Direstui Kemendagri, Nasib Pilkades di Sumenep Tak Jelas

- Redaksi

Jumat, 24 September 2021 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tri Sutrisno Effendi, Ketua Center Of Law Studies. (Seputarjatim.com)

Foto: Tri Sutrisno Effendi, Ketua Center Of Law Studies. (Seputarjatim.com)

Sumenep,Seputarjatim.com,-Setelah sempat ditunda kurang lebih 2 bulan akibat diberlakukannya PPKM darurat, pemerintah Kabupaten Sumenep dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) didesak agar pelaksanaan pilkades bisa segera ditetapkan.

Desakan agar pilkades serentak di kabupaten Sumenep untuk segera ditetapkan bukan tanpa alasan, mengingat kabupaten ujung timur pulau Madura saat ini sudah memasuki PPKM level 1.

Tri Sutrisno Effendi, Ketua Center Of Law Studies saat ditemui media ini mengatakan, sampai saat ini tidak ada kepastian yang jelas dari pemerintah kabupaten Sumenep kapan pelaksanaan pilkades yang sempat ditunda itu akan digelar kembali.

“Saya selaku pemerhati hukum dan bagian yang tak terpisahkan dari warga masyarakat desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak, sangat paham terhadap proses kondisi dinamika yang cukup panas dan melelahkan apabila tidak mendapatkan kepastian seperti ini, apalagi kalau sampai diundur lagi” jelasnya. Jumat (24-9-2021)

Lanjut Trilaw sapaan akrab Tri Sutrisno Effendi menyebutkan, sudah ada beberapa kota/kabupaten di indonesia yang sudah menetapkan hari H pasca kabupaten tersebut angka kasus Covid–19 menurun dan level PPKMnya juga turun yang semula level 4 turun ke level 3 ataupun 2.

Baca Juga :  DBHCT Sumenep Rp.40,9 Miliar, Siapa diuntungkan?

“Pemerintah harus tegas dan segera menetapkan pelaksanaan Pilkades serentak, jangan digantung seperti ini, mengingat kita sudah berada di PPKM level 1 dan yang paling penting Mendagri sudah merestui Kabupaten Sumenep bisa melaksanakan pilkades, jadi nunggu apa lagi?,Sedangkan masyarakat dibawah sangat menunggu kapastian pelaksanaan tersebut,” Pungkasnya.

Sebelumnya, Moh. Ramli, Kadis PMD Sumenep saat ditemui ditempat kerjanya mengatakan, dari Kemendagri melalui surat tertulisnya merestui Kabupaten Sumenep untuk melaksanakan Pilkades serentak tahun 2021.

“Pada prinsipnya Kemendagri sudah merestui kita melaksanakan Pilkades Serentak pada tahun ini, kapan waktunya? Semua kewenangan itu ada di bapak Bupati untuk menentukan hari H nya,”jelasnya. Kamis (16-09-2021)

Namun ijin yang diberikan oleh Kemendagri dalam suratnya tersebut ada beberapa catatan yang harus dijalankan oleh Bupati, diantaranya Pilkades nya kalau mau dijalankan harus menerapkan protokol kesehatan, dari masa sekarang sampai pelaksanaan Bupati wajib mempertahankan level yang sudah ada.

Baca Juga :  Ngopi Bareng Mas Wawan Penuh Keakraban

“Level PPKM sangat menentukan, nantinya kalau sampai naik lagi ke level 4 walaupun sudah ditetapkan wajib dihentikan seketika itu juga, dan yang lebih penting lagi Bupati didorong untuk menciptakan herd imunity, apa alat ukurnya tidak ada lain salah satunya yakni vaksinasi,” Paparnya.

Lanjut mantan Kadinsos ini menjelaskan, sampai saat ini Bupati Sumenep belum menentukan kapan pelaksanaan Pilkades serentak ini akan digelar dengan beberapa pertimbangan, salah satunya masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi.

“Secara aturan Pilkades memang tidak ada aturan wajib vaksin, tapi bagaimana herd imunty bisa tercipta kalau tidak melakukan vaksin, artinya kita akan terus mendorong masyarakat secara sadar untuk melakukan vaksin,” Terangnya.

Terakhir ramli berharap, nantinya mulai dari penyelenggara sampai pemilih sudah selesai di vaksin semua,”bagaimana TPS bisa steril kalau penyeleggaranya tidak vaksin, jadi kita akan terus mendorong percepatan vaksinasi dan akan terus melakukan edukasi serta sosialisai agar masyarakat sadar akan pentingnya vaksin,”tutup Ramli.(Bambang)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sumenep Dukung Pilkada Tidak Langsung, Klaim Bisa Putus Rantai Politik Uang
SPPG Matlabul Ulum Jambu Gagal Jalankan Program Mulia, MBG Diisi Makanan Tak Layak Konsumsi
Akis Jazuli Nahkodai NasDem Sumenep 2025–2029, Pelantikan Berbalut Budaya Madura Tegaskan Komitmen Perubahan
Sinergitas Pengawasan Jadi Nafas Baru Bawaslu Sumenep
Fraksi PKB DPRD Sumenep Siap Suarakan Kepentingan Rakyat
Fraksi PKB DPRD Sumenep Hadir Harlah Ke 27: Perkuat Komitmen Dukung Rakyat
KPU Sumenep Gelar FGD, Hasil Evaluasi Pilkada 2024 Bakal Dibawa ke Provinsi hingga Pusat
KPU Sumenep Gelar FGD untuk Evaluasi Pilkada 2024
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 12:41 WIB

DPRD Sumenep Dukung Pilkada Tidak Langsung, Klaim Bisa Putus Rantai Politik Uang

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:32 WIB

SPPG Matlabul Ulum Jambu Gagal Jalankan Program Mulia, MBG Diisi Makanan Tak Layak Konsumsi

Senin, 17 November 2025 - 06:40 WIB

Akis Jazuli Nahkodai NasDem Sumenep 2025–2029, Pelantikan Berbalut Budaya Madura Tegaskan Komitmen Perubahan

Jumat, 26 September 2025 - 12:09 WIB

Sinergitas Pengawasan Jadi Nafas Baru Bawaslu Sumenep

Senin, 22 September 2025 - 07:30 WIB

Fraksi PKB DPRD Sumenep Siap Suarakan Kepentingan Rakyat

Berita Terbaru

Flyer capaian kinerja satu tahun kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

16 Penghargaan Diraih, Tahun Perdana Fauzi–Imam Penuh Prestasi

Sabtu, 21 Feb 2026 - 05:08 WIB

KOMUNIKASI: Pj Sekda Kabupaten Sumenep, Achmad Syahwan Effendi (dua dari kiri) bersama penceramah saat menggelar Pengajian Ramadan bersama ASN di Masjid Sumekar (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

Bangun Mental Spiritual ASN, Pemkab Sumenep Gelar Pengajian Ramadan

Jumat, 20 Feb 2026 - 21:37 WIB