Home / Tak Berkategori

Empat Hari Di pulau, Anggaran Safari Bupati Fauzi Mencapai 1 Milyard

- Redaksi

Sabtu, 4 Juni 2022 - 14:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Apel Pemberangkatan Safari kepulauan bupati Sumenep 2022.

Foto: Apel Pemberangkatan Safari kepulauan bupati Sumenep 2022.

SUMENEP, seputarjatim.com–Safari kepulauan yang dikemas kunjungan kerja (Kunker) Bupati Sumenep Achmad Fauzi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat memakan anggaran cukup fantastis, yakni hingga capai sekitar Rp1 Miliar untuk sewa kapal dan makan minum (Mamin).

Diketahui dalam safari Bupati Sumenep tersebut ada lima titik lokasi yang akan dikunjungi fauzi, Mulai Kecamatan Sapeken, Kangayan, Arjasa dan Raas yang dimulai dari tanggal 2-6 Juni 2022.

Safari Bupati Sumenep dari politisi PDI-Perjuangan ini berangkat pada Kamis sore (2/6) dan dijadwalkan pulang tiba di Pelabuhan Kalianget daratan Senin (6/6) sekitar pukul 04.00 WIB menggunakan armada kapal DBS III milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat sebagai pemenang tender hasil lelang belanja jasa operator kapal pagu Rp.633.000.000 dengan harga negosiasi Rp.608.000.000.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maklum saja kendati BUMD PT Sumekar yang sempat dinilai koleb karena tidak mampu bayar gaji karyawan muncul sebagai pemenang tender bernomenklatur belanja jasa operator dengan leading sektor Sekretariat Daerah Bagian Pembangunan Sub. Kegiatan Pengendalian dan Evaluasi Program Pembangunan Pemkab Sumenep sebab peserta tender yang lain tidak melakukan penawaran.

Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Joko Satrio, melalui Imam Anshori selaku Koordinator Subbagian Pengendalian dan Evaluasi Program mengaku dalam safari Bupati Sumenep ini menyiapkan anggaran dari berangkat sampai pulang.

Baca Juga :  Pemkab Sidak Tambang Fosfat di Kecamatan Lenteng, Pekerja dan Alat Berat "Lenyap"

Rinciannya, sekitar 600 juta lebih khusus kapal dan 300 jutanya untuk yang didalamnya ada makan dan minum (Mamin). Jadi dapat dikatakan, dalam kegiatan safari Bupati Sumenep para penjamu dari kelima titik lokasi kecamatan yang akan disinggahi itu tidak dibebani anggaran apapun.

“Menyiapkan anggaran ini (Safari Bupati Sumenep bersama rombongan, red) dari berangkat sampai pulang. Ada Mamin, sekitar 300 jutaan,” terangnya saat ditemui sejumlah awak media, (2/6).

Imam menyebutkan, safari kegiatan kunker Bupati Sumenep yang dilakukan saat ini dengan anggaran yang fantastis itu merupakan momen kunker Bupati Achmad Fauzi yang perdana dalam skala besar pasca pandemi COVID-19.

“Kegiatan (Safari Bupati ini, red) untuk mengetahui kondisi rakyat kepulauan baik pembangunan dan kultur yang ada di kepulauan yang kedua serap aspirasi dari masyarakat kepulauan. Dan ini momen pak Bupati untuk safari ke Kepulauan yang pertama kalinya dalam skala besar,” Pungkasnya.

Kunjungan kerja yang dikemas dengan nama Safari Kepulauan yang dilakukan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi bersama Forkopimda beserta Kepala OPD, menuai sorotan sejumlah kalangan karena dinilai hanya menghambur-hamburkan uang negara. Seperti Tokoh Masyarakat Sumenep, Asiz Salim Sabibi, menilai bahwa agenda Safari Kepulauan itu tidak efektif. Sehingga, lebih kepada buang-buang anggaran daripada menuntaskan misinya membangun kepulauan.

“Kan baru tahun kemarin, kunjungan ke kepulauan dengan menggunakan pesawat. Kok, sekarang masih Kunker lagi dengan melakukan Safari Kepulauan, yang menghabiskan ratusan juta bahkan hampir Rp 1 miliar. Dan itu, dilakukan selama 4 hari atau 2 hinga 6 Mei 2022). Kenapa anggaran itu tidak digunakan untuk membangun infrastruktur kepulauan? Atau, untuk membantu kesulitan ekonomi masyarakat. Kok malah dibuat jalan-jalan dengan membawa rombongan yang besar,” terangnya.

Baca Juga :  Bani Insan Peduli Bagi-bagi Zakat Mal kepada Masyarakat Kecil di Sumenep

Menurutnya, bupati bisa saja melakukan Inspeksi Mendadak (sidak), kunjungan dan lain-lain ke pulau dengan enam kecamatan yakni Sapeken, Paliat, Ra’as, dan Goa-goa, dengan membawa segelintir orang saja. Cukup naik pesawat, kan tidak makan anggaran besar. Ini lebih efektif dari pada bawa rombongan besar, yang nota bene makan anggaran besar juga.

Pertimbangannya, lanjut Asiz, kalau datang ke kepulauan dengan ditemani segelintir orang, ini lebih efektif. Sebab, tidak butuh akomodasi logistik dan sewa kapal segala untuk berangkat ke kepulauan. Kalau bisa efisien anggaran dan efektif kinerjanya, kenapa harus boros.

“Coba akomodasinya berapa untuk kebutuhan makan minum (Mamin) dan lain-lain. Informasinya, untuk akomodasi saja mencapai sekitar Rp 300 jutaan. Sedangkan kebutuhan sewa kapal mencapai sekitar Rp 630 jutaan. Artinya, sekali datang ke kepulauan, sudah hampir Rp 1 miliar, yang terbuang. Bagaimana kalau setiap tahun agenda besar Safari Kepulauan, digelar? Berapa anggaran yang dihabiskan?” sindirnya.(Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma
Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM
Jadi Kado Istimewa Hari Jadi ke 757, Pemkab Sumenep Borong 6 Penghargaan Wilwatikta Awards 2026
Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Dinkes P2KB Sumenep Sisir Pengelolaan Keuangan Puskesmas
PTC Bersama JSC Sukses Tuntaskan Pelatihan BTCLS, Cetak Perawat Unggul dan Kompeten di Pamekasan
Usai Apel, ASN Sumenep Diajak Biasakan Hidup Sehat, Sekda: Jangan Hanya Disiplin Bekerja!
Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027
Turnamen Voli Pantai 2026 Resmi Dibuka, Bupati Sumenep Dorong Prestasi Atlet dan Dongkrak Wisata Slopeng

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:58 WIB

Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma

Kamis, 5 November 2026 - 10:31 WIB

Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM

Rabu, 4 November 2026 - 12:47 WIB

Jadi Kado Istimewa Hari Jadi ke 757, Pemkab Sumenep Borong 6 Penghargaan Wilwatikta Awards 2026

Selasa, 3 November 2026 - 13:23 WIB

Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Dinkes P2KB Sumenep Sisir Pengelolaan Keuangan Puskesmas

Senin, 2 November 2026 - 16:22 WIB

PTC Bersama JSC Sukses Tuntaskan Pelatihan BTCLS, Cetak Perawat Unggul dan Kompeten di Pamekasan

Berita Terbaru

ILUSTRASI: H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma, keduanya merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumenep (Foto Istimewa)

Opini Publik

Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:58 WIB