MBG Diduga Busuk Nyaris Dikonsumsi Siswa di Pasongsongan Viral di TikTok

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKANAN: MBG busuk nyaris dikonsumsi siswa di Pasongsongan (SC TikTok)

MAKANAN: MBG busuk nyaris dikonsumsi siswa di Pasongsongan (SC TikTok)

SUMENEP, Seputar Jatim – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjamin kesehatan dan masa depan anak-anak justru berubah menjadi sorotan tajam publik.

Sebuah video keluhan wali murid viral di TikTok yang diunggah oleh salah satu akun @ringkuring1, memperlihatkan menu MBG diduga berbau busuk dan tidak layak konsumsi di salah satu sekolah di Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

Menu yang dipersoalkan disebut sebagai ayam bakar Thailand, direalisasikan oleh SPPG Lebeng Timur di bawah pengelolaan Yayasan Matlabul Ulum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Masalah MBG Terkuak, SPPG Pakamban Laok 2 Diduga Lakukan Upaya Redam Pemberitaan

Dalam video tersebut, seorang wali murid yang mendampingi anaknya tampak spontan meluapkan kemarahan setelah mencium bau menyengat dari lauk MBG yang disajikan kepada siswa.

Dengan bahasa Madura yang lugas dan penuh emosi, wali murid itu menyatakan:

“Ella ariya bueng bai ariya beu juko’en. Ella bueng-bueng. MBG buccok, MBGna bau.(Parah, abuang saja ini ikannya sudah bau. Buang-buang. MBG busuk, MBG bau, Red),” ucapnya, seorang wali murid dalam video itu, Selasa (3/2/2026).

Pernyataan tersebut menjadi tamparan keras bagi penyelenggara MBG. Pasalnya, makanan yang diduga dalam kondisi busuk itu nyaris dikonsumsi anak-anak sekolah, kelompok yang paling rentan terhadap keracunan dan gangguan kesehatan.

Video viral tersebut langsung memicu kemarahan publik. Warganet mempertanyakan lemahnya pengawasan SPPG, standar distribusi dan penyimpanan makanan, serta pihak yang harus bertanggung jawab ketika makanan tidak layak konsumsi bisa lolos hingga ke meja siswa.

Alih-alih menjadi solusi pemenuhan gizi, MBG di Pasongsongan justru dinilai berpotensi menjadi ancaman kesehatan jika dikelola secara ceroboh.

Kejadian ini kian memperkuat dugaan bahwa pelaksanaan MBG tidak diawasi secara ketat, bahkan terkesan asal jalan.

Baca Juga :  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Akreditasi Paripurna Bintang Lima

Hingga berita ini diterbitkan, SPPG Lebeng Timur, Kecamatan Pasongsongan, yang dikelola Yayasan Matlabul Ulum, belum memberikan klarifikasi hingga berita ini diterbitkan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ASN, Santri, dan Masyarakat se-Madura Bersatu Ramaikan Lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026
IWO Sumenep Hidupkan Semangat Bung Karno, Ratusan Peserta Unjuk Bakat Puisi dan Pidato
Dugaan Penyimpangan DD Meddelan, GMNI Nilai Pengawasan DPMD Sumenep Lemah
Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin
SPPG Rumah Juang Garuda Emas Rubaru Disuspend BGN, Padahal Sempat Klaim Beroperasi Sesuai SOP
Yabhysa dan LKNU Perkuat Peran Kader Kesehatan Menuju Pamekasan Bebas TBC
SKK Migas dan KKKS Jabanusa Tebar Kepedulian Idul Adha 1447 H, Salurkan Kurban hingga Mudik Gratis Kepulauan
Puluhan SPPG di Sumenep Disetop BGN, Tersandung Masalah IPAL

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:32 WIB

ASN, Santri, dan Masyarakat se-Madura Bersatu Ramaikan Lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:43 WIB

IWO Sumenep Hidupkan Semangat Bung Karno, Ratusan Peserta Unjuk Bakat Puisi dan Pidato

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:47 WIB

Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin

Senin, 1 Juni 2026 - 21:14 WIB

SPPG Rumah Juang Garuda Emas Rubaru Disuspend BGN, Padahal Sempat Klaim Beroperasi Sesuai SOP

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:48 WIB

Yabhysa dan LKNU Perkuat Peran Kader Kesehatan Menuju Pamekasan Bebas TBC

Berita Terbaru