Pemkab Sumenep Beraksi, Tambang Fosfat Ilegal Dalam Bidikan Tim PETI

SUMENEP, seputarjatim.com–Terkait persoalan aktivitas tambang fosfat ilegal tidak berizin yang disebut milik pengusaha asal Jombang yang kebal hukum lantaran sudah berani melakukan eksploitasi di dua desa Kecamatan Lenteng, Desa Ellak Daya dan Daramista, bakal disikapi serius oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Ernawan Utomo, dirinya mengungkapkan dalam waktu dekat ini pihaknya akan melibatkan Satpol-PP dan Polres Sumenep dalam menyikapi persoalan tambang fosfat di dua desa di kecamatan lenteng tersebut.

“Kita nanti rapatkan dengan tim PETI (Penambang Tanpa Izin) yang didalamnya melibatkan ada Satpol PP dan Polres juga,” tegas Ernawan.

Dirinya juga mengakui bahwa,  tambang fosfat ilegal yang ada di dua desa tersebut sudah masuk exploitasi padahal izin explorasi saja belum turun.

“Berani benar penambang tersebut melakukan eksploitasi, apalagi dikabarkan tidak pamit sama kepala desa setempat,” Geramnya.

Diberitakan sebelumnya, lantaran diduga bocor sebelum sidak, tim Pemkab Sumenep tidak mendapati aktivitas para pekerja yang biasanya mengemas hasil eksploitasi pertambangan fosfatnya kedalam tumpukan karung. Bahkan alat berat yang ditengarai sebagai pengeruk dalam eksploitasi tambang fosfat yang terpantau berada di lokasi juga tiba-tiba menghilang.

Usut punya usut, ternyata, menurut sumber yang identitasnya minta dirahasiakan, alat berat tersebut ditengarai sengaja dipindah disembunyikan dari tempat penambangan yang tidak jauh dari lokasi.

Alhasil, dibalik suksesnya pertambangan fosfat ilegal tidak berizin yang di sebut milik pengusaha asal Jombang ini diduga ada perangkat desa terlibat bermain. Kepala desa (Kades) tempat oknum perangkat desa bekerja menyarankan agar mengonfirmasi langsung kepada sang oknum.

Sang kades mengaku oknum perangkat desanya mengetahui lebih jelas persoalan aktivitas tambang fosfat ilegal yang disebut milik pengusaha asal Jombang yang seakan kebal hukum dan berani mempermainkan Pemkab Sumenep saat melakukan sidak ke lokasi melalui Bagian Perekonomian dan SDA, Jumat (28/10/2022).

“Biar jelas sampean datangi yang bersangkutan. Sebab saya justru makin bingung. Saya masih baru menjalani tugas sebagai kades disini,” jelas sang kades.

Sementara yang bersangkutan (oknum perangkat desa-red) saat dikonfirmasi awak media Senin (31/10) hingga kini enggan memberikan klarifikasi sehingga berita ini tayang kembali apa adanya. (Bam)

Komentar