Home / Tak Berkategori

Masjid Jamik: Himbauan Tidak ke Masjid Karena Corona Terlalu Berlebihan

- Redaksi

Kamis, 19 Maret 2020 - 21:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Masjid Jamik Sumenep tetap meminta jamaah beraktifitas seperti biasa dan tidak terpengaruh corona. (*/istimewa)

Masjid Jamik Sumenep tetap meminta jamaah beraktifitas seperti biasa dan tidak terpengaruh corona. (*/istimewa)

SUMENEP, seputarjatim.com- Edaran pemerintah untuk menghindari kegiatan berkelompok, termasuk dalam kegiatan keagamaan di masjid dan musolla menjadi sorotan pengurus takmir Masjid Jamik Sumenep.

Fauzi Al Qadiri, Ketua Remaja Masjid Jamik Sumenep menuturkan, himbauan yang dikeluarkan Pengurus Dewan Masjid Indonesia untuk melarang umat Islam beribadah di masjid sebagai respon yang berlebihan.

“Masjid itu tempat yang bersih. Steril. Jangankan di bangunan utama masjid, toilet dan tempat wudhu pun kita jaga terus kebersihannya,” ungkap Aldi, Rabu, 19/03/2020.

Potensi penularan virus corona di masjid menurut pemuda yang masih duduk di bangku SMA Muhammadiyah Sumenep itu juga sangat kecil.

“Kalau larangan itu di Jakarta itu mungkin masih masuk akal. Lha kalau di kota-kota lain, seperti Sumenep, kan lucu jika sampai ada larangan,” imbuhnya.

Penyebaran virus corona menurut Aldi juga menjadi bahasan khusus di internal remaja masjid. Bila ada kegiatan sterilisasi, pihak masjid juga tetap mendukung hal tersebut.

“Seperti tadi sore, petugas gabungan datang untuk sterilisasi Masjid Jamik. Kita sambut baik, kita dampingi untuk bersama-sama membersihkan masjid dalam rangka pencegahan corona. Walaupun sebenarnya di Masjid Jamik gak ada corona,” jelasnya.

Baca Juga :  Serah Terima Jabatan, Kades Jambu Pertanyakan Aset Desanya

Sementara itu menyikapi surat edaran Bupati Sumenep terkait pencegahan virus corona, Masjid Jamik Sumenep akan tetap berkegiatan seperti biasa. Termasuk tetap menggelar pengajian Isra’ Mikraj pada tanggal 21 Maret mendatang.

“Itu banner pengajian Isra’ Mikraj sudah kita pasang. Insyaallah aman dari corona Sumenep ini. Ayo tetap kita meriahkan dan makmurkan masjid,” pungkasnya. (dik/red) 

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TEMPO BERJUDI DI MADURA
Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali
Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi
Antrean BBM di Sumenep: Ketika Masyarakat Membayar dengan Waktu dan Uang
Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik
Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:18 WIB

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 September 2026 - 10:11 WIB

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Kamis, 10 September 2026 - 19:34 WIB

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi

Kamis, 10 September 2026 - 14:26 WIB

Antrean BBM di Sumenep: Ketika Masyarakat Membayar dengan Waktu dan Uang

Kamis, 10 September 2026 - 09:03 WIB

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB

Pamflet ekspansi pasar Rokok Makayasa (Dok. Seputar Jatim)

Ekonomi

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Kamis, 10 Sep 2026 - 09:03 WIB