SUMENEP, Seputar Jatim – Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sumenep 2026 bukan sekadar penanda kesiapan para pelajar terpilih menjalankan tugas pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Momentum tersebut juga menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, berintegritas, bertanggung jawab, serta memiliki semangat kebangsaan.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengukuhkan anggota Paskibraka Kabupaten Sumenep 2026 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Madura, Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengukuhan ditandai dengan pemasangan kendit secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati berpesan agar anggota Paskibraka tidak memaknai tugas mereka sebatas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih saat upacara peringatan kemerdekaan.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Paskibraka harus menjadi teladan bagi generasi muda. Integritas, disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan harus menjadi karakter yang melekat dalam diri mereka secara konsisten,” katanya, Sabtu (15/8/2026).
Ia menjelaskan, proses seleksi dan pembinaan yang telah dijalani para anggota Paskibraka diharapkan tidak berhenti pada kesiapan menjalankan tugas upacara. Nilai kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, serta pantang menyerah harus menjadi bekal dalam menjalani kehidupan.
Bupati menegaskan, semangat tersebut harus tetap dijaga meski rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI telah selesai.
“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni. Ini momentum untuk menumbuhkan nasionalisme dan patriotisme agar nilai perjuangan para pahlawan terus hidup dalam diri generasi muda Sumenep,” ujarnya.
Karena itu, Bupati meminta anggota Paskibraka membawa nilai-nilai yang diperoleh selama proses pembinaan ke lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Keteladanan, kata dia, harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan tidak hanya terlihat ketika para pelajar mengenakan seragam Paskibraka.
“Jangan berhenti menjadi Paskibraka setelah upacara selesai. Terapkan disiplin, kerja sama, pantang menyerah, dan cinta Tanah Air dalam kehidupan sehari-hari secara konsisten,” tegasnya.
Menjelang pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bupati Fauzi juga mengingatkan seluruh anggota Paskibraka agar menjaga kekompakan, konsentrasi, kesehatan, serta kepercayaan diri.
Persiapan dan pembinaan yang telah dijalani diharapkan menjadi modal bagi mereka untuk menjalankan tugas secara optimal dan penuh tanggung jawab.
Ia menilai keberadaan Paskibraka memiliki makna strategis dalam menanamkan nilai nasionalisme kepada generasi muda. Para anggota yang telah dikukuhkan diharapkan mampu memberikan pengaruh positif dan menjadi contoh bagi pelajar lainnya.
Dengan demikian, pengukuhan Paskibraka Kabupaten Sumenep 2026 bukan hanya menjadi simbol kesiapan menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan, tetapi juga momentum untuk meneguhkan komitmen generasi muda dalam menjaga persatuan, mengisi kemerdekaan, serta memberikan kontribusi positif bagi daerah dan bangsa.
Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti di lapangan upacara, tetapi terus diwujudkan melalui karakter, prestasi, integritas, dan karya nyata generasi muda Sumenep. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com










