Dukung Transformasi Kesehatan Nasional, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Terapkan Platform SATUSEHAT

- Redaksi

Selasa, 8 Juli 2025 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERCADAR: Seksi Informasi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erfin Sukayati, saat ditemui di Ruang Poli Terpadu (Doc. Seputar Jatim)

BERCADAR: Seksi Informasi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erfin Sukayati, saat ditemui di Ruang Poli Terpadu (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi menerapkan platform ‘SATUSEHAT’ untuk integrasi rekam medis elektronik (RME) pasien.

Hal ini dilakukan, untuk mempermudah pasien dalam mengakses layanan kesehatan di rumah sakit plat merah ini.

Kasi Informasi RSUD dr. H. Moh. Anwar, Erfin Sukayati mengatakan, bahwa sistem ini menjadi langkah nyata menuju digitalisasi layanan kesehatan dan mendukung transformasi kesehatan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan SATUSEHAT, rekam medis pasien akan terintegrasi secara nasional, sehingga data riwayat kesehatan tetap tercatat rapi meskipun pasien berobat ke mana saja,” katanya, Selasa (8/7/2025).

Baca Juga :  Kehadiran PR Madu Wangi di Sumenep Jadi Angin Segar Bagi Warga Lenteng Barat

Dengan sistem ini, kata dia, pasien tidak perlu khawatir kehilangan catatan medis, karena seluruh riwayat kesehatan dapat diakses oleh fasyankes yang sudah terhubung dengan SATUSEHAT hanya dengan menggunakan NIK.

“Misalnya warga Sumenep mau berobat ke Surabaya atau Jakarta, cukup menunjukkan NIK, dan tenaga kesehatan sudah bisa melihat riwayat penyakitnya,” jelasnya.

Menurutnya, bahwa transformasi ini juga mendukung pilar keenam transformasi sistem kesehatan Kementerian Kesehatan RI, yaitu transformasi teknologi kesehatan, sekaligus mendorong terwujudnya satu data kesehatan nasional yang terintegrasi dan akurat.

“Kemenkes juga berharap, dengan sistem ini dapat mempermudah kolaborasi antar fasyankes, meningkatkan efisiensi, serta memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan tepat,” bebernya.

Ia pun mengaku SATUSEHAT menjadi bagian dari langkah besar pemerintah dalam menciptakan sistem kesehatan yang lebih baik dan modern, termasuk transformasi layanan primer, layanan rujukan, ketahanan kesehatan, pembiayaan kesehatan, dan SDM kesehatan.

“Dengan SATUSEHAT, pasien tidak hanya lebih mudah berobat, tapi juga akan mendapatkan pelayanan yang lebih terukur, tepat sasaran, dan efisien,” imbuhnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadapi Musim Pancaroba, Dinkes P2KB Sumenep Gencar Lakukan Edukasi Cegah DBD
5 Inovasi Unggulan RSUD Moh Anwar Sumenep, Hadirkan Layanan Berkualitas dan Modern kepada Masyarakat
Tak Perlu ke Surabaya, RSUD Moh Anwar Sumenep Sediakan Layanan Subspesialis Bedah Digestif dan Spesialis Urologi 
Dinkes P2KB Sumenep Siapkan Generasi Emas Bebas Stunting Melalui Program GENTING
Hasil SuKMa-e Jatim RSUD Moh Anwar Sumenep Raih AKM 90,20 Persen, Layak Jadi RS Rujukan Utama di Madura
RSUD Moh Anwar Sumenep Resmi Buka Layanan Bedah Digestif, Ini Jadwalnya
RSUD Moh. Anwar Resmi Buka Layanan Spesialis Urologi, Warga Sumenep Bisa Berobat Tanpa Harus Keluar Daerah
Selain Siapkan Ruang Isolasi Khusus Campak, Dirut RSUD Moh Anwar Sumenep Ingatkan Masyarakat Peduli Imunisasi

Berita Terkait

Kamis, 20 November 2025 - 11:32 WIB

Hadapi Musim Pancaroba, Dinkes P2KB Sumenep Gencar Lakukan Edukasi Cegah DBD

Jumat, 17 Oktober 2025 - 09:59 WIB

5 Inovasi Unggulan RSUD Moh Anwar Sumenep, Hadirkan Layanan Berkualitas dan Modern kepada Masyarakat

Jumat, 17 Oktober 2025 - 09:34 WIB

Tak Perlu ke Surabaya, RSUD Moh Anwar Sumenep Sediakan Layanan Subspesialis Bedah Digestif dan Spesialis Urologi 

Jumat, 17 Oktober 2025 - 05:42 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Siapkan Generasi Emas Bebas Stunting Melalui Program GENTING

Selasa, 14 Oktober 2025 - 01:43 WIB

Hasil SuKMa-e Jatim RSUD Moh Anwar Sumenep Raih AKM 90,20 Persen, Layak Jadi RS Rujukan Utama di Madura

Berita Terbaru