Bupati Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Arah Pembangunan Sumenep

- Redaksi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TERSEBYUM: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, secara simbolis mengenakan rompi Sensus Ekonomi 2026 kepada petugas saat kegiatan Sinergi Membangun Ekonomi Sumenep Melalui Sensus Ekonomi 2026 di Pendopo Agung Keraton Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

TERSEBYUM: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, secara simbolis mengenakan rompi Sensus Ekonomi 2026 kepada petugas saat kegiatan Sinergi Membangun Ekonomi Sumenep Melalui Sensus Ekonomi 2026 di Pendopo Agung Keraton Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Pendataan tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran sekaligus memperkuat arah pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen itu disampaikan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menghadiri kegiatan Sinergi Membangun Ekonomi Sumenep Melalui Sensus Ekonomi 2026 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin (29/6) kemarin.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga pada ketersediaan data yang valid dan akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum strategis untuk memotret kondisi perekonomian Kabupaten Sumenep secara menyeluruh, mulai dari perkembangan dunia usaha, potensi ekonomi daerah, hingga berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha di berbagai sektor.

“Data yang akurat merupakan fondasi utama dalam setiap proses perencanaan pembangunan. Karena itu, Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan investasi pembangunan yang hasilnya akan menjadi pijakan pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif, terukur, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru

Ia menjelaskan, hasil sensus akan menjadi referensi penting dalam menyusun berbagai program strategis, seperti penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, pengembangan ekonomi lokal, hingga pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa kualitas data sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh pelaku usaha maupun warga untuk memberikan informasi secara benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus.

“Keberhasilan Sensus Ekonomi bukan hanya menjadi tanggung jawab Badan Pusat Statistik maupun pemerintah daerah. Keberhasilannya ditentukan oleh partisipasi masyarakat. Semakin baik kualitas data yang dihimpun, semakin tepat pula kebijakan pembangunan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia turut mengimbau masyarakat agar menerima kehadiran petugas sensus dengan baik serta memberikan keterangan sesuai kondisi sebenarnya agar data yang dihasilkan memiliki tingkat akurasi yang tinggi.

“Apabila petugas sensus datang, sambutlah dengan baik dan berikan informasi yang sebenarnya. Data yang Bapak dan Ibu sampaikan hari ini akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Sumenep pada masa mendatang,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Sumenep berharap tersusun basis data ekonomi yang komprehensif dan berkualitas.

Baca Juga :  HAURA HT ke 57 Resmi Dibuka, Ketua Yayasan Minta Lulusan Jadikan Jejak Alumni Berprestasi sebagai Inspirasi

Data tersebut diharapkan menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih adaptif, meningkatkan daya saing daerah, memperkuat pertumbuhan ekonomi, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Dituntut Pastikan Anggaran Tepat Sasaran
Sambut HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak ASN Jadi Pelopor Pengibaran Bendera Merah Putih
DKPP Sumenep Kawal Ketat Pembibitan Prancak 95 demi Jaga Mutu Tembakau Premium
Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting
DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif
Bupati Sumenep Ingatkan ASN: Jabatan Adalah Amanah, Layani Masyarakat dengan Integritas
Mangkir Dua Kali di Rapat KUA-PPAS, Sekda Sumenep Diguyur Mosi Tak Percaya Banggar DPRD

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Sambut HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak ASN Jadi Pelopor Pengibaran Bendera Merah Putih

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:35 WIB

DKPP Sumenep Kawal Ketat Pembibitan Prancak 95 demi Jaga Mutu Tembakau Premium

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:29 WIB

Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:26 WIB

DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif

Berita Terbaru

ILUSTRASI: 
Sejumlah batang kayu jati yang telah ditebang ditemukan di kawasan hutan Desa Nonggunong, Kecamatan Nonggunong, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:04 WIB