Home / Tak Berkategori

Soal Penangkapan ASN Kepergok Berduaan Dikamar, Ketua MP3S Angkat Bicara

- Redaksi

Minggu, 26 September 2021 - 09:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Sumenep,Seputarjatim.com,-Soal penangkapan seorang oknum PNS yang diketahui berduan di kamar kost memantik respon dari berbagai kalangan. Pasalnya, salah satunya yakni ketua MPR, Musahnan.

Kata musahnan, viralnya berita tentang inisial S ditangkap oleh Satpol-PP dan sedang berduaan dengan istri orang inisial AI tidak seluruhnya benar, karena yang bersangkutan sudah bercerai dari suaminya.

“Kalau S itu ditangkap Pol PP karena berduaan dengan istri orang tidak benar, memang sebelumnya permasalahan istri orang, tapi sekarang adanya bukti yang bersangkutan si Wanita AI bukan lagi istri orang,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab, dirinya menceritakan saat itu kebetulan AI bertemu dengan ASN tersebut yang dipermasalahkan. “kalau dikaitkan dengan bukti fisiknya yang tidak sebenarnya,” ujarnya.

Sahnan menuding, penangkapan ASN inisial S dengan Wanita bukan sahnya hanya dengan bukti bertemu, apalagi hanya pakek sarung. “Itu sangat naif saya kira tidak benar,” ujarnya.

Sambung Sahnan, jika memang S itu melakukan sesuatu (Persetubuhan) dengan AI baru itu dikatakan bukti jelas.

Baca Juga :  Aroma Busuk di Balik Menu MBG, SPPG Talang Sumenep Didesak Dihentikan

“Informasinya ASN inisial S sudah ngekos hampir dua bulan, dirinya menyatakan kalau yang nyewa kamar si perempuan, dirinya menyatakan tidak ada kaitannya dengan ASN S ini, sebab S tidak mungkin ada di kamar itu terusan .

“Mungkin secara kebetulan bersama, dan langsung ada pemberitahuan dari masyarakat, kalau memang sudah dua bulan disana kenapa baru kemarin di laporkan ke Satpol PP ini tidak masuk akal,” ucapnya.

“Harusnya tidak sampai dua bulan kalau orang itu memang tidak benar. Sehingga dirinya menilai ada seseorang yang sengaja memantau keberadaan si S ini, ada apa ini timbul tanda tanya,” ungkap Sahnan.

Sebelumnya diberitakan, Warga Desa Sumber Nangka, Kecamatan Kangayan, inisial S dibekuk satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pasalnya, S dibekuk diketahui sedang berduaan dengan wanita bersuami inisial IA. Kamis, (16/9/2021).

S ini, kabarnya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Kecamatan setempat. Mereka ditangkap di sebuah kamar kost di jalan Adhi Poday, Desa Kolor, Kabupaten Sumenep bersama wanita cantik inisial IA.

Baca Juga :  Hendak Pesta Sabu, Warga Desa Kebunan Ditangkap Petugas

Hal itu dibenarkan Fajarus Salam, Sekretaris Satpol-PP Sumenep, bahwa penangkapan itu dipimpin oleh Kabid Tramtibum, Fajar Santoso. “Penangkapan atas dasar laporan masyarakat,” katanya.

Dirinya menyatakan, setelahnya Tim Pol-PP langsung menuju TKP, terdapat seorang PNS bersama dengan perempuan yang bukan pasangan resminya.

“S sempat membantah jika
dirinya memiliki hubungan dengan IA,” ungkapnya.

Menurutnya, Setelah memeriksa identitas S dan IA yang bukan pasangan sah, selanjutnya Petugas Satpol-PP langsung membawa keduanya menuju ke Kantor Satpol-PP untuk diperiksa lebih lanjut.

Kabarnya, sebelumnya inisial S ini, adalah PJ kades Saobi, Kecamatan Kangayan, dan pernah disoal warga karena diduga membawa lari istri orang IA. Sedangkan IA ini adalah istri sah MH.

Sehingga, informasinya warga sempat menyoal menolak S ini untuk menjadi PJ Kades, bahkan warga kesal melakukan aksi penolakan. Sampai berujung diberhentikan jadi PJ Kades Saobi.(bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar
SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan
Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan
Khofifah Indar Parawansa Bawa Paket Bantuan ke Sumenep, Rp50 Miliar Disiapkan untuk 50 Ribu Pelajar Jatim
Gubernur Jatim ke Sumenep Bawa Bantuan 1,5 Truk Aspal, Cukupkah untuk Jalan Berlubang?
Bahas APBD 2027, DPRD Sumenep Siapkan Arah Pembangunan Daerah
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:51 WIB

SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:03 WIB

RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan

Berita Terbaru