Dinas PUTR Sumenep Bentuk Tiga Satgas, Demi Benahi Infrastruktur Kota dari Hulu ke Hilir

- Redaksi

Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

RAPI: Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sumenep, Eri Susanto (Doc. Seputar Jatim)

RAPI: Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sumenep, Eri Susanto (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, membentuk tiga satuan tugas (satgas) khusus yang menyisir jantung persoalan kota dari dalam tanah hingga badan sungai.

Hal tersebut merupakan upaya menyeluruh untuk memulihkan denyut nadi infrastruktur kota yang perlahan tersendat oleh sampah, genangan air, dan kerusakan jalan yang tak kunjung usai.

Satgas pertama, yang dijuluki Satgas Merah, bekerja diam-diam tapi berdampak besar. Sebanyak 28 orang mengenakan seragam khusus dan menyusuri saluran drainase di bawah jalanan kota.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sehari, mereka bekerja dari pukul 07.00 hingga 12.00 WIB, mengevakuasi sampah rumah tangga, limbah plastik, hingga material bangunan yang menyumbat gorong-gorong.

Baca Juga :  Pendapatan Daerah Turun, Wabup Sumenep Harap DPRD Segera Setujui Raperda Perubahan APBD 2025

“Kita sudah bersihkan jalur utama di Jalan Setia Budi. Gorong-gorongnya penuh dengan sampah dan pasir yang menumpuk bertahun-tahun,” kata Kepala Dinas PUTR Sumenep, Eri Susanto, Sabtu (12/7/2025).

Satgas ini tak hanya membersihkan, lanjut dia, tapi juga memetakan jalur rawan genangan untuk intervensi jangka panjang.

“Sementara itu, Satgas Kali Marengan beranggotakan 25 personel yang bertugas menjaga kebersihan dan aliran air sungai Kali Marengan, salah satu sungai utama di kota. Mereka bekerja setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB, menyusuri area padat penduduk seperti Kampung Arab hingga Geledak Rantai,” jelasnya.

Ironisnya, kata dia, sebagian besar sampah yang mereka angkat bukan dari alam, tapi dari manusia.

“Yang paling banyak itu popok bayi, pembalut, dan kantong plastik. Ini bukan hanya mengotori sungai, tapi juga menyebabkan pendangkalan yang mempercepat banjir,” tuturnya.

Lanjut ia menegaskan, tak jarang mereka menemukan warga yang sengaja membuang sampah ke sungai di tengah malam. Meski sudah diberi teguran, sebagian tetap mengulang.

“Mereka buang diam-diam. Satgas kami kadang harus menyamar atau patroli lebih pagi,” tegasnya.

Satgas ketiga, kata dia, satgas Tutup Lobang, punya tugas yang tak kalah penting menambal jalan berlubang. Tim kecil berisi sembilan orang ini setiap hari berpindah dari satu titik ke titik lain berdasarkan laporan warga dan hasil pantauan internal.

“Mereka membawa alat tambal ringan dan material hotmix, bekerja cepat agar lubang tak berkembang jadi kecelakaan,” bebernya.

Baca Juga :  Dinkes P2KB Sumenep Gelar Pelatihan Lintas Profesi Demi Perkuat Layanan Diabetes

“Anggota masih terbatas, tapi semangat mereka luar biasa. Tahun ini kami akan tambah personel agar cakupan kerja lebih luas,” tuturnya.

Menurutnya, pembentukan tiga satgas ini sebagai bentuk pendekatan lapangan yang proaktif. Pihaknya tidak bisa lagi hanya mengandalkan pengerjaan proyek besar. Kerusakan dan masalah infrastruktur muncul setiap hari, butuh respons cepat di level operasional.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, namun yang lebih penting dari itu adalah keterlibatan masyarakat. Selama pola pikir kita masih asal buang, maka kerja keras satgas hanya jadi pengulangan. Butuh budaya baru dalam menjaga kota ini.

“Kami berharap masyarakat mulai memahami bahwa infrastruktur yang baik bukan hanya urusan pemerintah, tapi hak dan kewajiban bersama,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati
Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting
Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar
Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep
Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri
DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif
Terpilih Secara Aklamasi, H. Hariri Kembali Nahkodai KJS Sumenep
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:32 WIB

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:29 WIB

Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:15 WIB

Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:32 WIB

Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri

Berita Terbaru