Meski Prosesnya Tergolong Cepat, BLT DBHCHT 2024 di Sumenep Lebih Kecil Dibandingkan dengan Tahun 2023

- Redaksi

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinsos P3A Sumenep Mustangin

Kepala Dinsos P3A Sumenep Mustangin

SUMENEP, Seputar Jatim – Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) di Sumenep, Madura, Jawa Timur, tahun ini prosesnya berlangsung cepat.

Namun, perolehan bantuan tersebut lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya. Terbilang pada tahun 2023 mencapai Rp. 69 miliyar dan pada tahun 2024 Rp 2,8 miliar.

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Sumenep, Erwin Hendra mengatakan, sekarang sudah diposisi verifikasi dan validasi (VERVAL) finalisasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Kasus Dugaan Perzinahan Oknum Kepsek dengan Guru Honorer Tak Disanksi, Kadisdik Sumenep Tak Kelihatan Batang Hidungnya

“Karena sasarannya itu buruh tani dan pabrik rorkok, maka data kami peroleh dari Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Pertanian dengan jumlah 3.150 keseluruhan,” katanya. Kamis (18/07/2024)

Bantuan ini, sambung dia, sudah termasuk proses cepat daripada tahun sebelumnya, biasanya tahap pencairan masih Bulan Desember dan pada tahun ini diperkiraan Bulan Agustus sudah pencairan.

Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Sumenep Mustangin mengatakan, BLT setiap bulan sebesar Rp. 300 ribu, namun langsung dicairkan satu kali sebesar Rp 900 ribu.

“Dari segi progress Verval sudah 90%, karena masih ada beberapa desa yang belum menyetorkan berkasnya,” bebernya.

Baca Juga :  Jamasan Keris sebagai Warisan Tradisi Nenek Moyang

“Dinsos hanya sebagai penyaluran dari pusat, Tak lain BLT DBHCHT ini untuk menunjang perekonomian buruh tani dan buruh pabrik rokok,” tutupnya.* (Sand/EM)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Desak Pemkab Sumenep Segera Isi Jabatan Strategis yang Kosong
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Harkitnas Jadi Momentum Perkuat Generasi Bangsa, Wabup Sumenep Tekankan Pendidikan dan Kemandirian Desa
DPMD Sumenep Perkuat Tata Kelola Desa Lewat Pembinaan LPPD Profesional
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
LKNU Pamekasan Ajak Warga Waspadai Hipertensi Lewat Skrining Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 09:35 WIB

DPRD Desak Pemkab Sumenep Segera Isi Jabatan Strategis yang Kosong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:44 WIB

LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:09 WIB

Harkitnas Jadi Momentum Perkuat Generasi Bangsa, Wabup Sumenep Tekankan Pendidikan dan Kemandirian Desa

Berita Terbaru

MENJABARKAN: Anggota DPRD Sumenep Fraksi PAN, Hairul Anwar, saat menyampaikan laporan hasil Reses II Tahun Sidang 2026 dalam Rapat Paripurna (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

DPRD Desak Pemkab Sumenep Segera Isi Jabatan Strategis yang Kosong

Senin, 25 Mei 2026 - 09:35 WIB

TEGAS: Ketua Umum LBH Madani Putra, Kamarullah saat Memberikan Sambutan di acara Diklat Paralegal yang di gelar di Kampus UNIJA Madura Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:44 WIB