Atap Kios Dipotong Sepihak, Pedagang Pasar Anom Sumenep Tuntut Ganti Rugi

- Redaksi

Sabtu, 22 November 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CERAH: Atap kios Pasar Anom tampak dipotong saat ada pembangunan kios lain (Foto Istimewa)

CERAH: Atap kios Pasar Anom tampak dipotong saat ada pembangunan kios lain (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Konflik antar pemilik kios di kawasan Pasar Anom, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali mencuat setelah salah satu pedagang menuntut ganti rugi atas pemotongan atap kios yang dilakukan oleh pekerja bangunan.

Persoalan ini bermula dari proses pembangunan tembok kios baru yang berdempetan dengan kios lainnya, sehingga menimbulkan penyesuaian konstruksi di lapangan.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Sumenep, Idham Kholid menjelaskan, bahwa pemotongan bagian atap kios sebelah dilakukan karena kondisi teknis di lapangan mengharuskan demikian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, batas tanah kedua kios berada sangat berdekatan, sehingga pembangunan tembok baru tidak dapat dilakukan tanpa memotong bagian overhang atap yang menjorok.

“Memang kami menyuruh tukang untuk memotong bagian atap mereka. Alasannya karena batas tanah kios kami berdempetan. Kalau tidak dipotong, temboknya tidak bisa ditinggikan,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).

Baca Juga :  Universitas PGRI Sumenep Gelar Wisuda Perdana, Tonggak Baru Pendidikan Tinggi di Madura

Lanjut ia menegaskan, bahwa tuntutan ganti rugi yang dilayangkan pemilik kios sebelah tidak semestinya ditujukan kepadanya, karena teknis pelaksanaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak ketiga sebagai kontraktor.

“Untuk teknis di lapangan silakan ditanyakan langsung kepada kontraktor. Soal tuntutan ganti rugi bukan hak kami, karena pekerjaan dilakukan oleh mereka,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, bahwa selama bertahun-tahun kiosnya justru sering terkena kiriman air hujan dari atap kios sebelah, namun tidak pernah dipersoalkan.

“Sejak bertahun-tahun air dari atap mereka jatuh ke kios kami, tetapi kami tidak pernah mempermasalahkannya. Giliran sekarang terjadi seperti ini, justru mereka menuntut ganti rugi,” imbuhnya.

Ia pun mempersilakan pihak mana pun, termasuk media, untuk melihat langsung kondisi lapangan agar dapat menilai persoalan secara objektif.

“Kalau ingin mengetahui kondisi sebenarnya, silakan datang langsung ke lokasi,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor maupun pengelola Pasar Anom belum memberikan keterangan resmi. Sengketa batas tanah dan teknis konstruksi kios kini menjadi perhatian para pedagang setempat yang berharap masalah ini segera menemukan titik terang. (EM)

*

Penulis : EM

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamax Naik, Pertalite Langka di Sumenep, Warga Antre Berjam-jam Demi BBM Subsidi
ASN, Santri, dan Masyarakat se-Madura Bersatu Ramaikan Lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026
IWO Sumenep Hidupkan Semangat Bung Karno, Ratusan Peserta Unjuk Bakat Puisi dan Pidato
Dugaan Penyimpangan DD Meddelan, GMNI Nilai Pengawasan DPMD Sumenep Lemah
Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin
SPPG Rumah Juang Garuda Emas Rubaru Disuspend BGN, Padahal Sempat Klaim Beroperasi Sesuai SOP
Yabhysa dan LKNU Perkuat Peran Kader Kesehatan Menuju Pamekasan Bebas TBC
SKK Migas dan KKKS Jabanusa Tebar Kepedulian Idul Adha 1447 H, Salurkan Kurban hingga Mudik Gratis Kepulauan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:57 WIB

Pertamax Naik, Pertalite Langka di Sumenep, Warga Antre Berjam-jam Demi BBM Subsidi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:32 WIB

ASN, Santri, dan Masyarakat se-Madura Bersatu Ramaikan Lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:29 WIB

Dugaan Penyimpangan DD Meddelan, GMNI Nilai Pengawasan DPMD Sumenep Lemah

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:47 WIB

Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin

Senin, 1 Juni 2026 - 21:14 WIB

SPPG Rumah Juang Garuda Emas Rubaru Disuspend BGN, Padahal Sempat Klaim Beroperasi Sesuai SOP

Berita Terbaru