Home / Tak Berkategori

Perketat Perbatasan, Sumenep Siaga Corona

- Redaksi

Sabtu, 28 Maret 2020 - 01:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pengendara yang akan masuk ke Kabupaten Sumenep diperiksa petugas Pos Pengawasan Covid-19, Jumat malam, 27/03/2020. (*/SJ Foto)

Para pengendara yang akan masuk ke Kabupaten Sumenep diperiksa petugas Pos Pengawasan Covid-19, Jumat malam, 27/03/2020. (*/SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com- Pemerintah Kabupaten Sumenep tak ingin kecolongan dengan ancaman sebaran virus corona (covid-19) yang terus meluas di Jawa Timur.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah setempat mendirikan pos pemeriksaan dan pengawasan covid-19 di perbatasan Kabupaten Sumenep, tepatnya di Kecamatan Pragaan, Jumat malam, 27/03/2020.

Bupati Busyro didampingi Kapolres dan Dandim Sumenep memantau Pos Pengawasan Covid-19, Jumat malam, 27/03/2020. (*/SJ Foto)

Di pos ini disiagakan petugas medis lengkap dengan peralatan scanning gejala corona. Para petugas tampak mengenakan alat pengaman diri. Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim didampingi Kapolres dan Dandim 0827 Sumenep melakukan pemantauan aktifitas pos pengawasan covid-19 pada Jumat malam, 27/03/2020.

Baca Juga :  3.829 Orang Jalani Karantina di Gedung Observasi Berbasis Desa di Jatim

“Ya kita lihat bagaimana pos pantau ini menjalankan tugasnya. Ini bagian dari cara kita mengurangi potensi penyebaran virus corona,” kata Bupati Busyro di lokasi.

Di lapangan, petugas menghentikan setiap kendaraan yang akan masuk ke Kota Sumekar. Para penumpang diminta turun untuk diperiksa kesehatannya.

Baca Juga :  4 Komisi DPRD Sumenep Terbentuk

Petugas medis yang bertugas di pos perbatasan ini merupakan gabungan dari unsur Dinas Kesehatan, Polres Sumenep, dan Kodim 0827 Sumenep. (mg3/red)

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing
PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Penguatan NU dan Solidaritas Sosial
Musancab PDIP Sumenep Jadi Titik Awal Konsolidasi Besar Menuju Pemilu 2029

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:38 WIB

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WIB

Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Berita Terbaru