DPRD Terima Nota Keuangan APBD 2026 dari Bupati Sumenep

- Redaksi

Senin, 6 Oktober 2025 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOKUS: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memberikan sambutan pada penyerahan Nota Keuangan APBD 2026 kepada DPRD di ruang rapat paripurna (SandiGT - Seputar Jatim) 

FOKUS: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memberikan sambutan pada penyerahan Nota Keuangan APBD 2026 kepada DPRD di ruang rapat paripurna (SandiGT - Seputar Jatim) 

SUMENEP, Seputar Jatim – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, resmi menerima Nota Keuangan atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Penyampaian nota keuangan disampaikan langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam rapat paripurna yang dihadiri pimpinan dewan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Wakil Ketua DPRD Sumenep, Indra Wahyudi mengatakan, bahwa dewan akan melakukan pembahasan secara mendalam dan transparan agar arah anggaran benar-benar sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“DPRD akan mencermati setiap pos anggaran agar benar-benar selaras dengan kepentingan publik dan arah pembangunan daerah,” ujarnya, Senin (6/10/2025).

Agenda selanjutnya, lanjut dia, DPRD akan membentuk panitia khusus (Pansus) dan Badan Anggaran (Banggar) untuk menelaah setiap aspek dari rancangan tersebut sebelum disahkan menjadi Peraturan Daerah tentang APBD 2026.

Baca Juga :  Volume Sampah di Sumenep Capai 39 Ribu Ton, DLH Terus Siapkan Langkah Strategis

“Kami ingin APBD 2026 benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar formalitas anggaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo dalam sambutannya menyatakan, bahwa penyusunan APBD 2026 berpedoman pada RPJMD 2021–2026 dan RKPD 2026, dengan tema besar’ Memantapkan Stabilisasi Kemandirian dan Daya Saing SDM, Ekonomi Daerah serta Menguatkan Kesejahteraan Masyarakat yang Adil dan Merata’.

Menurutnya, rancangan APBD tahun depan dirancang berdasarkan kebutuhan nyata dan kapasitas fiskal riil daerah, dengan sasaran terukur di setiap perangkat daerah.

“Rancangan APBD 2026 disusun berdasarkan kebutuhan dan kapasitas riil daerah dengan sasaran yang terukur di masing-masing perangkat daerah,” papar politisi PDIP itu.

Dalam nota keuangan tersebut, total pendapatan daerah tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp2,033 triliun. Rinciannya:

  • Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp334,3 miliar
  • Pendapatan Transfer: Rp1,688 triliun
  • Lain-lain Pendapatan yang Sah: Rp10,75 miliar
  • Sementara belanja daerah direncanakan mencapai Rp2,217 triliun, dengan komposisi:
  • Belanja Operasi: Rp1,594 triliun
  • Belanja Modal: Rp73,85 miliar
  • Belanja Tidak Terduga: Rp5 miliar
  • Belanja Transfer: Rp544,49 miliar

Dengan demikian, Fauzi menyampaikan, terdapat defisit sebesar Rp184,21 miliar yang akan ditutup melalui pembiayaan netto dalam jumlah yang sama, sehingga APBD 2026 tetap berada dalam posisi anggaran berimbang.

Ia menambahkan, pembahasan antara DPRD dan Pemerintah Daerah nantinya akan difokuskan pada efisiensi belanja, peningkatan PAD, serta pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan.

Dalam paparannya, Bupati Fauzi turut menyampaikan optimisme terhadap kinerja ekonomi Sumenep yang terus menunjukkan tren positif.

“Pada kuartal I tahun 2025, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumenep tumbuh 6,46 persen, sementara tingkat inflasi Agustus 2025 terkendali di angka 2,69 persen,” tukasnya.

Baca Juga :  Polda Jatim Tetapkan Tersangka Kasus SHM, Eks Kades Gersik Putih Ikut Terjerat

Pemerintah daerah pun optimistis pertumbuhan tersebut akan berlanjut pada 2026, seiring fokus pembangunan pada sektor unggulan seperti perikanan, pariwisata, UMKM, dan infrastruktur konektivitas kepulauan. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG Saronggi Tuai Protes, Ayam MBG Diduga Busuk
Satlantas Polres Sumenep Bekali Sopir Ambulans Safety Driving, Dukung Operasi Keselamatan Semeru 2026
Anggaran Pusat Dipangkas, DPRD Sumenep Minta Desa Perkuat Kemandirian Fiskal
Ratusan Peserta Hadiri Sosialisasi Empat Pilar, Generasi Muda Diminta Bijak Bermedia
Penguatan Empat Pilar Kebangsaan, Said Abdullah Ajak Perempuan Jadi Agen Persatuan
SPPG Pakamban Laok 2 Kembali Dikeluhkan, Yayasan Janji Evaluasi Dapur, Guru Sebut Perbaikan MBG Hanya ‘Saat Viral’
Bapenda Sumenep Terapkan Monitoring Transaksi, Strategi Baru Dongkrak PAD Tanpa Naikkan Tarif Pajak
Proyek Gedung Bawang Rp1 Miliar, Perencanaan DKPP Sumenep Tuai Kritik

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:52 WIB

SPPG Saronggi Tuai Protes, Ayam MBG Diduga Busuk

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:22 WIB

Satlantas Polres Sumenep Bekali Sopir Ambulans Safety Driving, Dukung Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:08 WIB

Anggaran Pusat Dipangkas, DPRD Sumenep Minta Desa Perkuat Kemandirian Fiskal

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:02 WIB

Ratusan Peserta Hadiri Sosialisasi Empat Pilar, Generasi Muda Diminta Bijak Bermedia

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:21 WIB

Penguatan Empat Pilar Kebangsaan, Said Abdullah Ajak Perempuan Jadi Agen Persatuan

Berita Terbaru

MAKANAN: MBG yang diberikan SPPG Saronggi diduga busuk (Foto Istimewa)

Peristiwa

SPPG Saronggi Tuai Protes, Ayam MBG Diduga Busuk

Kamis, 12 Feb 2026 - 13:52 WIB