Manding Distrik Festival 2025 di Sumenep Resmi Dibuka

- Redaksi

Senin, 19 Mei 2025 - 14:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MENINJAU: Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan saat mengunjungi UMKM di acara Manding Distrik Festival (SandiGT - Seputar Jatim)

MENINJAU: Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan saat mengunjungi UMKM di acara Manding Distrik Festival (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Manding Distrik Festival 2025 kembali menjadi panggung kebudayaan yang berlokasi di Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dengan mengusung tema “l’Semangat Pelestarian dan Pemberdayaan Lokal’, festival ini bukan hanya menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga ruang pertemuan antara sejarah, identitas, dan masa depan masyarakat Madura.

Acara ini dimulai dengan pemukulan gong oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Moh. Iksan, sebagai penanda dibukanya agenda penuh makna ini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt Camat Manding, Siswahyudi Bintoro menyampaikan, apresiasi mendalam atas kolaborasi berbagai pihak yang membuat festival tahun ini kembali hadir dengan semangat baru.

“Kami ingin Manding dikenal sebagai pusat dinamika budaya, bukan sekadar wilayah administratif. Ini kebanggaan warga yang hidup,” ujarnya. Senin (19/5/2025)

Menurutnya, bahwa festival ini merupakan wujud gotong royong dan cinta kolektif masyarakat terhadap budayanya sendiri.

Baca Juga :  Festival Ojhung Jadi Harapan Ekonomi Baru di Sumenep

“Dengan antusiasme warga dan semangat kebersamaan, Manding Distrik Festival 2025 menjadi ruang budaya sekaligus penggerak ekonomi lokal yang memberi warna baru bagi Sumenep dan Madura secara lebih luas,” jelasnya.

“Ini bukan sekadar hiburan. Ini ruang kolektif untuk mengenalkan budaya, menggerakkan ekonomi rakyat, dan mempererat kohesi sosial,” ucapnya.

Ia mengaku bahwa malam pembukaan langsung disemarakkan oleh penampilan grup musik tradisional Tongtong Pangeran Soengenep yang membius ribuan penonton lewat permainan ritmis dan atraksi khas Madura yang enerjik. Lantunan musik bambu dan logam menjadi jembatan yang menghubungkan generasi muda dengan akar warisan leluhur.

“Festival ini tidak hanya menyuguhkan seni pertunjukan. Manding Distrik Festival juga menghadirkan pasar malam budaya yang meriah, lengkap dengan wahana permainan anak, lampu kelap-kelip yang memanjakan mata, serta kuliner khas Madura yang menggoda indera, mulai dari kaldu kokot hangat hingga sate Madura yang legendaris,” bebernya.

Di tengah geliat perayaan, geliat ekonomi lokal pun turut berdenyut. Deretan stan UMKM berdiri rapi, memamerkan produk-produk kerajinan tangan, kain batik, kuliner khas, hingga inovasi kreatif berbasis lokalitas.

Festival ini menjadi etalase bagi potensi Manding yang selama ini tumbuh senyap namun berakar kuat.

Baca Juga :  2 Remaja Bakal Tampil di Event Ojhung, Regenerasi Pejuang Tradisi Sumenep Madura

“Manding Distrik Festival tidak hanya menjadi agenda tahunan. Ia telah menjelma menjadi ruang kolektif yang menyatukan masyarakat, seni, ekonomi, dan masa depan dalam satu peristiwa kebudayaan,” imbuhnya.

“Di tengah arus modernitas yang terus mengalir, Manding memilih untuk menguatkan akar menjadikan budaya bukan hanya sebagai warisan, melainkan kekuatan hidup,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri
Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB