News

Sampah Melonjak hingga 40 Ton Setiap Ada Kalender Event di Sumenep

77
×

Sampah Melonjak hingga 40 Ton Setiap Ada Kalender Event di Sumenep

Sebarkan artikel ini
IMG 20240613 WA0064
MEMULUNG: Tumpukan sampah di Kabupaten Sumenep

SUMENEP, Seputar jatim – Sampah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalami lonjakan fantastis setiap ada kalender event.

Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, volume sampah yang biasanya berkisar 30 ton per hari dapat meningkat drastis hingga lebih dari 40 ton per hari selama berlangsungnya acara-acara besar.

“Setiap ada event besar seperti tong-tong malam kemarin, atau kegiatan lainnya, kami selalu mencatat peningkatan drastis dalam volume sampah harian,” ungkap Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Dedy, Kamis (13/6/2024).

Baca Juga :  Bupati Sumenep Beri Kesempatan Jualan di Tajamara, Pendatapan PKL Semakin Meningkat

Lanjut ia menjelaskan, bahwa peningkatan sampah ini disebabkan oleh banyaknya pengunjung yang datang dan beraktivitas di area acara.

Dengan begitu, DLH Sumenep telah mengambil berbagai langkah untuk mengatasi lonjakan volume sampah ini. Salah satunya adalah dengan menambah jumlah petugas kebersihan dan tempat pembuangan sampah sementara di sekitar lokasi acara dan pada saat acara selesai petugas dilangsungkan ke lokasi agar sampah yang berserakan cepat teratasi.

Selain itu, kata dia, kampanye sadar lingkungan dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai terus digalakkan kepada masyarakat dan pengunjung.

“Meski kami telah berupaya maksimal, kerjasama dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kebersihan lingkungan. Kami mengimbau kepada semua pihak untuk lebih peduli dan bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah,” tambahnya.

Baca Juga :  Meriahkan Bulan Juni, IWO Sumenep Bakal Gelar Lomba Baca Puisi Karya Bung Karno dan Pidato pada 29 Juni 2024

Sementara itu, Kepala DLH Sumenep, Arif Susanto mengatakan, bahwa para pelaku usaha di sekitar lokasi event juga dihimbau untuk turut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dengan menyediakan tempat sampah dan mengelola limbah usahanya dengan baik.

“Dengan ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban sampah yang harus ditangani oleh petugas kebersihan,” pungkasnya.

Dengan adanya peningkatan jumlah sampah yang drastis setiap ada event besar, ia berharap masyarakat dan pengunjung lebih bijak dalam mengelola sampah, sehingga kebersihan dan keindahan Kabupaten Sumenep dapat tetap terjaga. (Sand/EM).

*

Tinggalkan Balasan