Terus Menunjukkan Kemajuan Dan Prestasi, Dispertahortbun Sumenep Sukses Gelar Dua Acara Sekaligus

- Redaksi

Kamis, 30 September 2021 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Kepala Dispertahortbun Sumenep, Arif Firmanto Saat melaksanakan penen raya jagung nusantara di Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding.

Foto:Kepala Dispertahortbun Sumenep, Arif Firmanto Saat melaksanakan penen raya jagung nusantara di Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding.

Sumenep,Seputarjatim.com,-Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, Kementerian Pertanian menggelar Panen Raya Jagung Nusantara secara serentak di 400 Kabupaten/ Kota seluruh Indonesia. Rabu (29/09/2021).

Diantara 400 Kabupaten/Kota yang melaksanakan penen raya jagung nusantara, salah satunya yakni kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang ditempatkan di Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Sumenep.

Kepala Dispertahortbun Sumenep, Arif Firmanto mengatakan, kegiatan panen raya jagung nusantara ini tidak lain bertujuan untuk memastikan dan mengoptimalkan produksi jagung dalam negeri.

“Alhamdulilah hasil pertanian jagung khususnya di Kecamatan Ganding memiliki kwalitas yang bagus, dan ini perlu ditingkatkan agar kedepan hasil produksi pangan utamanya jagung semakin lama semakin bagus, baik dari sisi kwalitas dan kwantitasnya,” Ucapnya.

Baca Juga :  Hardiknas 2025, Aktivis Minta Disdik Sumenep Tegas Tindak Pelaku Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan

Dihari yang sama, selain menggelar Panen Raya Jagung Nusantara, Dispertahortbun Kabupaten Sumenep juga dipercaya menjadi tempat pelaksanaan gerakan diversifikasi pangan lokal dan gelar pangan murah berkualitas yang diselenggarakan oleh provinsi Jawa Timur.

Gelaran pangan murah berkualitas bertujuan untuk membantu masyarakat Sumenep agar bisa mengakses kebutuhan pangan dengan harga dibawah pasar. Sementara, untuk mewujudkan ketahanan pangan di tengah Covid-19, salah satunya dengan gerakan diversifikasi pangan lokal.

Baca Juga :  Gelar Haul ke-13 Gus Dur, Himpunan Santri Selipkan Doa Agar Ganjar Jadi Presiden 2024

“Semisal, langkah yang paling tepat adalah mengubah pola konsumsi pangan dengan cara lebih meningkatkan asupan buah-buahan, sayuran, daging, ikan dan juga mengurangi konsumsi beras sebagai sumber karbohidrat,” Pungkas pria yang juga menjabat sebagai PLT Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumenep.

Pantauan media ini dilokasi kegiatan tampak hadir, Bupati Sumenep yang diwakili Asisten III Setda Pemkab Sumenep, Agus Dwi Saputra, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Sumenep, Arif Firmanto, serta Perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur. (Bambang)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke 3, KanalNews.id Gelar JJS Bersama Bupati Sumenep di Wisata Sombher Rajeh
Jelang HPN 2026, SMSI Sumenep Ajak Masyarakat JJS dan Cek Kesehatan Gratis di Taman Adipura
Darurat Sampah di Talango, Pelabuhan Berubah Jadi Penampungan Limbah Domestik
Pergantian Wakapolres Sumenep, Kompol Haris Darma Sucipto Diminta Cepat Beradaptasi
Kambing BUMDes Tiba-tiba Bertambah Usai Gaduh, Kades Diduga Akali Proyek Pengadaan
Kasus Dugaan Korupsi Desa Meddelan Memanas, Camat Lenteng Tutup Mata
Pasokan Elpiji 3 Kg Mulai Membaik di Arjasa Sumenep, Pendistribusian Kembali Normal
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:07 WIB

HUT ke 3, KanalNews.id Gelar JJS Bersama Bupati Sumenep di Wisata Sombher Rajeh

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:43 WIB

Jelang HPN 2026, SMSI Sumenep Ajak Masyarakat JJS dan Cek Kesehatan Gratis di Taman Adipura

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:28 WIB

Darurat Sampah di Talango, Pelabuhan Berubah Jadi Penampungan Limbah Domestik

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:06 WIB

Pergantian Wakapolres Sumenep, Kompol Haris Darma Sucipto Diminta Cepat Beradaptasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 21:11 WIB

Kambing BUMDes Tiba-tiba Bertambah Usai Gaduh, Kades Diduga Akali Proyek Pengadaan

Berita Terbaru