat paripurna yang digelar pada Jumat (10/4) kemarin.

Ketua Bapemperda DPRD Sumenep, Hosnan Abrori, menyampaikan bahwa puluhan raperda tersebut merupakan hasil pembahasan dan kajian bersama antara legislatif dan pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebanyak 31 raperda telah ditetapkan dalam Propemperda 2026, terdiri dari 18 usulan legislatif dan 13 usulan pemerintah daerah,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).

Baca Juga :  Penandatanganan Ahli Waris Tanah 50 Hektare di Kalipare Tuntas, Jadi Dasar Kepastian Hukum

Ia menjelaskan, sejumlah raperda yang belum rampung pada tahun 2025 kembali dimasukkan dalam daftar prioritas tahun ini agar proses pembahasannya dapat dilanjutkan.

“Beberapa raperda dari tahun sebelumnya masih dalam proses, termasuk yang berada pada tahap fasilitasi di tingkat provinsi. Karena itu, dimasukkan kembali dalam Propemperda 2026,” jelasnya.

Menurutnya, penyusunan raperda ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta memperkuat tata kelola pemerintahan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

Adapun sejumlah raperda usulan legislatif mencakup berbagai sektor strategis, di antaranya reforma agraria, perlindungan petani dan petambak, pengendalian pencemaran lingkungan, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga pengaturan penggunaan media sosial.

Sementara itu, raperda usulan pemerintah daerah lebih menitikberatkan pada aspek tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah, seperti penyertaan modal Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pertanggungjawaban APBD, serta perlindungan kearifan lokal.

Penetapan Propemperda ini menjadi pijakan utama bagi DPRD bersama pemerintah daerah dalam menyusun regulasi selama satu tahun ke depan.

Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, turut hadir dalam penandatanganan raperda bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep.

Hosnan berharap seluruh proses pembahasan raperda dapat berjalan sesuai rencana dan selesai tepat waktu.

“Kami berharap pembahasan seluruh raperda ini dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target,” tandasnya.

Baca Juga :  TikToker Sumenep Lakukan Gerakan Moral untuk Haji Her, Penyelamat Harga Tembakau Madura

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses pembentukan peraturan daerah.

“Masukan dari masyarakat sangat penting agar regulasi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” pungkasnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Raih WTP Kesembilan, DPRD Titip Pesan Penting untuk Pemkab Sumenep
Inovasi Sumenep Makin Dilirik, Pemprov NTB Datang Menimba Pengalaman
246 Desa di Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak 2027, Anggaran hingga Rp120 Juta per Desa
Bupati Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Arah Pembangunan Sumenep
Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru
4 Pejabat Eselon II Dilantik, Bupati Sumenep Minta Program Prioritas Segera Dieksekusi
Ketua DPRD Sumenep Buka Suara, Bantah Tudingan Lembaganya Tertutup
Bupati Sumenep Salurkan Bantuan untuk Lembaga Keagamaan dan Mahasiswa Kurang Mampu

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:14 WIB

Di Balik Raih WTP Kesembilan, DPRD Titip Pesan Penting untuk Pemkab Sumenep

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:38 WIB

Inovasi Sumenep Makin Dilirik, Pemprov NTB Datang Menimba Pengalaman

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:53 WIB

246 Desa di Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak 2027, Anggaran hingga Rp120 Juta per Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:32 WIB

Bupati Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Arah Pembangunan Sumenep

Senin, 29 Juni 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru

Berita Terbaru

HANGUS: Personel Yonif TP 931/Kostrad (Satria Jokotole) bersama tim Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Sumenep, mengendalikan kebakaran yang melanda Dusun Gunung, Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk

Sabtu, 11 Jul 2026 - 23:53 WIB