Dhoho Street Fashion ke-5, Usung Tema Pride of Jayabaya

- Redaksi

Sabtu, 9 November 2019 - 10:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Dhoho Street Fashion menjadi agenda rutin tahunan Kota Kediri, Jawa Timur. (Inug/ SJ Foto/ dok.)

Dhoho Street Fashion menjadi agenda rutin tahunan Kota Kediri, Jawa Timur. (Inug/ SJ Foto/ dok.)

KEDIRI, seputarjatim.com Dhoho Street Fashion ke 5 akan kembali digelar pada 5 Desember 2019. Ajang fashion show ini akan digelar di lokasi berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika pada gelaran sebelumnya digelar di Taman Sekartaji, kini ditempatkan di hutan Joyoboyo, Kota Kediri.

Dua nama besar fashion desainer dipastikan bergabung dan menjadi penampil utama, mereka adalah Didiet Maulana dan Priyo Oktaviano. Didiet Maulana sendiri sudah terlibat untuk ketiga kalinya sejak gelaran Dhoho Street Fashion yang pertama di tahun 2017. Sementara Priyo Oktaviano yang asli putra daerah Kediri baru bergabung pada tahun ini. Dhoho Street Fashion ke-5 kali ini mengusung tema “Pride of Jayabaya”.

Baca Juga :  Melawan dan Kabur, Pengendali Kurir Narkoba Ditembak BNNP Jatim

Tema Pride of Jayabaya ini merupakan lanjutan dari tema tahun sebelumnya “Legacy of Panji Sekartaji”. Pride of Jayabaya adalah upaya kembali mengenang spirit masa keemasan Kerajaan Kediri pada kurun waktu 1135–1157 Masehi, saat Maharaja Jayabaya memerintah. Di masa inilah slogan yang terkenal Panjalu Jayati atau Kediri Menang ditorehkan pada Prasasti Hantang, sebuah tetenger kembalinya Jenggala menjadi bagian dari Kerajaan Kediri. Namun, lebih dari semua hal, yang paling terkenal dari tinggalan Prabu Jayabaya adalah ramalannya.

Selain menampilkan dua desainer kenamaan nasional, Dhoho Street Fashion 2019 juga akan mengakomodir talenta lokal dan siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Even ini diharapkan dapat menggali bakat dan potensi para desainer muda Kota Kediri. (nug/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar
Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026
Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik
Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep
Festival Kucing Busok Raas 2025: Ajang Konservasi Ras Langka yang Jadi Magnet Wisata
Hari Jadi Sumenep ke-756, 1000 Penari Topeng Meriahkan Puncak Prosesi Arya Wiraraja
Disbudporapar Sumenep Perjuangkan 5 Warisan Budaya Lokar Agar Ditetapkan sebagai WBTB Indonesia 2025
Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong 2025 di Sumenep

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:44 WIB

Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar

Senin, 11 Mei 2026 - 09:47 WIB

Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:47 WIB

Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:00 WIB

Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep

Rabu, 19 November 2025 - 14:25 WIB

Festival Kucing Busok Raas 2025: Ajang Konservasi Ras Langka yang Jadi Magnet Wisata

Berita Terbaru

BERBAHAYA: Sejumlah pengendara melintas di lokasi ambruknya tiang listrik di ruas jalan setelah Jembatan Manyar menuju kawasan JIIPE, Gresik (Dok. Seputar Jatim)

Jawa Timur

10 Tiang Listrik Ambruk di Gresik, GM PLN UID Jatim Pilih Diam

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:14 WIB