Oknum Pegawainya Disinyalir Terlibat Skandal PIP, Bank BRI Sumenep Bungkam

- Redaksi

Selasa, 23 Mei 2023 - 16:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto:Kantor Bank BRI Cabang sumenep (ist)

Foto:Kantor Bank BRI Cabang sumenep (ist)

SUMENEP,seputarjatim.com-Bank BRI Cabang Sumenep, Madura, Jawa Timur terus menuai sorotan, hal itu lantaran salah satu oknum pegawainya berinisial (F) yang disinyalir terlibat skandal Program Indonesia Pintar (PIP) yang digarong bersama oknum kepala sekolah inisial (S) hanya mendapat sanksi mutasi.

Oknum pegawai bank BRI berinisial (F) ini awalnya menjabat sebagai kepala BRI Unit Gapura, namun menurut informasi yang bersangkutan saat ini sudah di mutasi atau dipindah tugas ke Bank BRI unit Bluto.

“Sekarang dipindah ke Bluto yang bersangkutan mas,” jelas salah satu pegawai Bank BRI yang namanya sengaja tidak disebut oleh media ini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga berita ini diturunkan Selasa (23/05/2023) sekitar pukul 16.00 WIB, BRI Cabang Sumenep masih bungkam saat dikonfirmasi perihal skandal PIP yang melibatkan salah satu oknum pegawainya tersebut.

Dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsAap nya, Dewi yang disebut-sebut sebagai sekretaris  Bank BRI Sumenep yang baru ini tetap bungkam meskipun dikonfirmasi sejak senin (22-05-2023) sampai hari ini selasa (23-05-2023) WA dari wartawan seputarjatim.com tetap tidak direspon.

Baca Juga :  Buka Seminar Strategi Branding IKM Sumenep, Ini Permintaan Bupati Fauzi

Diberitakan sebelumnya, Sindikat perampok uang negara atau lebih tepatnya bandit Dana Program Indonesia Pintar (PIP) atau geng mafia pendidikan yang ada di kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, sedikit demi sedikit mulai terkuak.

Salah satu oknum pegawai Bank BRI sumenep disinyalir terlibat dalam skandal perampokan uang negara senilai ratusan juta rupiah ini.

Fauzi, AS menduga oknum kepala sekolah inisial (S) yang disebut-sebut sebagai gangsternya PIP ini tidak mungkin bekerja sendirian tanpa ada keterlibatan pihak Bank BRI sebagai Bank penyalur.

“Dari awal saya sudah curiga karena pembuatan rekening penerima tidak dilakukan di perbankan melainkan disuruh antarkan kerumah kepala Bank BRI Unit Gapura inisial (F) , itu aturan dari mana? Ini menandakan ada misi gelap dalam skandal ini,” jelasnya kepada media ini. Senin (22-05-2023).

Baca Juga :  Sapeken, Pulau Religius yang Kental dengan Norma Adatnya Sedang Diuji oleh Kasus Nadia

Bahkan kata Fauzi, yang lebih parah seluruh dokumen terkait pembuatan rekening ini semua di palsu oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab ini demi memuluskan niat jahatnya merampok uang negara.

“Tanda tangan kepala sekolah itu di palsu semua, bahkan ada yang tidak singkron dengan nama kepala sekolahnya atau Ketua yayasannya,” terang Fauzi.

Bahkan pemilik brand LaBatik ini menduga, kasus skandal dana PIP tidak hanya melibatkan oknum kepala sekolah inisial (S) dan kepala Bank BRI Unit Gapura inisial (F), melainkan disinyalir sudah tercontrol dari pusat.

“Bank BRI ini terkenal dengan proteksinya yang bagus, artinya kita tidak hanya mencurigai kepada 2 orang itu, bahkan bisa saja ini sudah tercontrol atau terkendali dari pusat karena ada indikasi salah satu anggota dewan DPR RI yang terlibat,” pungkasnya.

Seputarjatim.com akan terus melakukan penelusuran lanjutan kepada pihak terkait lainnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka

Berita Terbaru