Kakatua Jambul Kuning Mini, Daya Tarik Pulau Masakambing

- Redaksi

Rabu, 18 Maret 2020 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Sumenep bekerjasama dengan BKSDA Jatim terus mengupayakan kelestarian burung Kakatua Jambul Kuning Mini. (Didik/ SJ Foto)

Pemkab Sumenep bekerjasama dengan BKSDA Jatim terus mengupayakan kelestarian burung Kakatua Jambul Kuning Mini. (Didik/ SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com- Berada di Pulau terjauh, membuat eksotika hewan paruh bengkok ini tak banyak diketahui masyarakat luas. Keberadaan hewan yang berada di Pulau Masakambing ini digadang-gadang menjadi satu-satunya di dunia. Ya, Kakatua jambul Kuning Mini atau yang dalam bahasa latinnya disebut Cacatua Sulphures Abbotti menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Walau harus menempuh perjalanan jauh, rasa letih wisatawan akan tergantikan dengan eksotika berlibur di pulau yang menjadi habitat alami kakatua jambul kuning mini.

Daeng Usman, petugas BKSDA Jatim mengatakan, peningkatan pengunjung ke Pulau Masalambing mulai terlihat sejak akhir tahun 2018. Para wisatawan umumnya berangkat dari pelabuhan di Surabaya menggunakan kapal sewa. Namun beberapa ada yang melalui jalur panjang, yakni berlayar dari Pelabuhan Kalianget ke Pulau Masalembu, dan selanjutnya menyewa perahu nelayan untuk menuju ke Pulau Masakambing.

Baca Juga :  Pameran Pendidikan Trenggalek: Ajak Siswa SMA Sederajat Tentukan Masa Depan

“Biasanya rombongan turis lengkap dengan guide nya. Para peneliti juga sering. Tapi wisawatan lokal juga banyak. Soalnya burung kakatua jambul kuning mini ini kan langka. Gak di sembarang tempat adanya,” terang Daeng Usman, saat dihubungi, Rabu, 18/03/2020.

Saat ini menurut Usman, warga di Pulau Masakambing juga telah menangkap peluang berkembangnya potensi dan perekonomian desa. “Saat wisatawan datang kesini, mereka bisa menginap di rumah warga. Makan dan minum mereka juga beli dari toko-toko disini. Jadi lumayan bisa menambah pendapatan warga pulau,” imbuhnya.

Di Pulau Masakambing, saat ini terdapat 20 pasang kakatua jambul kuning mini yang tinggal di lubang-lubang pohon. Setiap harinya Kakatua langka ini hidup berdampingan dengan masyarakat. Bila dulunya hewan tersebut dipandang sebagai hama, lambat laun warga mulai sadar dan ikut mencegah kepunahan Kakatua Jambul Kuning Mini.

Baca Juga :  Menegangkan, Tim SAR Gabungan Evakuasi 13 Pendaki Gunung Raung

“Kami biarkan sekarang. Hewan itu mau tinggal di pohon ini, atau pindah ke pohon lain tak masalah. Kasihan kalau diusik. Biar mereka berkembang biak. Justru akan memberi dampak positif ke Pulau kami,” terang Amir, salah seorang warga.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menurut Amir juga telah mengupayakan jaringan listrik di Pulau Masakambing. Hal ini, menurut Amir sangat membantu mempercepat promosi keunggulan wisata Pulau Masakambing.

“Bayangkan kalau tidak ada listrik. Tentu wisatawan tidak akan tinggal lama disini,” pungkasnya. (mg3/red)

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Sampah! Pantai Slopeng Sumenep Terancam Ditinggal Wisatawan
Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi
Festival Ketupat Sumenep 2026 Siap Digelar di Pantai Lombang
Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia
Disbudporapar Sumenep Minta Pemdes Segera Bentuk Pokdarwis Pantai Galung 
Dibangun dari Teknologi Ramah Lingkungan, Pantai Galung Jadi Destinasi Wisata Baru di Sumenep
Disbudporapar Sumenep Targetkan 1,7 Juta Kunjungan Wisatawan di 2025
Demi Jaga Estetika, DLH Sumenep Bakal Percantik Taman Tajamara

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 11:25 WIB

Darurat Sampah! Pantai Slopeng Sumenep Terancam Ditinggal Wisatawan

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:58 WIB

Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:12 WIB

Festival Ketupat Sumenep 2026 Siap Digelar di Pantai Lombang

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:13 WIB

Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia

Kamis, 18 September 2025 - 11:42 WIB

Disbudporapar Sumenep Minta Pemdes Segera Bentuk Pokdarwis Pantai Galung 

Berita Terbaru