Demi Optimalkan Potensi PAD, Bapenda Sumenep Lakukan Pendataan Destinasi Wisata

- Redaksi

Rabu, 16 April 2025 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BERJAJAR: Kasubid Pengendalian dan Evaluasi Bapenda Sumenep, Eko Sulistyo berserta staffnya saat swafoto di wisata Somber Raje di Desa Rombiya Timur, Kecamatan Ganding (SandiGT - Seputar Jatim)

BERJAJAR: Kasubid Pengendalian dan Evaluasi Bapenda Sumenep, Eko Sulistyo berserta staffnya saat swafoto di wisata Somber Raje di Desa Rombiya Timur, Kecamatan Ganding (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, gencar mengintensifkan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya dengan memperluas jangkauan pendataan objek pajak di sektor pariwisata.

Diketahui, saat ini Bapenda melakukan pendataan di dua destinasi wisata baru yang dinilai memiliki potensi besar untuk menyumbang PAD melalui sektor pajak.

“Pendataan ini dilakukan sebagai bagian dari program strategis daerah dalam memetakan potensi pajak dari sektor ekonomi kreatif dan pariwisata,” kata Kasubid Pengendalian dan Evaluasi Bapenda Sumenep, Eko Sulistyo. Rabu (16/4/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut ia melaksanakan, kegiatan pendataan terhadap dua destinasi wisata, yaitu Destinasi Wisata Amal Berkah Sejahtera yang berlokasi di Desa Batudinding, Kecamatan Gapura, dan Destinasi Wisata Somber Raje yang berada di Desa Rombiya Timur, Kecamatan Ganding.

Baca Juga :  BKPSDM Sumenep Bakal Tindak Tegas ASN Nakal yang Tak Masuk Kerja Tanpa Keterangan

“Hal ini merupakan implementasi dari arahan langsung Bupati Sumenep yang secara konsisten mendorong peningkatan kesadaran pajak masyarakat, termasuk para pelaku usaha pariwisata,” jelasnya.

Hal ini penting, lanjut dia, mengingat sektor pariwisata mulai menunjukkan geliat pertumbuhan pasca pandemi, dengan munculnya berbagai destinasi berbasis potensi lokal yang dikelola secara mandiri maupun oleh kelompok masyarakat.

“Selain pendataan, kami juga memberikan edukasi kepada para pengelola wisata agar memahami kewajiban perpajakan daerah, mulai dari pajak bumi dan bangunan (PBB), pajak hiburan, hingga retribusi parkir dan jasa lingkungan,” ucapnya.

Dengan pemahaman ini, ia berharap ada kesadaran kolektif bahwa pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan.

Ia menegaskan, pendataan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem wisata yang tertib administrasi dan berkelanjutan.

“Dalam jangka panjang, keterlibatan aktif pelaku wisata dalam sistem perpajakan daerah akan menciptakan keadilan fiskal dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak,” tegasnya.

Baca Juga :  Tari Muang Sangkal Warnai Penyambutan Kapolres Sumenep yang Baru

“Program ini menjadi penting karena sektor wisata merupakan salah satu tulang punggung ekonomi daerah. Dengan potensi alam, budaya, dan kearifan lokal yang kita miliki, pajak dari sektor ini bisa menjadi penopang pembangunan yang inklusif,” tukasnya.

Untuk diketahui, kegiatan pendataan akan terus dilanjutkan ke destinasi-destinasi wisata lainnya, sebagai bagian dari langkah sistematis pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi PAD secara berkelanjutan. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Harkitnas Jadi Momentum Perkuat Generasi Bangsa, Wabup Sumenep Tekankan Pendidikan dan Kemandirian Desa
DPMD Sumenep Perkuat Tata Kelola Desa Lewat Pembinaan LPPD Profesional
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
LKNU Pamekasan Ajak Warga Waspadai Hipertensi Lewat Skrining Kesehatan Gratis
Resmi Dilantik, LKNU Pamekasan Fokus Hadirkan Program Kesehatan yang Menyentuh Warga

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:44 WIB

LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:43 WIB

DPMD Sumenep Perkuat Tata Kelola Desa Lewat Pembinaan LPPD Profesional

Senin, 18 Mei 2026 - 12:41 WIB

Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru

TEGAS: Ketua Umum LBH Madani Putra, Kamarullah saat Memberikan Sambutan di acara Diklat Paralegal yang di gelar di Kampus UNIJA Madura Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:44 WIB