Disdik Sumenep Terima Kucuran Dana Rp 6,4 M untuk Pendidikan Keagamaan

- Redaksi

Sabtu, 19 April 2025 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CERAH: Suasana Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

CERAH: Suasana Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menerima kucuran dana sebesar Rp6,4 miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pendidikan keagamaan, dengan menyasar ribuan santri dan ustaz di berbagai lembaga pendidikan Islam di wilayah Kota Keris.

Bantuan operasional ini akan dialokasikan kepada sejumlah lembaga pendidikan berbasis keagamaan, seperti Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Dasar Islam (SDI), Sekolah Menengah Pertama Islam (SMPI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), serta Pondok Pesantren Salafiyah (PPS).

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Disdik Sumenep, Lisa Bertha Soetedjo mengungkapkan, bahwa dana hibah tersebut merupakan bentuk komitmen Pemprov Jatim dalam mendukung pendidikan keagamaan di daerah.

Pengelolaan dana dilakukan oleh dua institusi, yakni Disdik Sumenep dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat.

Baca Juga :  DKUPP Sumenep Anggarkan Rp700 Juta untuk Revitalisasi 12 Kios di Pasar Anom

“Setiap tahun bantuan seperti ini memang dikucurkan oleh Pemprov sebagai wujud perhatian terhadap pendidikan agama. Kami berharap bantuan ini memberi dampak nyata bagi para santri dan tenaga pendidik,” ujarnya. Sabtu (19/4/2025).

Lanjut Bertha menjelaskan, penyaluran dana ditujukan kepada lembaga yang telah terdata sejak tahun 2024.

Di antaranya, MDT tingkat ula sebanyak 959 lembaga dengan total 25.365 santri dan 965 ustadz, serta MDT tingkat wustha sebanyak 249 lembaga dengan 6.248 santri dan 251 ustadz.

Selain itu, bantuan juga menyasar 41 SDI, 66 SMPI, 47 MI, 56 MTs, dan masing-masing 26 lembaga PPS tingkat ula dan wustha. Khusus untuk lembaga MI, MTs, dan PPS, bantuan hanya diberikan kepada ustadz yang mengajar.

Adapun skema bantuan yang diberikan yakni berupa dana tunai yang disalurkan langsung dalam satu tahap.

“Santri tingkat ula menerima Rp15.000 per bulan, santri tingkat wustha Rp25.000, sedangkan para ustadz mendapatkan bantuan sebesar Rp300.000 per bulan,” tutupnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik Gandeng Lembaga Amerika, Siap Luncurkan Kelas Internasional 2026
Poltera Sampang Gelar Raker 2026, Siapkan Lulusan Unggul dan Siap Bersaing di Dunia Industri
Langkah Kecil Berprestasi, Pocil SD Muhammadiyah GKB Gresik Raih Juara 1 Kapolres Cup
Debut Gemilang, Siswa SD Muhammadiyah GKB Gresik Raih Dua Juara di IISRO 2025
290 Lulusan Resmi Diwisuda, UNIBA Madura Mantapkan Diri sebagai Kampus yang Paling Progresif
UNIBA Madura Mantapkan Diri sebagai Kampus Pelopor Transformasi Digital Lewat Studium Generale Visioner
IWO dan UPI Sumenep Resmi Teken MoU: Perkuat Literasi Media dan Kompetensi Jurnalistik Kampus
Universitas PGRI Sumenep Gelar Wisuda Perdana, Tonggak Baru Pendidikan Tinggi di Madura

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:32 WIB

SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik Gandeng Lembaga Amerika, Siap Luncurkan Kelas Internasional 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:23 WIB

Poltera Sampang Gelar Raker 2026, Siapkan Lulusan Unggul dan Siap Bersaing di Dunia Industri

Sabtu, 10 Januari 2026 - 06:43 WIB

Langkah Kecil Berprestasi, Pocil SD Muhammadiyah GKB Gresik Raih Juara 1 Kapolres Cup

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:02 WIB

Debut Gemilang, Siswa SD Muhammadiyah GKB Gresik Raih Dua Juara di IISRO 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:34 WIB

290 Lulusan Resmi Diwisuda, UNIBA Madura Mantapkan Diri sebagai Kampus yang Paling Progresif

Berita Terbaru

ILUSTRASI : Kepala SPPG Saronggi memilih bungkam saat ada MBG  yang bau (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:20 WIB