Kendati Dicabut, PN Sumenep Pastikan Gugatan Mery Feriastutik Bisa Diajukan Kembali

- Redaksi

Senin, 26 September 2022 - 18:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SUMENEP, seputarjatim.com–Terkait gugatan yang dilayangkan Mery Feriastutik (35) warga Desa Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep, kabupaten sumenep, Madura adalah gugatan sederhana yang menyangkut masalah hutang piutang.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru bicara Pengadilan Negeri (PN) Sumenep Iksandianji Yuris Firmansyah yang mengatakan bahwa gugatan yang dilayangkan oleh mery tersebut masuk gugatan sederhana.

“Gugatan yang dilayangkan oleh Ibu Mery adalah gugatan sederhana. Ada dua orang yang digugat yaitu Nurul Tri Siswanti dengan Rahmat Rudi Santoso,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iksandianji menyampaikan berdasarkan berkas perkara yang diterimanya, Kamis (22/9/2022) jadwal sidang dan mengajukan pencabutan gugatan sederhana karena pihak tergugat masih inisiatif untuk membayar dan pihak penggugat hendak melaksanakan ibadah umrah.

Baca Juga :  Pragaan Fair 2023 Resmi Dibuka, Harapan Bisa Pulihkan Perekonomian

”Maka dengan alasan tersebut ada surat pencabutan gugatan sederhana, oleh karenanya hakim mengeluarkan penetapan pencabutan nomor 4 PDTGS 2022. Jadi, setelah ada permohonan pencabutan, hakim baru mengeluarkan surat pencabutan gugatan sederhana,” jelasnya.

Iksandianji menjelaskan, jika pemanggilan terhadap Ibu Mery berdasarkan e-Cord atau Elektronik berdasarkan email yang tertera.

Iksandianji menegaskan dan memastikan kendati saat ini gugatan sederhana itu sudah dicabut bukan berarti PN Sumenep menutup akses untuk membuat gugatan kembali setelah datang dari umrah. Dengan dapat dilakukan gugatan kembali.

Baca Juga :  Pemdes Lenteng Timur Raih Penghargaan Desa Mandiri Dari Kemendes PDTT

“Karena Pengadilan Negeri Sumenep tetap membuka ruang untuk melakukan gugatan kembali setelah dari umrah,” paparnya.

Iksandianji memaparkan batas maksimal dalam perkara gugatan sederhana hanya 25 hari dan tidak boleh lebih berdasarkan hukum acara yang mengatur. Dan dalam durasi 25 hari itu harus selesai dan tuntas.

“Jadi sepulang dari ibadah umrah nanti, bisa mengajukan kembali karena UU tetap membuka ruang,” ucapnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan
Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Siapkan Hadiah Rp100 Juta dan Sembako
Dugaan Tiru Rokok Ilegal Marbol Berujung Teror dan Perusakan, Kendaraan Ibu di Pamekasan Diambil

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terbaru