Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERKOORDINASI: Owner PR Makayasa, Supriyadi saat menggelar halal bihalal bersama puluhan media di Ayoka Cafe Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

BERKOORDINASI: Owner PR Makayasa, Supriyadi saat menggelar halal bihalal bersama puluhan media di Ayoka Cafe Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Lonjakan permintaan pasar terhadap produk rokok Makayasa mendorong perusahaan tersebut mempercepat ekspansi produksi sekaligus menyiapkan rekrutmen tenaga kerja dalam jumlah besar.

Hal itu disampaikan pendiri PR Makayasa, Supriyadi, dalam kegiatan halalbihalal bersama insan media di Ayoka Cafe, Sumenep.

Pria yang akrab disapa Haji Adi itu mengungkapkan, peningkatan permintaan terjadi secara konsisten dalam beberapa bulan terakhir, seiring meluasnya jangkauan pasar perusahaan.

“Dalam beberapa bulan terakhir, kami mencatat adanya peningkatan permintaan yang cukup signifikan dan berlangsung secara konsisten. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar merespons positif produk kami, namun di sisi lain juga menuntut kesiapan perusahaan dalam menjaga kesinambungan produksi,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga :  Dari Kantor ke Rumah Dinas Naik Becak, Bupati Sumenep Pimpin Gerakan Hemat BBM

Menurutnya, kondisi tersebut bukan hanya peluang bisnis, tetapi juga tantangan dalam menjaga stabilitas produksi dan distribusi.

“Ketika permintaan meningkat, tantangan utama kami adalah memastikan kapasitas produksi mampu mengimbanginya tanpa mengurangi kualitas. Karena itu, langkah percepatan ekspansi menjadi sesuatu yang tidak bisa ditunda,” katanya.

Sebagai bagian dari strategi ekspansi, Makayasa memperluas pemasaran ke wilayah Tapal Kuda, meliputi Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, dan Jember. Ia menyebut capaian di kawasan tersebut bahkan melampaui target awal perusahaan.

“Ekspansi ke wilayah Tapal Kuda menunjukkan progres yang sangat positif. Bahkan, dalam beberapa aspek, capaian di lapangan melampaui proyeksi awal yang telah kami susun,” ungkapnya.

Saat ini, proses ekspansi disebut telah memasuki tahap akhir dan tinggal menunggu penyelesaian teknis sebelum beroperasi penuh.

“Secara umum, tahapan ekspansi sudah hampir selesai. Saat ini kami hanya fokus pada penyempurnaan teknis agar operasional di wilayah baru dapat berjalan maksimal sejak awal,” jelasnya.

Untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi, Makayasa menargetkan penambahan sekitar 6.000 tenaga kerja profesional.

Baca Juga :  109 Klub Tumpah Ruah, Piala Bupati Sumenep 2026 Jadi Panggung Kebangkitan Voli Daerah

“Kebutuhan tenaga kerja menjadi sangat penting dalam fase ini. Kami menargetkan rekrutmen sekitar 6.000 tenaga profesional agar proses produksi dan distribusi dapat berjalan stabil, efektif, dan sesuai standar yang telah kami tetapkan,” tegasnya.

Selain itu, perusahaan juga tengah menyiapkan operasional pabrik baru di Kecamatan Lenteng. Fasilitas tersebut kini berada pada tahap akhir dan diproyeksikan mulai beroperasi dalam waktu dekat.

“Pembangunan pabrik di Lenteng saat ini sudah memasuki tahap finalisasi. Jika tidak ada kendala, kami perkirakan dalam satu hingga dua bulan ke depan sudah bisa mulai beroperasi dan langsung mendukung peningkatan kapasitas produksi,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Haji Adi menekankan pentingnya peran media sebagai mitra strategis, khususnya dalam penyebaran informasi rekrutmen tenaga kerja.

“Kami memandang media sebagai mitra strategis. Dalam proses rekrutmen nanti, kami berharap dukungan media untuk membantu menyampaikan informasi secara luas, sehingga masyarakat yang memiliki kompetensi dapat mengakses peluang tersebut dengan lebih cepat dan tepat,” ujarnya.

Di sisi lain, Makayasa juga menyiapkan sejumlah program sosial sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan, seperti bantuan bagi fakir miskin dan anak yatim, serta pembangunan lembaga pendidikan dan pesantren.

“Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan perusahaan berjalan seiring dengan kontribusi sosial. Program bantuan kepada fakir miskin dan anak yatim, serta pembangunan fasilitas pendidikan, menjadi bagian dari komitmen kami untuk memberikan manfaat yang lebih luas,” jelasnya.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Sahkan 3 Raperda Strategis, Perkuat Ekonomi dan Dongkrak PAD

Lanjut ia menambahkan, dinamika industri rokok yang kompetitif menuntut adanya kolaborasi yang sehat antara pelaku usaha, media, dan masyarakat.

“Industri ini memiliki tantangan yang kompleks, sehingga dibutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Kami percaya, dengan kolaborasi yang baik, pertumbuhan perusahaan tidak hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga sosial,” tandasnya.

Menutup pernyataannya, ia berharap langkah ekspansi Makayasa dapat memberikan dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami ingin tumbuh bersama masyarakat. Harapannya, setiap langkah yang kami lakukan tidak hanya memperkuat perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi
HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep
DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi
SPPG Talang Diduga Suap Jurnalis dengan ‘Uang Bensin’ Saat Usut Keracunan MBG
Kepsek SDN Juluk II Sulit Ditemui Media, Curiga Ada yang Ditutup-tutupi Soal Keracunan MBG
Dinsos P3A Sumenep Perluas Satgas PPA ke Desa, Strategi Progresif Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:48 WIB

Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Jumat, 17 April 2026 - 17:57 WIB

Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi

Kamis, 16 April 2026 - 10:56 WIB

DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi

Rabu, 15 April 2026 - 23:27 WIB

SPPG Talang Diduga Suap Jurnalis dengan ‘Uang Bensin’ Saat Usut Keracunan MBG

Berita Terbaru

GAGAH: Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep, Ari Widjajanto, saat diwawancarai di ruangannya (SandiGT - Seputar Jatim)

Peristiwa

Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul

Senin, 20 Apr 2026 - 17:48 WIB