Taman Asean Segera Hadir di Sidoarjo

- Redaksi

Senin, 9 Desember 2019 - 15:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

(Foto: istimewa)

(Foto: istimewa)

SIDOARJO, seputarjatim.com Sebagai bagian dari rencana pembangunan 11 taman tematik di Kabupaten Sidoarjo, Pemkab Sidoarjo akan berkolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN untuk menghadirkan Taman ASEAN di Kabupaten Sidoarjo.

“Taman ASEAN akan menjadi salah satu Taman Tematik di Kabupaten Sidoarjo dalam rangka memperkenalkan ASEAN kepada masyarakat Jawa Timur pada umumnya, dan masyarakat Sidoarjo pada khususnya”, kata Bupati Sidoarjo Saiful Ilah usai membuka FGD pembangunan taman ASEAN di Pendopo Delta Wibawa, Senin, 09/12/2019.

Taman ASEAN yang berlokasi di Jl. Pagerwojo tersebut menurut Bupati Saiful Ilah masih kurang luas. Menurut Abah Ipul, sapaan karib Saiful Ilah, pemkab Sidoarjo nantinya akan melakukan survey lokasi lahan yang lebih luas lagi sebagai alternative pembangunan Taman ASEAN. Kementerian Luar Negeri sangat mendukung gagasan pembangunan Taman ASEAN di Kabupaten Sidoarjo.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sidoarjo adalah kota yang tepat untuk memiliki taman tematik terkait ASEAN. Sebagai salah satu kota dengan penduduk terbesar kedua setelah Surabaya di wilayah Gerbangkertasusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan), dan wilayah terbesar kedua setelah Jabodetabek. Maka Sidoarjo diharapkan dapat menarik masyarakat Jawa Timur untuk mengenal ASEAN”, ujar Direktur Kerjasama Sosial Budaya ASEAN (KSBA), Kementerian Luar Negeri RI, Riaz Saehu.

Taman ASEAN akan berlokasi di tengah kota Sidoarjo dan berada di atas lahan seluas 4.000 m2 dan memiliki karakteristik ASEAN yang ditandai dengan bendera dan ikon-ikon dari setiap negara ASEAN. Taman ASEAN juga akan memiliki fasilitas berupa area parkir, jogging track, arena taman, area bermain, dan plaza.

Baca Juga :  Hadapi Putaran Kedua, Madura United Gelar Latihan Malam

Dalam rangka mengisi substansi diorama tentang ASEAN di bangunan seluas 80 m2, Direktorat Kerjasama Sosial Budaya ASEAN, Kementerian Luar Negeri bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Pusat Studi ASEAN Universitas Airlangga menyelenggarakan Focus Group Discussion pada hari Senin, 09/12/2019, di Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo.

Hadir sebagai narasumber yaitu Direktur KSBA Kemlu, Riaz Saehu, Asisten II Setda Kabupaten Sidoarjo, Benny Airlangga, Kepala DLHK, Sigit Setyawan, Ketua Pusat Studi ASEAN Universitas Airlangga, Sejarawan Nasional Agus Sunyoto, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama Kabupaten Sidoarjo, H. Kirom, serta dihadiri pula oleh perwakilan OPD dan tokoh masyarakat Sidoarjo. Kegiatan FGD dibuka secara resmi oleh Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah.

“Kita harus menyadari bahwa ASEAN tidak banyak dikenal oleh masyarakat khususnya di kalangan akar rumput. Untuk itu, narasi yang ada dalam bangunan tentang diorama ASEAN perlu diisi pula dengan muatan substansi berupa peninggalan sejarah yang merupakan akulturasi berbagai pengaruh peradaban budaya Asia Tenggara di Nusantara yang tetap dikenal dan bahkan dekat di hati masyarakat Jawa Timur hingga saat ini”, pungkas Riaz.

Sementara itu, Bupati Saiful Ilah juga menegaskan bahwa Taman ASEAN ini seyogyanya tidak saja menjadi taman bermain dan menghibur bagi masyarakat, namun juga sebagai wahana bagi masyarakat untuk belajar dan menambah wawasan mereka mengenai negara-negara di Asia Tenggara serta bagaimana ASEAN dapat memberikan manfaat bagi kehidupan mereka.

Baca Juga :  SIS 2025: Pemkab Sumenep Gelar Karpet Merah bagi Investor, Ungkap Tiga Keunggulan Strategis Daerah

Sejarawan sekaligus Ketua Lesbumi PBNU, Agus Sunyoto melihat pembangunan taman ASEAN di Sidoarjo sudah sangat tepat. Menurut Agus, Sidoarjo merupakan daerah yang banyak menyimpan peradaban sejarah. Sejarah berdirinya kerajaan Majapahit berasal dari daerah Tarik, sekarang Kecamatan Tarik. Jauh sebelum adanya kerajaan Majapahit, Sidoarjo sudah menjadi ibu kota kerajaan Jenggala, dengan rajanya bernama Airlangga.

“Berdirinya taman ASEAN di Sidoarjo sekaligus menghidupkan budaya dan sejarah Sidoarjo, karena sejarah ASEAN bisa ditarik dari sini (Sidoarjo), sebab kekuasaan Majapahit dulu mencakup hingga ke negara-negara ASEAN, seperti Malaysia, Vietnam, Kamboja, Thailand,” ujar Agus Sunyoto.

ASEAN yang berdiri sejak 8 Agustus 1967 beranggotakan 10 negara, yaitu Brunei Darrusalam, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Laos, Filiphina, Singapura, Thailand, dan Vietnam dan merupakan komunitas dengan jumlah penduduk sebesar 626 juta orang atau terbesar ketiga setelah Tiongkok dan India.

Sejak 2015, ASEAN telah berkomitmen untuk membentuk komunitas ASEAN yang meliputi 3 pilar utama, yaitu Pilar Politik dan Keamanan, Pilar Ekonomi dan Pilar Sosial Budaya. Visi ASEAN 2025 “Melangkah Maju Bersama” bertujuan mengonsolidasikan pembangunan masyarakat ASEAN, khususnya untuk mewujudkan kesadaran dan kebanggaan terhadap identitas, budaya, dan warisan budaya sebagai bagian dari masyarakat ASEAN, sesuai motto ASEAN yaitu One Vision, One Identity dan One Community. (mi/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik
Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting
Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan
Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026
Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Selasa, 8 September 2026 - 15:09 WIB

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting

Kamis, 3 September 2026 - 09:13 WIB

Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?

Berita Terbaru

MENDUNG:
Gedung Pemerintah Kabupaten Sumenep tampak dari halaman depan (Mufti Che - Seputar Jatim)

Pemerintahan

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:09 WIB

BERBATIK: Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Ahmad Juhairi (Foto Istimewa)

Pemerintahan

Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting

Kamis, 3 Sep 2026 - 09:13 WIB