NewsKesehatanPemerintahan

DKPP Sumenep Tuntaskan Vaksin PMK Tepat Di Moment HUT RI ke-77

405
×

DKPP Sumenep Tuntaskan Vaksin PMK Tepat Di Moment HUT RI ke-77

Sebarkan artikel ini
petugas paramedik didampingi anggota TNI melaksanakan vaksinasi di kecamatan arjasa dan sepudi
Foto:petugas paramedik didampingi anggota TNI melaksanakan vaksinasi di kecamatan arjasa dan sepudi

SUMENEP, seputarjatim.com–Tepat di moment HUT Republik Indonesia yang ke-77, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Sumenep kembali melaksanakan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) di dua tempat yakni di pulau kangean dan Sepudi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto menyatakan, sesuai dengan target di awal bahwa tepat ditanggal 17 Agustus 2022 vaksinasi ini selesai, setelah sebelumnya Kabupaten Sumenep mendapatkan tambahan 12 ribu dosis vaksin PMK dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Sasaran kita kali ini di pulau kangean dan Sepudi, hal tersebut dilakukan agar dua pulau tersebut tetap berada di zona hijau,” Jelasnya.

Lanjut Arif menjelaskan, meskipun target selesai dari pemprov masih tanggal 31 agustus 2022, pihaknya sengaja menargetkan untuk di kabupaten Sumenep selesai lebih awal meskipun di akuinya untuk keberadaan paramedik veterine tidak banyak.

“Alhamdulilah dari target vaksinasi PMK yang harus terselesaikan pada tanggal 31-8-2022, kami sudah menyelesaikannya sebelum itu dan dari sekian sapi yang divaksin alhamdulillah hasilnya bagus,” ujar Arif.

Baca Juga :  Peduli Nasib Petani Terdampak Banjir, DKPP Sumenep Siapkan AUTP

Masih kata Arif, dalam pelaksanaan vaksinasi PMK ini, selain petugas dari paramedik veterine pihaknya juga dibantu oleh TNI yang sudah terlatih untuk melakukan vaksinator dan sudah mendapat surat tugas dari Kadisnak Provinsi Jawa Timur.

“Kita insya Allah dalam melakukan vaksinasi sudah sesuai SOP, karena tim vaksinator kita baik dari paramedik maupun teman-teman dari TNI sudah memiliki surat tugas untuk melaksanakan vaksinasi,” Paparnya.

Vaksinasi pada hewan ternak yang sudah berjalan, kata Arif diakuinya sangat efektif dalam upaya pencegahan PMK. Hal itu terbukti bahwa ternak yang sudah divaksin tetap sehat walaupun di sekitarnya ada yang terjangkit PMK.

“Pengaruh vaksin cukup bagus, kekebalan antibodi pada hewan ternak akan terbentuk dua minggu setelah vaksin. Jadi kalau ada serangan virus PMK dari tetangga belum ada dua minggu setelah vaksin kemungkinan masih bisa terserang, tapi kalau sudah dosis selanjutnya insha Allah sudah aman,” Pungkasnya.

Baca Juga :  BIDAN KITA : Dewi Herlina, Menjadi Bidan itu Harus Enjoy

Ditempat terpisah, drh. Zulfa selaku kabid Keswan mengatakan, sesuai instruksi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, tepat di moment HUT Republik Indonesia yang ke-77 pihaknya melaksanakan percepatan vaksinasi untuk mengejar target 12 ribu ekor sapi selesai di vaksin.

“Kemaren kita melaksanakan percepatan vaksinasi di kangean dan Sepudi, untuk di kangean total sebanyak 562 vaksin dengan rincian sapi jantan sebanyak 227 ekor, betina 193, sedangkan untuk kerbau jantan 92 dan betina 50,” Jelasnya.

Sedangkan untuk di pulau Sepudi, pihaknya melaksanakan vaksinasi sebanyak 1.563 di kecamatan gayam dan 1.087 di kecamatan Nonggunong.

“Alhamdulilah pemberian vaksin untuk hewan ternak sapi dan kerbau berjalan lancar tanpa ada kendala,” Pungkasnya. (Bam)

Tinggalkan Balasan