Tambang Fosfat Di Kecamatan Lenteng dilakukan Secara Sembunyi-Sembunyi, Pemkab Sumenep Dikadalin Mafia Tambang?

- Redaksi

Jumat, 28 Oktober 2022 - 08:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Ket:Tambang fosfat yang berlokasi di desa Ellak daya, lenteng

Ket:Tambang fosfat yang berlokasi di desa Ellak daya, lenteng

SUMENEP, seputarjatim.com–Aktivitas pertambangan fosfat di kecamatan lenteng, kabupaten Sumenep, madura yang menyasar dua desa sekaligus Desa Ellak Daya dan Daramista disinyalir nekat beroperasi sembunyi-sembunyi.

Hal ini terungkap lantaran sampai saat ini dalam melakukan aktivitasnya bos atau pemilik tambang fosfat di Kecamatan Lenteng tidak pernah ada pemberitahuan baik kepada kepala desa setempat sekaligus ke pemerintah kecamatan setempat.

“Sampai saat ini tidak ada pemberitahuan kepada pihak Kecamatan Lenteng, baik itu dari pihak penambang maupun dari pihak desa yang dijadikan lokasi tambang,” tegas Plt. Camat Lenteng, Suryadi Irawan saat dikonfirmasi. Kamis (27/10/22).

senada dengan Plt. Camat Lenteng, Kepala Desa Ellak Daya dan Kepala Desa Daramista, wilayah yang menjadi sasaran aktivitas pertambangan fosfat menegaskan juga tidak ada pemberitahuan terkait aktivitas pertambangan fosfat yang beroperasi di Desa Ellak dan Daramista.

“Tidak ada pemberitahuan,” tegas Kepala Desa Ellak Daya, Khairuddin.

Baca Juga :  Gelar Berbagai Event, Cara Nyata Pemkab Sumenep Bangkitkan Ekonomi Rakyat

Kades Daramista, Dodi Arista, juga mengaku terkait pertambangan fosfat di desanya tidak ada pemberitahuan kepada pihak pemerintah desa dari penambang kalau akan melakukan penambangan di wilayahnya.

“Saya baru tahu sekarang, itupun dikasih tahu oleh Kepala Desa Ellak Daya,” terangnya.

Sampai berita ini tayang kembali, seputarjatim.com bersama tim akan terus melakukan upaya konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak berwenang lainnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Berita Terbaru