Sumenep Batik Festival 2025 Hadirkan Model dan Desainer Nasional

- Redaksi

Minggu, 31 Agustus 2025 - 18:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TERSENYUM: Salah satu peserta Sumenep Batik Festival 2025 tampil megah di panggung (SandiGT - Seputar Jatim) 

TERSENYUM: Salah satu peserta Sumenep Batik Festival 2025 tampil megah di panggung (SandiGT - Seputar Jatim) 

SUMENEP, Seputar Jatim – Ajang tahunan Sumenep Batik Festival 2025 kembali digelar dengan nuansa lebih segar dan semarak.

Festival yang telah berlangsung sejak 2017 mengusung tema “Arutala” yang berarti rembulan.

Acara tersebut menjadi wadah pertemuan desainer, model, dan koreografer nasional dengan pelaku lokal untuk bersama-sama mengangkat martabat batik khas Sumenep ke panggung mode.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penanggung jawab acara, Novi Sri Wahyuni mengatakan, keistimewaan festival tahun ini terletak pada hadirnya sejumlah bintang tamu yang memperkuat kolaborasi lintas daerah.

“Semua busana yang ditampilkan malam ini berbahan batik asli Sumenep, hasil produksi UMKM Pakandangan. Desainnya sepenuhnya dipercayakan kepada peserta,” katanya, dalam konferensi pers, Minggu (31/8/2025).

Baca Juga :  Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Resmi Dicopot dari Fraksi Partai Nasdem

Sejak pagi, kata dia, suasana festival sudah dipadati peserta dan pengunjung dari berbagai daerah.

Sementara kompetisi fashion dengan empat kategori digelar lebih dulu, sebelum ditutup dengan Grand Show pada malam hari.

Tercatat 65 peserta berasal dari Surabaya, Malang, Jember, Bondowoso, serta empat kabupaten di Madura.

“Ini benar-benar ajang lintas daerah, sekaligus ruang silaturahmi kreativitas,” ujarnya.

Sementara itu, Salah satu bintang tamu, desainer asal Jember Eko Purwanto, tampil dengan rancangan glamor bernuansa pesta.

Ia menekankan pentingnya memahami filosofi batik sebelum dituangkan ke dalam busana.

“Konsepnya lebih ke glam, glamor, seperti pesta. Dengan tambahan aksesori untuk memberi nuansa mewah. Designer Sumenep juga keren, mereka update mengikuti tren,” bebernya.

Tak hanya itu, koreografer nasional, Agung Soedir Putra, juga menggaris bawahi format show parade sebagai pilihan tepat.

“Show parade itu gabungan karya beberapa desainer dengan batik lokal. Format ini sangat bagus untuk mendukung UMKM agar lebih dikenal luas,” jelasnya.

Menurutnya, pihaknya bangga karena festival melibatkan desainer nasional seperti Eko Purwanto, Ian Puri, dan Aan Purwakanti, bersama desainer lokal Imam Mustafa dan Arini Label.

Penampilan mereka semakin kuat dengan hadirnya model dari Surabaya, model nasional Dinda Zoraya, serta sejumlah model lokal.

Baca Juga :  SPBU Patean Sumenep Diduga Salahi Aturan, Jual Solar Pakai Jerigen hingga Ditimbun Satu Pick Up

Dinda, yang juga Runner Up III Putri Indonesia Jawa Timur 2025, tampil membawakan busana kontemporer karya desainer Madura. Ia mengaku kagum dengan semangat para peserta muda.

“Potensi di Sumenep ini luar biasa. Mereka percaya diri, tekniknya bagus, dan berani tampil maksimal. Itu modal utama untuk berkembang,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi lintas desainer, model, dan koreografer, Sumenep Batik Festival 2025 bukan hanya menjadi pesta mode, tetapi juga ruang aktualisasi UMKM lokal agar batik khas Sumenep makin berkibar di kancah nasional. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Berita Terbaru