Yabhysa dan LKNU Perkuat Peran Kader Kesehatan Menuju Pamekasan Bebas TBC

Jumat, 29 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOKUS: Yabhysa bersama LKNU Cabang Pamekasan, saat menggelar Pelatihan dan Edukasi Kesehatan di Pendopo Wakil Bupati Pamekasan (Doc. Seputar Jatim)

FOKUS: Yabhysa bersama LKNU Cabang Pamekasan, saat menggelar Pelatihan dan Edukasi Kesehatan di Pendopo Wakil Bupati Pamekasan (Doc. Seputar Jatim)

PAMEKASAN, Seputar Jatim – Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (Yabhysa) bersama Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Cabang Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar Pelatihan dan Edukasi Kesehatan bertema “Sinergi LKNU Pamekasan dan Yabhysa dalam Mewujudkan Pamekasan Bebas TBC Melalui Edukasi dan Pemberdayaan Kader”.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran kader kesehatan dalam mendukung program eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Pamekasan.

Sebanyak 45 peserta yang terdiri dari kader TBC Yabhysa se-Pamekasan, pengurus, hingga relawan kesehatan LKNU turut mengikuti pelatihan tersebut.

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan materi mengenai pendampingan pasien TBC dan pendekatan kultural dalam edukasi kesehatan. Hadir juga sebagai pemateri di antaranya Dokter Spesialis Anastesi, Ratna, serta Relawan Kesehatan, Sitti Rofiqoh.

Materi yang diberikan menitikberatkan pada strategi komunikasi efektif kepada masyarakat, pendekatan agama dan budaya dalam edukasi kesehatan, hingga pentingnya menghapus stigma negatif terhadap penderita TBC.

Baca Juga :  RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H

Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti sesi diskusi interaktif untuk membahas berbagai tantangan di lapangan, mulai dari rendahnya kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hingga hambatan edukasi di lingkungan masyarakat.

Ketua Yabhysa Pamekasan, Sri Wahyuni Fatmawati, menegaskan bahwa kader kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program eliminasi TBC di Kabupaten Pamekasan.

“Keberhasilan eliminasi TBC tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan formal, tetapi juga keterlibatan aktif masyarakat melalui kader yang berada langsung di tengah lingkungan warga,” ujarnya, di Pendopo Wakil Bupati Pamekasan, Jumat (28/5/2026).

Menurutnya, kader kesehatan menjadi ujung tombak dalam mendeteksi dini kasus TBC, memberikan edukasi kepada masyarakat, hingga mendampingi pasien selama proses pengobatan sampai dinyatakan sembuh.

“Melalui pelatihan ini kami berharap para kader semakin meningkatkan kapasitas dan keterampilan, baik dalam skrining aktif, komunikasi kesehatan, maupun penguatan dukungan kepada pasien agar tidak putus berobat,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu peserta, Riyadi, mengaku kegiatan tersebut memberikan banyak manfaat dalam meningkatkan wawasan serta semangat kader dalam menjalankan pendampingan pasien TBC di lapangan.

Kader Yabhysa wilayah Puskesmas Kadur itu, mengaku memperoleh pemahaman baru terkait pendekatan komunikasi kepada pasien dan keluarga.

Hal serupa juga disampaikan Wiwik Bariroh dari  Kecamatan Waru serta Ach Faulur Rosi dari Kecamatan Pengantenan. Keduanya menilai pelatihan tersebut mampu memperkuat solidaritas antar kader sekaligus meningkatkan motivasi bersama dalam mewujudkan Pamekasan bebas TBC.

Baca Juga :  Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Pada sesi akhir kegiatan, seluruh peserta menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) berupa target kerja dan pemetaan wilayah prioritas edukasi TBC pasca pelatihan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat gerakan bersama dalam menekan angka penyebaran TBC di Kabupaten Pamekasan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Berita Terkait

Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru
Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air
Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk
Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Jatim dan TACB Kompak Desak Tambang Galian C Dihentikan Permanen
Kolaborasi TNI dan Ponpes Al-Islamiyah, Kemah HIMMAH ke-51 Cetak Santri Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin
Diduga Jadi Tempat Dugem, Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Minta Mr Ball Ditutup Permanen
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Cabut Izin 5 Tempat Usaha yang Diduga Jadi THM 
Lewat Pekan Seni Madura X, Sanggar Lentera Ajak Generasi Muda Hidupkan Kembali Dunia Seni

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:32

Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:18

Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:53

Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:10

Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Jatim dan TACB Kompak Desak Tambang Galian C Dihentikan Permanen

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:29

Kolaborasi TNI dan Ponpes Al-Islamiyah, Kemah HIMMAH ke-51 Cetak Santri Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin

Berita Terbaru