Home / Tak Berkategori

Memahami ‘Hazard’ Penerbangan, Ditengah Adat Madura

- Redaksi

Senin, 15 Juli 2019 - 18:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Tradisi melepas balon udara, dalam acara penyambutan haji di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. (Budi/ SJ foto/ dok.)

Tradisi melepas balon udara, dalam acara penyambutan haji di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. (Budi/ SJ foto/ dok.)

Sumenep, seputarjatim.com Untuk menjamin keamanan dan keselamatan dunia penerbangan, AirNav Bandara Trunojoyo, Kota Sumenep, Jawa Timur, gencar lakukan sosialasi.  Terlebih, gangguan penerbangan itu sering muncul di wilayah operasional Bandar Udara satu-satunya di Pulau Madura itu.

“Hazard penerbangan dapat berupa apa saja. Semua hal yang dapat mengganggu penerbangan bisa berupa layang-layang, balon udara, asap jerami yang dibakar dan membumbung ke udara, semua itu berbahaya dalam  penerbangan,” terang Aditya Bahtera Putra, Kepala Cabang Pembantu AirNav Sumenep, Jawa Timur, Senin, 15/07/2019.

Selain melayani penerbangan komersial, saat ini Bandara Trunojoyo juga menjadi basecamp sejumlah sekolah penerbangan. Karenanya menurut Adit, pemahaman akan pentingnya mencegah ‘hazard’ penerbangan harus secepatnya dilakukan.

“Selasa besok kita akan gelar safety campaign, untuk mengangkat permasalahan gangguan frekuensi penerbangan di Sumenep. Harapannya Sosialisasi ini bisa meningkatkan jaminan keselamatan dan keamanan penerbangan,” imbuhnya.

Terpisah, Fahrul, salah seorang tokoh pemuda Kecamatan Ambunten mengaku senang rencana AirNav sumenep itu. Menurutnya selama ini banyak warga yang belum memahami hal-hal yang dapat membahayakan penerbangan. Terlebih menurut Fahrul, sebagian dari ‘hazard’ yang dimaksud adalah adat istiadat yang sering dilakukan masyarakat Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  LAN RI Tunjuk Dispertahortbun Sumenep Menjadi Pilot Project Pelaksanaan Program Sekolah Kader

“Acara pelepasan dan penyambutan haji kita nerbangkan balon udara, anak-anak suka bermain layang-layang, termasuk petani kan kalau panen pasti membakar jeraminya di sawah secara langsung. Ya, kita baru tahu kalau itu mengganggu penerbangan,” terang Fahrul.

Di tahun 2019, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dipilih menjadi lokasi pelaksanaan Safety Campaign AirNav Cabang Surabaya. Kegiatan ini juga menjadi upaya mitigasi keselamatan penerbangan. (rif/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produk UMKM Sumenep Dibawa KEI ke Yogyakarta, Buka Peluang Pasar Baru
Wabup Sumenep Lantik Pejabat Baru, Amanah Jabatan Harus Dibuktikan Lewat Pelayanan
Sumenep dan Blitar Resmi Perkuat Kemitraan, Program Konkret Jadi Target Berikutnya
Bupati Sumenep Siapkan 30 Hektare untuk Pengembangan KEK Tembakau Madura
Angka Kemiskinan Turun, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Ekonomi hingga Tingkat Desa
Kena Tipu Saat Kirim Barang, Ketum IWO Desak Pertanggungjawaban PT Indah Logistik
Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut
Kado Hari Jadi Sumenep ke 757, Pemkab Beri Keringanan Tunggakan PBB hingga 95 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:40 WIB

Produk UMKM Sumenep Dibawa KEI ke Yogyakarta, Buka Peluang Pasar Baru

Jumat, 18 September 2026 - 17:43 WIB

Wabup Sumenep Lantik Pejabat Baru, Amanah Jabatan Harus Dibuktikan Lewat Pelayanan

Kamis, 17 September 2026 - 21:29 WIB

Sumenep dan Blitar Resmi Perkuat Kemitraan, Program Konkret Jadi Target Berikutnya

Rabu, 16 September 2026 - 18:37 WIB

Bupati Sumenep Siapkan 30 Hektare untuk Pengembangan KEK Tembakau Madura

Rabu, 16 September 2026 - 16:54 WIB

Angka Kemiskinan Turun, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Ekonomi hingga Tingkat Desa

Berita Terbaru