Sengketa Pemotongan Atap Kios di Pasar Anom Sumenep Memanas, Pemilik Tuntut Ganti Rugi

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 22:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BAHAN JUALAN: Kondisi Kios di Pasar Anom Sumenep yang mengalami kebanjiran (Foto Istimewa)

BAHAN JUALAN: Kondisi Kios di Pasar Anom Sumenep yang mengalami kebanjiran (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Konflik antar pemilik kios di kawasan Pasar Anom, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali mencuat setelah salah satu pedagang menuntut ganti rugi atas pemotongan atap kiosnya yang dilakukan oleh pekerja bangunan.

Permasalahan tersebut dipicu oleh proses pembangunan tembok kios baru yang berdampingan dengan kios milik pihak lain.

Kepala Bidang Perdagangan DKUPP Sumenep, Idham Kholid menjelaskan, bahwa pemotongan bagian atap tersebut dilakukan karena kondisi lapangan mengharuskan penyesuaian konstruksi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, batas tanah kedua kios berdempetan sehingga pembangunan tembok baru tidak memungkinkan tanpa memotong overhang atap yang menjorok ke area mereka.

“Memang kami menyuruh tukang untuk memotong bagian atap mereka. Alasannya karena batas tanah kios kami berdempetan. Kalau tidak dipotong, temboknya tidak bisa ditinggikan,” jelasnya, Jumat (21/11/2025).

Baca Juga :  Sengketa Pemotongan Atap Kios di Pasar Anom Sumenep Memanas, Pemilik Tuntut Ganti Rugi

Ia menegaska,  bahwa tuntutan ganti rugi yang dilayangkan pemilik kios sebelah tidak semestinya dialamatkan kepada pihaknya, karena pekerjaan teknis sepenuhnya menjadi tanggung jawab kontraktor sebagai pelaksana pembangunan.

“Untuk teknis di lapangan silakan ditanyakan langsung kepada kontraktor. Soal tuntutan ganti rugi bukan hak kami, karena pekerjaan dilakukan oleh mereka,” tegasnya.

Idham juga menyinggung bahwa selama bertahun-tahun kiosnya sering terdampak air hujan yang mengalir dari atap kios yang kini melayangkan tuntutan, namun dirinya tidak pernah mempermasalahkannya

“Sejak bertahun-tahun air dari atap mereka jatuh ke kios kami, tapi kami tidak pernah mempersoalkan. Giliran sekarang terjadi seperti ini, justru mereka menuntut ganti rugi,” ungkapnya.

Ia pun mempersilakan berbagai pihak untuk melihat langsung kondisi lapangan agar memperoleh gambaran objektif.

“Kalau ingin mengetahui kondisi sebenarnya, silakan datang langsung ke lokasi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan deretan kios baru yang dilakukan pihak Pasar Anom Sumenep, diduga memicu banjir besar dan menyebabkan kerugian materi mencapai puluhan juta rupiah.

Pemilik Toko Alam Subur, Winda K. Lestari menjelaskan, bahwa peristiwa tersebut bermula ketika area samping tokonya yang sebelumnya masih berupa tanah kosong mulai dibangun kios oleh pihak Pasar Anom. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam
Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya pada Momentum Hari Jadi Sumenep ke 757
Jelang Hari Jadi ke 757, Sumenep Kenang Jasa Raja-Raja dan Tokoh Besar Madura
Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Puluhan Grup Ikuti Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family, Majelis At-Taufiq Siap Guncang Malam Puncak
SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi
Realisasi Investasi Sumenep Lampaui Target Triwulan II, DPMPTSP Perkuat Pembinaan Pelaku Usaha

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya pada Momentum Hari Jadi Sumenep ke 757

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Jelang Hari Jadi ke 757, Sumenep Kenang Jasa Raja-Raja dan Tokoh Besar Madura

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI

Berita Terbaru