Home / Tak Berkategori

Kesal Bau Sampah, Warga Socah Bangkalan Tutup TPA

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2020 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

BANGKALAN, seputarjatim.com Tidak tahan dengan bau busuk sampah yang tercium hingga radius 150 meter, warga yang tinggal di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) Pemkab Bangkalan, yang terletak di Desa Buluh, Kecamatan Socah, menyegel dan melakukan penutupan paksa, Jumat, 21/02/2020. Massa juga melarang truk pengangkut sampah beraktifitas seperti biasa.

Syaiful Amri, Sekretaris Desa Buluh, Kecamatan Socah mengatakan, penutupan lokasi TPA dilakukan karena bau yang ditimbulkan telah meresahkan masyarakat sekitar. Selain itu, saat musim hujan seperti saat ini TPA tersebut memunculkan genangan air berwarnan ekat dan bau.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah: Tujuan Bernegara Kita Sama, Jangan Mau Diadu Domba

“Timbulnya bau yang dirasakan warga sekitar karena tidak ada pengolahan sampah di TPA Sejak Tahun 2005. Selama ini hanya ditumpuk dan dibakar. Dan pembakaran sampah ini kerap menganggu rumah dan tanaman warga,” ungkapnya.

Ia menegaskan, warga akan tetap menyegel TPA sampai pemerintah setempat turun tangan dan mengelola TPA dengan baik.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Usulkan Ruang Khusus Lansia di Rumah Sakit

“Sampah yang ada harus dikelola dan tidak dibiarkan seperti sekarang yang menyebabkan bau menyengat dan sudah over load,” imbuhnya.

Sementara itu Hadari, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangkalan enggan berkomentar lebih jauh terkait penutupan TPA oleh Warga Socah. “Kami sanagt prihatin karena TPA itu merupakan Fasilitas Umum dan TPA itu satu-satunya yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah,” katanya. (mg5/red)

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL
Ramadan Berbagi, Duta Wicara Jatim Santuni Anak Yatim dan Lansia Terlantar di Malang
Kembali Beroperasi Usai Disuspend, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Diprotes: Tutup Saja Dapurnya
Ketua DPRD Sumenep Siap Sidak SPPG, Usut Laporan MBG Tak Layak dan Tanpa IPAL
Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Usai Disuspend, SPPG Pakamban Laok 2 Mendadak akan Distribusikan MBG Saat Sekolah Libur
DP 0 Rupiah! BPRS Bhakti Sumekar Permudah Warga Miliki Motor Lewat Pembiayaan Syariah
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:48 WIB

BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:02 WIB

Ramadan Berbagi, Duta Wicara Jatim Santuni Anak Yatim dan Lansia Terlantar di Malang

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:47 WIB

Kembali Beroperasi Usai Disuspend, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Diprotes: Tutup Saja Dapurnya

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:23 WIB

Ketua DPRD Sumenep Siap Sidak SPPG, Usut Laporan MBG Tak Layak dan Tanpa IPAL

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Berita Terbaru