Meski Telan Ratusan Juta, Wisata Alam Somber Rajeh Bakal Jadi Tonggak Kemajuan Desa Rombiya Timur

- Redaksi

Rabu, 29 Mei 2024 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisata Sumber Rajeh, menjadi salah satu destinasi favorit di Sumenep

Wisata Sumber Rajeh, menjadi salah satu destinasi favorit di Sumenep

SUMENEP, SEPUTARJATIM –  Wisata Sumber Rajeh, menjadi salah satu destinasi favorit di Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang banyak diburu para pecinta alam.

Wisata yang berada di Desa Rombiya Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep ini mengalami perkembangan yang cukup pesat meski baru dibuka.

Uniknya wisata ini, sangat memanfaatkan sumber air yang tidak pernah surut, sehingga pemerintah desa mengambil langkah untuk mengembangkan air menjadi wisata.

Baca Juga :  Dua Kiyai di Sumenep Daftar Bacabup, Siap Bersaing di Pilkada Serentak 2024

Wisata alam ini hadir mengangkat tema nuansa Jepang ini telah menelan Anggaran Dana Desa (ADD) kisaran Rp 450 juta.

“Meski kadang pendapatan selama satu bulan itu tidak cukup untuk gaji karyawan, wisata ini masih tetap dirawat, penegak utamanya yaitu kades,” kata Pengelola Wista Somber Rajeh, Kata Yusji, Rabu (29/5/24)

Karena ini tujuan utamanya untuk membangun desa lebih maju, kata Yusji, maka pengelolanya itu juga diambil dari pemuda desa dan ketua BUMDes.

“Selain itu, juga memanfaatkan UMKM masyarakat yang memang tujuannya untuk menunjang ekonomi masyarakat yang rendah, bahkan temen-temen pemuda yang pengangguran kami ajak untuk juga mengelola disini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Rombiya Timur, Hayati, mengaku bahwa wisata ini sudah menghabiskan ratusan juta, sehingga bisa berkembang pesat.

Baca Juga :  Profil Lengkap Nur Faizin, Dilantik PBNU sebagai Ketua PP GP Ansor Periode 2024-2029

Lanjut dia menyampaikan, dari tiket sepuluh ribu per orang itu ketika dikalkulasi selama satu bulan memang tidak cukup. Namun tetap dikembang demi membangun kemajuan desa.

Dengan demikian, wisata tersebut adalah bagian dari kemajuan desa. Kata dia, bagaimanapun dan menghabiskan dana berapapun tentu masih ada kaitannya dengan program Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Maka dari itu, kami mengharap agar supaya wisata ini juga tersentuh langsung dari pemerintah, lebih utamanya Disparbudpora untuk mensupport wisata ini,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia
Disbudporapar Sumenep Minta Pemdes Segera Bentuk Pokdarwis Pantai Galung 
Dibangun dari Teknologi Ramah Lingkungan, Pantai Galung Jadi Destinasi Wisata Baru di Sumenep
Disbudporapar Sumenep Targetkan 1,7 Juta Kunjungan Wisatawan di 2025
Demi Jaga Estetika, DLH Sumenep Bakal Percantik Taman Tajamara
Disbudporapar Sumenep Tergetkan 800 Kunjungan Wisatawan pada Liburan Idul Fitri 2025
Disbudporapar Sumenep Terus Kembangkan Pariwisata Demi Tingkatkan PAD 2025
4 Wisata Pantai di Sumenep Dapat Bantuan Motor ATV, Disbudporapar Larang Pengelola Minta Tarif Tambahan kepada Pengunjung

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:13 WIB

Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia

Kamis, 18 September 2025 - 11:42 WIB

Disbudporapar Sumenep Minta Pemdes Segera Bentuk Pokdarwis Pantai Galung 

Kamis, 18 September 2025 - 11:12 WIB

Dibangun dari Teknologi Ramah Lingkungan, Pantai Galung Jadi Destinasi Wisata Baru di Sumenep

Minggu, 29 Juni 2025 - 15:24 WIB

Disbudporapar Sumenep Targetkan 1,7 Juta Kunjungan Wisatawan di 2025

Jumat, 16 Mei 2025 - 20:52 WIB

Demi Jaga Estetika, DLH Sumenep Bakal Percantik Taman Tajamara

Berita Terbaru