JAWA TIMUR, Seputar Jatim – General Manager (GM) PT PLN (Persero) UID Jawa Timur (Jatim), Eric Rossi Priyo Nugroho, memilih bungkam ketika dikonfirmasi terkait insiden ambruknya 10 tiang listrik di sepanjang jalan raya setelah Jembatan Manyar menuju kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur.
Konfirmasi tersebut disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp. Namun, Eric Rossi Priyo Nugroho, belum memberikan tanggapan, meski pesan yang dikirim telah terbaca dan ditandai dengan dua centang biru.
Sikap diam tersebut menjadi sorotan mengingat insiden ambruknya tiang listrik tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga menyebabkan kerusakan terhadap kendaraan proyek serta mengakibatkan seorang warga mengalami luka-luka.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kejadian tersebut, sebanyak 10 tiang listrik yang berjejer di sepanjang jalan raya mulai dari Jembatan Manyar menuju kawasan JIIPE roboh. Sejumlah kendaraan milik pelaksana proyek pelebaran jalan yang berada di lokasi turut tertimpa tiang listrik.
Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.45 WIB. Selain merusak kendaraan, seorang sopir bernama Gatot Subronto dilaporkan mengalami luka akibat terkena hempasan kabel listrik.
Kapolsek Manyar, Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin mengatakan, petugas telah melakukan evakuasi dan mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Menurutnya, peristiwa tersebut diketahui setelah warga dan pekerja mendengar suara dentuman keras dari sekitar lokasi penggalian.
“Ternyata dentuman itu berasal dari sejumlah tiang listrik yang roboh dan menimpa kendaraan proyek,” jelasnya, Jumat (7/8/2026).
Ia menyebutkan, terdapat 10 tiang listrik yang roboh ke badan jalan dan mengenai sejumlah kendaraan yang sedang terparkir.
“Ada 10 tiang listrik yang roboh ke jalan dan mengenai tiga unit kendaraan roda empat dan satu unit roda 10 yang sedang parkir,” tuturnya.
Selain kerusakan kendaraan, seorang sopir bernama Gatot Subronto juga dilaporkan mengalami luka akibat terkena hempasan kabel listrik. Sopir asal Sidoarjo tersebut saat kejadian diketahui sedang membersihkan molen yang baru saja menurunkan semen.
“Korban tersebut mengalami luka, dan dievakuasi ke RS Fatma Medika untuk mendapat penanganan medis,” ucapnya.
Pasca kejadian, petugas kepolisian bersama pihak terkait langsung melakukan evakuasi terhadap tiang-tiang listrik yang roboh. Petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas guna mengurai kemacetan yang sempat terjadi akibat sebagian badan jalan tertutup tiang listrik.
“Untuk pengembangan nanti kami sampaikan kembali, mohon waktu,” pungkasnya.
Di sisi lain, hingga kini posisi Manager PLN UP3 Gresik disebut belum memiliki pengganti setelah pejabat sebelumnya, Suhandopo, pindah tugas karena mendapat promosi jabatan sebagai Senior Manajer di Kalimantan.
Belum adanya keterangan resmi dari pihak PLN terkait penyebab ambruknya 10 tiang listrik tersebut juga menambah tanda tanya mengenai insiden yang terjadi di jalur menuju kawasan industri JIIPE tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN UID Jatim, belum memberikan penjelasan terkait penyebab robohnya tiang listrik, kondisi jaringan kelistrikan, maupun langkah penanganan dan evaluasi pascakejadian. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com










