Dinsos P3A Sumenep Perluas Satgas PPA ke Desa, Strategi Progresif Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 20:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

RAPAT: Kepala Dinsos P3A Sumenep, R. Rahman Riadi, saat melaksanakan pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Foto Istimewa)

RAPAT: Kepala Dinsos P3A Sumenep, R. Rahman Riadi, saat melaksanakan pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak dengan menjadikan desa sebagai garda terdepan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) di tingkat desa. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus mempercepat penanganan kasus di masyarakat.

Dinsos P3A kini tidak lagi hanya mengandalkan pola penanganan yang bersifat reaktif, melainkan bertransformasi ke pendekatan preventif berbasis komunitas.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada tahun 2026, sebanyak tujuh desa tambahan ditargetkan membentuk Satgas PPA. Dengan demikian, total desa yang telah memiliki Satgas PPA mencapai 38 desa.

Kepala Dinsos P3A Sumenep, R. Rahman Riadi, menegaskan bahwa perluasan tersebut merupakan bagian dari strategi besar untuk menekan angka kekerasan sekaligus mempercepat respons penanganan di lapangan.

“Dinsos P3A ingin memastikan tidak ada lagi jarak antara korban dengan layanan perlindungan. Dengan Satgas PPA di desa, masyarakat memiliki akses langsung untuk melapor, mendapatkan pendampingan, dan perlindungan sejak awal,” ungkapnya, Rabu (15/04/2026).

Baca Juga :  SPPG Karangnangka Rubaru Raih Predikat Dapur Terbaik, Bukti Komitmen Jaga Kualitas MBG di Sumenep

Menurutnya, Satgas PPA bukan sekadar struktur tambahan, melainkan instrumen kerja yang dirancang aktif di tengah masyarakat. Mereka memiliki peran mulai dari penanganan kasus, pendampingan korban, hingga edukasi secara berkelanjutan.

Dalam implementasinya, Dinsos P3A menekankan pentingnya deteksi dini sebagai kunci utama. Satgas PPA didorong untuk peka terhadap dinamika sosial di lingkungannya, sehingga potensi kekerasan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi kasus serius.

“Selama ini banyak kasus terlambat ditangani karena minimnya akses dan keberanian melapor. Dengan kehadiran Satgas di desa, kami ingin memutus rantai itu sejak awal,” tegasnya.

Selain itu, Dinsos P3A juga memperkuat pembinaan terhadap Satgas PPA agar tetap berjalan efektif dan tidak sekadar formalitas. Monitoring dan pendampingan rutin dilakukan untuk memastikan setiap unit benar-benar bekerja dan memberikan dampak nyata.

Dengan langkah ini, Dinsos P3A Sumenep optimistis mampu membangun sistem perlindungan yang lebih kuat, merata, dan berkelanjutan.

“Desa kini tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek utama dalam menjaga keamanan serta masa depan perempuan dan anak,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Dituntut Pastikan Anggaran Tepat Sasaran
Sambut HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak ASN Jadi Pelopor Pengibaran Bendera Merah Putih
DKPP Sumenep Kawal Ketat Pembibitan Prancak 95 demi Jaga Mutu Tembakau Premium
Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting
DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif
Bupati Sumenep Ingatkan ASN: Jabatan Adalah Amanah, Layani Masyarakat dengan Integritas
Mangkir Dua Kali di Rapat KUA-PPAS, Sekda Sumenep Diguyur Mosi Tak Percaya Banggar DPRD
Bupati Sumenep Mulai Rotasi ASN Bertahap, Pejabat Baru Diuji Kinerja selama 6 Bulan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Dituntut Pastikan Anggaran Tepat Sasaran

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Sambut HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak ASN Jadi Pelopor Pengibaran Bendera Merah Putih

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:35 WIB

DKPP Sumenep Kawal Ketat Pembibitan Prancak 95 demi Jaga Mutu Tembakau Premium

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:29 WIB

Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:26 WIB

DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif

Berita Terbaru

BERBAHAYA: Sejumlah pengendara melintas di lokasi ambruknya tiang listrik di ruas jalan setelah Jembatan Manyar menuju kawasan JIIPE, Gresik (Dok. Seputar Jatim)

Jawa Timur

10 Tiang Listrik Ambruk di Gresik, GM PLN UID Jatim Pilih Diam

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:14 WIB