Jambore Tagana 2019, Gubernur Khofifah Ajak Tagana Kurangi Sampah Plastik

- Redaksi

Minggu, 29 September 2019 - 11:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Gubernur Khofifah hadiri Jambore Tagana 2019 di Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu, 29/09/2019. (Fahri/ SJ foto)

Gubernur Khofifah hadiri Jambore Tagana 2019 di Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu, 29/09/2019. (Fahri/ SJ foto)

PROBOLINGGO, seputarjatim.com Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Taruna Siaga Bencana (Tagana) ikut mengurangi penggunaan sampah plastik serta terus menanam pohon dan memeliharanya. Menurutnya masyarakat masih banyak yang harus di edukasi agar memiliki kesadaran terkait bahaya sampah plastik. Terbukti, Indonesia menjadi negara dengan penyumbang sampah plastik terbesar ke-2 di dunia.

“Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk peduli menjaga kelestarian lingkungan dan saya berharap Tagana menjadi garda terdepan dalam kampanye sadar bahaya plastik serta tidak berhenti mengajak semua pihak tetus menanam. Pengalaman saya selama di Kementerian Sosial, bakti sosial apapun dimanapun selalu disertai dengan menanam secara masif,” ungkap Khofifah saat Apel Jambore Tagana dan Bakti Sosial di Lautan Pasir Berbisik, Gunung Bromo, Probolinggo, Sabtu, 28/09/2019.

Khofifah mengatakan sampah plastik sangat membahayakan lingkungan dan kesehatan manusia. Butuh waktu 1000 tahun agar plastik dapat terurai oleh tanah secara sempurna.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga meminta Tagana berperan aktif dalam pelestarian air dan lingkungan. Salah satu caranya melalui pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Apalagi wilayah Tengger Bromo memang saat ini masih membutuhkan suplai air yang cukup besar. Saat ini pemprov sedang koordinasi dengan pemkab Lumajang yang memiliki sumber air terdekat untuk ditarik ke wilayah Tengger -Bromo.

“Tanamlah pohon untuk menjaga ketahanan dan kualitas air tanah, selain untuk mencegah erosi. Salah satu pohon yang memiliki spesifikasi tersebut adalah trembesi. Sementara untuk wilayah rawan tsunami bisa dengan menanam cemara udang. Cemara udang dikenal pohon yang memiliki kekuatan menahan abrasi bahkan tsunami. Umurnya bisa lebih lima ratus tahun,” tuturnya.

Baca Juga :  BPRS Bhakti Sumekar Ajak Masyarakat Gemar Menabung Melalui Program Tabungan Ukhuwah

“Manfaat lain menanam pohon yaitu akan mengurangi dampak pemanasan global, menambah sumber oksigen di bumi, dan mengurangi polusi udara. Gubernur khofifah mengajak semua Tagana yang mengikuti apel jambore dan bakti sosial di Bromo dapat melanjutkan tugas mulia ini di daerah mading- masing. Terhadap bibit pohon trembesi dan cemara udang, jika kesulitan mencari bibitnya, silahkan datang ke Jawa Timur,” tambah Khofifah.

Jambore berlangsung di tiga titik yakni di Surabaya, Pasuruan, dan Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Untuk di Surabaya berlangsung di Gedung Negara Grahadi. Di Pasuruan dilaksanakan di dua titik yakni Graha Candra Wilwatikta dan Danau Ranu Grati. Sedangkan di Probolinggo berlangsung di Lautan Pasir Taman Nasional Gunung Bromo.

Jambore dihadiri oleh 2.750 Tagana seluruh Indonesia, perwakilan ASEAN Malaysia, Brunei Darussalam, dan Myanmar. Hadir pula perwakilan NGO lokal, NGO internasional, Perwakilan Kampung Siaga Bencana (KSB), Pilar-pilar Sosial, dan relawan kebencanaan lainnya.

Tema yang diangkat dalam Jambore adalah ‘Tagana Menjaga Alam’. Melalui tema ini, Tagana mengajak masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan bencana. Salah satunya dengan menjaga alam dimulai dari hal yang paling mudah dilakukan di lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, gubernur khofifah juga melaunching Kawasan Siaga Bencana (KSB) Bromo yang merupakan pengembangan dari kampung siaga bencana yang ada di lima titik kawasan Gunung Bromo Tengger Semeru sekaligus Taman Siaga Bencana.

Baca Juga :  BIDAN KITA : Persalinan Yang Baik Menentukan Kualitas SDM

Jawa Timur Jadi Juara Umum

Sementara itu, dalam Jambore Tagana 2019 tersebut juga dilaksanakan perlombaan ketangkasan Tagana yang dilaksanakan di Taman Graha Wilwatikta dan Danau Ranu Grati, Kabupaten Pasuruan dengan melibatkan perwakilan Tagana masing – masing Provinsi seluruh Indonesia.

Provinsi Jawa Timur meraih Juara Umum dengan perolehan 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Adapun beberapa tema yang diperlombakan antara lain Posko dan TRC, Dapur umum dan Logistik, Layanan dukungan psikososial, Shelter, Pertolongan Pertama Pada Gawat Darurat dan Water Rescue.

Pada saat yang sama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima menghargaan dari Kementerian Sosial RI sebagai Pembina Tagana Berprestasi. Khofifah mendapat penghargaan atas upayanya dalam penanganan bencana yang terjadi di Jawa Timur, keaktifannya dalam mendorong inovasi dan kreatifitas Tagana Jawa Timur dalam mitigasi bencana.

“Selama tiga tahun berturut-turut Jawa Timur menjadi Juara Umum. Ini membuktikan bahwa kompetensi Tagana di Jawa Timur diatas rata-rata. Selamat kepada Jawa Timur,” ungkap Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat.

Harry mengatakan, Jambore dan Bakti Sosial Tagana adalah ajang bagi seluruh stakeholder bencana untuk menguatkan komitmen menjaga alam sekaligus kesempatan para relawan kemanusiaan bertukar pikiran dalam penanggulangan bencana di waktu mendatang. (fah/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik
Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting
Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan
Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:34 WIB

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Selasa, 8 September 2026 - 15:09 WIB

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting

Kamis, 3 September 2026 - 09:13 WIB

Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB