Home / Tak Berkategori

Gubernur Khofifah: Perantau Jatim Sebaiknya Tinggal Di Jatim Dulu Sampai Selesai Observasi Dan Dinyatakan Sehat

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2020 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. (Fahmi/SJ Foto/dok)

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. (Fahmi/SJ Foto/dok)

SURABAYA, seputarjatim.com- Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat Jatim agar tidak kembali masuk ke Jakarta sementara waktu untuk mencari nafkah. Sebagaimana diketahui bahwa kasus positif COVID-19 di Ibu Kota paling tinggi. Sebaiknya seleseikan observasi dan sudah dinyatakan sehat.

“Yang kemarin sempat mudik ke berbagai daerah di Jatim, jangan dulu kembali ke Jakarta. Seleseikan observasi dan sampai dinyatakan sehat dengan menunjukkan hasil rapid tes dan PCR tes . Sebaiknya tunggu situasi berangsur normal,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Selasa (26/5).

Khofifah mengatakan, himbauan ini sesuai dengan apa yang diinstruksikan pemerintah pusat agar tidak menimbulkan persoalan baru di ibukota akibat munculnya klaster baru atau gelombang baru.

Baca Juga :  HUT Bhayangkara ke-74, Kapolda Jatim: Penegakan Hukum Agar Lebih Humanis dan Proaktif

“Episentrum penyebaran Covid-19 ada di Jakarta, jangan sampai terjadi ledakan pasien positif Covid-19 lagi. Mohon untuk bersabar dan tidak gegabah,” tuturnya.

“DKI Jakarta juga tengah PSBB, dan telah diperpanjang hingga tanggal 4 Juni 2020 mendatang. Kecuali mendesak dan memang urusan dinas, dipersilahkan. Meski demikian semua protokol kesehatan tetap wajib dipenuhi,” tambah Khofifah.

Menurut Khofifah, rezeki tidak hanya ada di Jakarta. Di kampung sekalipun, rezeki, nafkah, dan penghasilan tetap dapat diperoleh.

Terlebih saat ini jumlah e-commerce pun semakin banyak dan tentunya membuka banyak peluang usaha dengan pasar yang jauh lebih luas.

Baca Juga :  Ibu Rumah Tangga Ditangkap Nyabu Bareng Teman Prianya

“Pasca munculnya Covid-19, gelombang transformasi bisnis ke ranah daring atau online semakin cepat. Saya yakin jika kita bisa beradaptasi dengan cepat, maka peluang pun semakin besar,” imbuhnya.

“Terkait modal, saat ini banyak peluang usaha dengan menjadi reseller atau drop shipper tanpa butuh modal besar,” lanjut Khofifah.

Sementara itu, Pasien positif Covid-19 di Jawa Timur hingga Selasa sore (26/5/2020) mencapai 3875 orang, 506 dinyatakan sembuh. Sedangkan Total pasien meninggal sebanyak 303 orang. Tentu semua pihak harus waspada dan terus menjaga agar penyebaran covid – 19 makin turun dan ahirnya berhenti. (mi/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Desa Meddelan Melebar, Camat Lenteng Didesak Tak Tutup Mata
Gerimis Tak Surutkan Semangat, Ratusan Peserta Meriahkan JJS SMSI Sumenep di Momentum HPN 2026
MBG Diduga Berbau Viral, Kepala SPPG Lebeng Timur Belum Buka Suara
Eliminasi Bursa Sekda Sumenep, Dua Figur Menguat sebagai Kandidat Paling Diperhitungkan
Bantuan Stimulan Rumah Mengalir, Pemkab Sumenep Percepat Pemulihan Korban Bencana di Bluto
Siapa Pewaris Kursi Sekda Sumenep? Empat Kandidat Dinilai Paling Potensial
Bencana Terjang 3 Kecamatan, Pemkab Sumenep Percepat Validasi Data Kerusakan Rumah
HUT ke 3, KanalNews.id Gelar JJS Bersama Bupati Sumenep di Wisata Sombher Rajeh

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:23 WIB

Polemik Desa Meddelan Melebar, Camat Lenteng Didesak Tak Tutup Mata

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:20 WIB

Gerimis Tak Surutkan Semangat, Ratusan Peserta Meriahkan JJS SMSI Sumenep di Momentum HPN 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:24 WIB

MBG Diduga Berbau Viral, Kepala SPPG Lebeng Timur Belum Buka Suara

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:46 WIB

Eliminasi Bursa Sekda Sumenep, Dua Figur Menguat sebagai Kandidat Paling Diperhitungkan

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:55 WIB

Bantuan Stimulan Rumah Mengalir, Pemkab Sumenep Percepat Pemulihan Korban Bencana di Bluto

Berita Terbaru