TikToker Sumenep Lakukan Gerakan Moral untuk Haji Her, Penyelamat Harga Tembakau Madura

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026 - 21:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

AKSI: TikToker Sumenep, Deni Puja Pranata atau Mana-Mana saat melakukan gerakan seribu tanda tangan untuk Haji Her (SC. TikTok)

AKSI: TikToker Sumenep, Deni Puja Pranata atau Mana-Mana saat melakukan gerakan seribu tanda tangan untuk Haji Her (SC. TikTok)

SUMENEP, Seputar Jatim – Gelombang dukungan moral terhadap pengusaha tembakau asal Madura, Haji Khairul Umam atau Haji Her, terus menguat di tengah masyarakat Sumenep.

Sosoknya dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga tembakau, yang menjadi urat nadi ekonomi warga Madura.

Selama ini, Haji Her dikenal sebagai figur yang konsisten berpihak kepada petani, khususnya dalam menjaga harga tembakau tetap stabil di tengah fluktuasi pasar.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peran tersebut membuatnya dihormati, sekaligus dianggap sebagai penyelamat bagi keberlangsungan ekonomi ribuan petani di Madura.

Sejumlah elemen masyarakat pun mulai menggalang gerakan pengumpulan tanda tangan sebagai bentuk dukungan moral. Aksi ini menjadi simbol solidaritas warga terhadap sosok yang dinilai telah berjasa besar bagi kesejahteraan petani dan pelaku usaha lokal.

TikToker Sumenep, Deni Puja Pranata atau dikenal “mana-mana” menyebut gerakan ini sebagai bentuk suara hati rakyat yang merasa memiliki kedekatan emosional dengan Haji Her.

“Kami masyarakat Madura merasa beliau bukan sekadar pengusaha, tapi bagian dari kekuatan ekonomi rakyat. Peran beliau dalam menjaga harga tembakau sangat dirasakan langsung oleh petani,” ujar Aktivis Sumenep tersebut, Jumat (10/4/2026).

Baca Juga :  Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan

Ia menegaskan, stabilitas harga tembakau selama ini tidak lepas dari kontribusi Haji Her yang aktif menyerap hasil panen petani dengan harga yang layak.

Hal tersebut, kata Jurnalis Sumenep itu dinilai mampu menjaga daya beli dan keberlangsungan hidup masyarakat di sektor pertanian.

“Kalau bicara Haji Her, kita bicara tentang harapan petani. Ketika harga tembakau terjaga, ekonomi desa ikut bergerak. Ini bukan hal kecil bagi Madura,” tegasnya.

Menurut Sastrawan Kota Keris itu, gerakan moral ini juga menjadi pesan bahwa masyarakat Madura tidak tinggal diam dalam menyikapi kondisi yang menyangkut figur penting bagi ekonomi daerah.

“Kami ingin menunjukkan bahwa ada rasa terima kasih dan dukungan dari masyarakat. Apa yang beliau lakukan selama ini nyata dirasakan, terutama oleh petani tembakau,” tambahnya.

Dukungan serupa juga datang dari berbagai kalangan, mulai dari petani, nelayan, hingga pelaku usaha kecil.

Baca Juga :  Pasokan MBG Dikuasai Pihak Tertentu, DPRD Desak Pemerintah Evaluasi Total SPPG di Sumenep

Mereka menilai Haji Her sebagai sosok yang telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga keseimbangan ekonomi lokal.

Hingga kini, arus dukungan terus mengalir, menandakan kuatnya ikatan antara masyarakat Madura dengan figur yang dianggap sebagai penyelamat harga tembakau tersebut. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gapura Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Sebut Dugaan Sementara Bunuh Diri
Diduga Utamakan Pengisian Jerigen Pertalite Subsidi, SPBU Pakamban Dikeluhkan Pengendara
Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati
Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar
Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep
Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri
Terpilih Secara Aklamasi, H. Hariri Kembali Nahkodai KJS Sumenep
KPRI RSUDMA Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat 2026, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Warga Gapura Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Sebut Dugaan Sementara Bunuh Diri

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Diduga Utamakan Pengisian Jerigen Pertalite Subsidi, SPBU Pakamban Dikeluhkan Pengendara

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:32 WIB

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:15 WIB

Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep

Berita Terbaru

BERBAHAYA: Sejumlah pengendara melintas di lokasi ambruknya tiang listrik di ruas jalan setelah Jembatan Manyar menuju kawasan JIIPE, Gresik (Dok. Seputar Jatim)

Jawa Timur

10 Tiang Listrik Ambruk di Gresik, GM PLN UID Jatim Pilih Diam

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:14 WIB