Buka TMMD ke 106, Khofifah: TMMD Membangun Integrasi Bangsa dan Sosial

- Redaksi

Rabu, 2 Oktober 2019 - 19:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka TMMD ke 106 di Lapangan Kecamatan jabon, Sidoarjo, Rabu, 02/09/2019. (Fahri/ SJ Foto)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka TMMD ke 106 di Lapangan Kecamatan jabon, Sidoarjo, Rabu, 02/09/2019. (Fahri/ SJ Foto)

SIDOARJO, seputarjatim.com– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka secara resmi pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106, di Lapangan Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Rabu, 02/09/2019. Pembukaan tersebut sekaligus membuka pelaksanaan TMMD di empat kabupaten lain di Jawa Timur, yakni di Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Jombang, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Sidoarjo.

Dalam membuka pelaksanaan TMMD, mantan Menteri Sosial RI ini mengatakan, TMMD adalah bentuk menyatunya TNI dengan masyarakat dalam mewujudkan percepatan pembangunan, dan kesejahteraan rakyat di Jawa Timur. Bahkan menurut Khofifah kegiatan TMMD ini menjadi program yang komprehensif dalam membangun integrasi bangsa dan integrasi sosial.

“Ini akan sangat banyak membantu tidak hanya dalam melakukan percepatan penyejahteraan masyarakat, tapi juga bagaimana bela negara, bagaimana solidaritas sosial, dan bagaimana memahami kebhinnekaan. Semua menyatu dalam program TMMD,” kata Khofifah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlebih menurut Khofifah, program TMMD ini basisnya adalah desa yang memberikan kesempatan TNI turun langsung bersama masyarakat. Sehingga kontrol terhadap sampainya program masyarakat bisa dilakukan lebih dekat. Ia mengatakan bahwa dalam setiap pelaksanaan TMMD semua aspek bisa tercover. Tidak hanya pembangunan infrastruktur tapi juga apsek sosial dan penguatan nasionalisme.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Sidoarjo Saiful Ilah memberikan bantuan secara simbolis kepada warga. (Fahri/SJ foto)

 

“Ini sebetulnya sudah all in one. Kita harap setiap TMMD semua bisa dicover dalam integrated approach atau pendekatan yang terintegrasi,” katanya. Lebih dari itu gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini mengatakan bahwa TMMD bisa menjadi sarana yang baik dalam menguatkan persatuan bangsa.

Baca Juga :  DPRD Usulkan 3 Calon Pj Bupati Sampang, Sosok Inisial 'A' Disebut Bakal Dipilih Kemendagri

“Hari ini kita juga harus lebih sering membangun komunikasi dengan khalayak. Jangan sampai diberi kesempatan bagi siapapun yang berpotensi mengadu domba kita. Jangan diberi ruang. Jadi TMMD punya kesempatan besar untuk menguatkan integrasi bangsa,” tegasnya.

Selain mempercepat penyejahteraan masyarakat, TMMD nyatanya juga sukses membantu efisiensi anggaran pembangunan. Bahkan berdasarkan paparan Dansatgas TMMD 106 , berkat program TMMD, efisiensi beaya pembangunan di setiap titik sasaran TMMD 106 bisa mencapai lebih Rp 1 miliar.

Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Whisnoe Prasetia Budi mengatakan TMMD ini adalah wujud manunggalnya TNI dengan masyarakat. Sebab dalam melaksanaan program TMMD ini, TNI tinggal di rumah-rumah penduduk.

“TMMD ini menyentuh fisik dan non fisik. Jadi situasi yang kita hadapi sekarang ini salah satunya adalah bagaimana kita harus memperkuat integrasi bangsa. Dalam kegiatan ini kita ajak masyarakat untuk jangan sampai memberi ruang bagi siapa saja yang ingin mengadu domba kita,” kata Mayjend TNI Whisnoe PB.

Baca Juga :  Kapolri Luncurkan Lagu "Polri Presisi"

TNI Manunggal Membangun Desa ke 106 dilakukan di Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. Dalam TMMD ke 106 di Kecamatan Jabon ini terdapat enam sasaran fisik, dan dua saran fisik tambahan. Sasaran fisik pertama adalah kegiatan peningkatan jalan beton, dan pembangunan jembatan.

Selain itu pembangunan fisik juga dilakukan dengan pemasangan PJU di 30 titik, pembangunan plengsengan avur di Desa Kupang, pembangunan jalan paving, renovasi sekolah serta kegiatan merenovasi rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni dan menyediakan sarana sanitasi pemukiman warga.

Dalam kegiatan rehabilitasi sekolah, yang menjadi sasaran adalah SDN Kupang. Sekolah ini menjadi sasaran lantaran setiap hujan sekolah mengalami banjir, becek dan membuat siswa tidak nyaman dalam belajar.

Selain itu, juga ada sasaran non fisik sebanyak 16 titik. Di antaranya membantu masyarakat dalam pelatihan mengolahan sampah, memberikan bantuan alat pencacah sampah, bantuan motor pengangkut sampah, membantu penghijauan, pengobatan gratis dan bantuan alat fogging serta sepeda motor untuk da’i.

“TMMD adalah nilai-nilai budaya bangsa, nilai-nilai gotong-royong yang saat ini sudah makin memudar. Dalam kegiatan ini TNI tinggal di rumah-rumah penduduk. Ini sarana kita bagaimana untuk bisa lebih menyatu dengan masyarakat,” ucap Mayjend TNI Whisnoe PB. (fah/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar
Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar

Berita Terbaru