Anggota DPRD Sampang Diadang Warga Saat Sidak Proyek Bermasalah

- Redaksi

Jumat, 8 November 2019 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JANGAN MENDEKAT: Sekelompok warga mengadang sidak rombongan Komisi I DPRD Sampang di Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Jumat, 08/11/2019. (Ahed/ SJ Foto)

JANGAN MENDEKAT: Sekelompok warga mengadang sidak rombongan Komisi I DPRD Sampang di Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Jumat, 08/11/2019. (Ahed/ SJ Foto)

SAMPANG, seputarjatim.com Komisi I DPRD Kabupaten Sampang meninjau pengerjaan proyek rabat beton yang berlokasi di Desa Bancelok, Jrengik, Sampang, Jumat, 08/11/2019. Peninjauan ini dilakukan setelah tersiar kabar jika realisasi proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) itu bermasalah. Sesampainya di lokasi, sekelompok warga tiba-tiba mengadang rombongan Komisi I yang dipimpin H. Nasafi tersebut. Mereka melarang anggota legislatif itu mendekat ke lokasi proyek.

“Sebelumnya ada laporan tentang proyek DD di Desa Bancelok, namun belum sampai ke lokasi kami sempat dihadang oleh sejumlah warga,” terang H. Nasafi, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sampang, Jumat, 08/11/2019.

Akibatnya, rombongan harus menghabiskan beberapa waktu untuk memberikan pemahaman kepada warga. Tak lama, rombongan pun diperkenankan melanjutkan perjalanan ke lokasi proyek yakni di Dusun Bencelok Utara, Desa Bancelok.

Baca Juga :  Penyempurnaan APBD 2026, PU Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Fokus Utama Pemerataan Pembangunan

“Alasan mereka takut dibongkar dan semacamnya, tapi kami harus menindaklanjuti laporan yang ada untuk mengetahui kebenarannya,” Nasafi menambahkan.

Setibanya di lokasi, ternyata proyek yang bersumber dari dana desa tahap II itu belum rampung. Hal ini berbeda dengan laporan pendamping desa yang menyatakan sudah melakukan pencairan tahap II seratus persen.

“Didampingi Pj Kades, pendamping desa setempat, kami melihat bersama kalau proyek itu belum selesai tapi pencairan sudah rampung,” tuturnya.

Tak ingin berbelit-belit, rombongan langsung memberikan jangka waktu tujuh hari kerja kepada pelaksana proyek pembangunan untuk menyelesaikan pekerjaannya. “Kalau dalam tujuh hari tidak selesai, maka kami akan melakukan pemanggilan, karena ini berhubungan dengan realisasi dana desa,” tukasnya.

Baca Juga :  Achmad Fauzi Wongsojudo Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan di Momentum Hari Jadi Sumenep Ke 756

Ditempat yang sama Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Sampang, R. Aulia Rahman mengatakan bahwa akibat penghadangan tersebut sejumlah jadwal kunjungan terpaksa tidak dilanjutkan. “Sidak yang kami akan lakukan sebenarnya ada empat lokasi yang semuanya bersumber dari dana desa. Namun kami hentikan di satu titik saja yakni proyek rabat beton, sedangkan MCK dan lainnya kami urungkan,” katanya.

Aulia Rahman juga mengatakan, setelah ditelusuri pembangunan proyek di Desa Bancelok itu baru selesai 60 persen. “Ini kan aneh, makanya minggu ini, kami sudah menyiapkan pemanggilan terhadap Pj. Kades, pendamping desa, bendahara desa dan pihak kecamatan,” tambahnya. (hid/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral! Limbah MBG SPPG Saronggi Diduga Cemari Lingkungan, Warga Ancam Tutup Saluran Air
Peringati HPN 2026, SMSI Sumenep Hadirkan Kominfo Jatim Dorong Ekosistem Informasi Sehat
Momentum HPN 2026, IWO Sumenep Hadir Ringankan Derita Korban Puting Beliung di Karduluk
SPPG Legung Barat Berulah, Siswa Protes Telur Puyuh Diduga Busuk
Menu MBG SPPG Batu Putih Dikeluhkan, Siswa Temukan Ulat di Sajian Sayur
Polemik Desa Meddelan Melebar, Camat Lenteng Didesak Tak Tutup Mata
Gerimis Tak Surutkan Semangat, Ratusan Peserta Meriahkan JJS SMSI Sumenep di Momentum HPN 2026
MBG Diduga Berbau Viral, Kepala SPPG Lebeng Timur Belum Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:50 WIB

Viral! Limbah MBG SPPG Saronggi Diduga Cemari Lingkungan, Warga Ancam Tutup Saluran Air

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:01 WIB

Peringati HPN 2026, SMSI Sumenep Hadirkan Kominfo Jatim Dorong Ekosistem Informasi Sehat

Senin, 9 Februari 2026 - 16:57 WIB

Momentum HPN 2026, IWO Sumenep Hadir Ringankan Derita Korban Puting Beliung di Karduluk

Senin, 9 Februari 2026 - 16:38 WIB

SPPG Legung Barat Berulah, Siswa Protes Telur Puyuh Diduga Busuk

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:23 WIB

Polemik Desa Meddelan Melebar, Camat Lenteng Didesak Tak Tutup Mata

Berita Terbaru