Pasokan MBG Dikuasai Pihak Tertentu, DPRD Desak Pemerintah Evaluasi Total SPPG di Sumenep

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 18:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TEGAS: Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Masdawi (Foto Istimewa)

TEGAS: Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Masdawi (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyoroti keras pola distribusi bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum berpihak pada pelaku usaha lokal.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Masdawi, menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

Menurutnya, optimalisasi penyerapan hasil pertanian dan peternakan lokal menjadi kunci agar kesejahteraan petani dan peternak setempat bisa terdongkrak.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masdawi juga menyinggung dugaan adanya penguasaan rantai pasok oleh pihak tertentu dalam program MBG.

Praktik tersebut dinilai berpotensi mengabaikan kualitas sekaligus memicu persoalan harga di tingkat komoditas.

“Sekarang kebanyakan penyuplai itu, saya tahu lah penyuplai itu orang-orang tertentu tapi tidak melibatkan petani lokal, agar mereka juga merasakan manfaat adanya program pemerintah,” katanya, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga :  Tak Kapok Disuspend, SPPG Pakamban Laok 2 Bagikan MBG Basi, Protes Wali Murid Diduga Diredam

Ia menegaskan perlunya evaluasi seluruh SPPG oleh Pemkab Sumenep agar produksi lokal benar-benar terserap dalam pemenuhan kebutuhan MBG.

Dengan begitu, kata dia, dampak ekonomi program tidak hanya berhenti pada distribusi pangan, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, sejumlah aspek krusial perlu dibenahi, mulai dari standar kualitas, kapasitas produksi, hingga pengawasan harga agar tidak terjadi praktik pembelian di bawah harga wajar dengan pencatatan harga lebih tinggi.

“Belum terkoordinir di Kabupaten Sumenep ini kalau soal hasil panen untuk MBG. Iklimnya belum tercipta, sehingga suplai kebanyakan masih dari luar. Ini perlu dievaluasi,” tegasnya.

Masdawi menambahkan, penguatan regulasi dan kebijakan di sektor pertanian menjadi langkah penting agar petani tidak terus bergantung pada mekanisme pasar bebas yang fluktuatif.

“Misalnya ada koordinator mengakomodir hasil panen lokal agar terserap di MBG, dan juga soal harganya bisa diawasi agar tidak dipermainkan suplier,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia berharap program MBG tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi daerah.

Baca Juga :  Disuspend BGN, SPPG Lenteng Timur 3 Nekat Distribusikan MBG Busuk Lalu Blokir Nomor Wartawan

“MBG ini bukan hanya untuk memenuhi gizi, tapi juga untuk meningkatkan ekonomi lokal. Kalau hasil panen petani di sini terserap, sirkulasi ekonomi daerah akan membaik,” pungkasnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik
Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting
Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting
Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026
Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton
P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata
Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Pelabuhan dan Operasional DBS III Jadi Perhatian
Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:09 WIB

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting

Kamis, 3 September 2026 - 09:13 WIB

Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:26 WIB

Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB