Home / Tak Berkategori

Miris, Tiga Tahun Balai Desa Dibiarkan Rusak Parah, “Bismillah Melayani” Tak Berlaku Bagi Warga Jambu?

- Redaksi

Jumat, 20 Mei 2022 - 08:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SUMENEP, seputarjatim.com–Tepat pada hari ini tanggal 20 Mei 2022 bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-114 dengan tema “Ayo Bangkit Bersama”. Sebuah tema yang memiliki semangat bergotong royong melaksanakan pembangunan, untuk mempercepat pulihnya bangsa Indonesia dari pandemi Covid- 19.

Berbicara pembangunan, masih banyak pembangunan yang  perlu menjadi agenda prioritas pemerintah salah satunya infrastruktur jalan dan tempat pelayanan masyarakat.

Disaat pemerintah sedang gencar-gencarnya mengelontorkan dana untuk pembangunan disegala bidang, namun tidak halnya dengan yang terjadi di Desa Jambu, Kecamatan, Lenteng, Kabupaten Sumenep yang mana Balai Desa yang merupakan tempat pelayanan untuk masyarakat dibiarkan rusak parah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya lagi, pihak instansi terkait seolah tutup mata alias acuh tak acuh atas rusaknya tempat pelayanan masyarakat tersebut yang menurut pantauan media ini dilapangan kerusakannya hampir mencapai 80%.

Baca Juga :  Kinantaka Audio Gelar Lomba Miniatur Racing Sound se Jawa timur Di Desa Torbang

“Balai yang rusak ini sudah sekitar tiga tahun, kemana instansi terkait kok dibiarkan seperti ini, apakah pemkab Sumenep sudah kehabisan anggaran untuk memperbaiki tempat pelayanan satu-satunya bagi warga desa jambu?,” Ungkap ZA warga setempat. Jumat (20-05-2022)

Masih kata ZA, padahal rusaknya balai desa jambu sudah dibuat viral beberapa bulan yang lalu melalui pemberitaan, namun pihak instansi terkait yang mana dalam hal ini DPMD Kabupaten Sumenep lagi-lagi tidak menghiraukan atas rusaknya balai tersebut.

“Setelah viral harusnya turun dong ke lapangan, datang ke lokasi cek keadaan sebenarnya, balai desa jambu saya rasa merupakan balai desa paling buruk se kabupaten Sumenep,” Pungkas ZA dengan nada kesal.

Sementara itu Kepala Desa Jambu, H. Beny Wahyudi tidak menampik balai desanya yang rusak parah, bahkan pihaknya bersama perangkat desanya terpaksa memakai Gedung Polindes yang ada di Desa Jambu untuk melayani masyarakatnya.

Baca Juga :  Banyak yang Nyelonong Masuk, Kadinkes Agus Malah Tak Bernyali Temui Wartawan

“Dana desa yang digelontorkan untuk pembangunan desa jumlahnya dalam satu tahun cukup besar, namun secara aturan ternyata tidak boleh digunakan untuk renovasi balai desa. Untuk itu harus ada kebijakan lain agar balai desa juga mendapat alokasi dana untuk renovasi,” Jelasnya.

Masih kata pria yang baru menjabat kepala desa Jambu selama 5 bulan ini berjanji, renovasi balai desa menjadi prioritas utama, agar masyarakat desa jambu bisa mendapat pelayanan secara prima dan gedung polindes dapat kembali sesuai fungsinya.

“Mohon doa dan dukungannya kepada seluruh masyarakat desa jambu agar apa yang menjadi program saya dalam 5 tahun kedepan untuk membangun desa jambu bisa terlaksana,” Pungkasnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan
Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan
Khofifah Indar Parawansa Bawa Paket Bantuan ke Sumenep, Rp50 Miliar Disiapkan untuk 50 Ribu Pelajar Jatim
Gubernur Jatim ke Sumenep Bawa Bantuan 1,5 Truk Aspal, Cukupkah untuk Jalan Berlubang?
Bahas APBD 2027, DPRD Sumenep Siapkan Arah Pembangunan Daerah
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:03 WIB

RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Khofifah Indar Parawansa Bawa Paket Bantuan ke Sumenep, Rp50 Miliar Disiapkan untuk 50 Ribu Pelajar Jatim

Berita Terbaru