Pariwisata Jadi Lokomotif Baru Ekonomi Sumenep, Disbudporapar Akui PAD Capai 52,28 Persen di Semester Pertama

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025 - 21:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MENJELASKAN: Kepala Disdik Sumenep, Moh. Iksan, saat diwawancarai di ruangannya (Dok. Seputar Jatim)

MENJELASKAN: Kepala Disdik Sumenep, Moh. Iksan, saat diwawancarai di ruangannya (Dok. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pendapatan Asli Daerah (PAD) disektor pariwisata di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hingga akhir semester pertama tahun 2025, mencapai 52,28 persen dari target Rp1,182 miliar.

“Angka ini adalah hasil dari kerja kolaboratif. Tidak hanya program pemerintah, tapi juga partisipasi pelaku wisata, masyarakat, dan komunitas,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Moh. Iksan. Jumat (18/7/2025).

Menurutnya, tren positif ini tidak lepas dari keberhasilan promosi wisata serta penyelenggaraan event-event tematik yang dikemas dalam Kalender Event Sumenep 2025. Beberapa di antaranya bahkan telah mulai dilirik wisatawan mancanegara.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Tambah Dokter Spesialis untuk RS Abuya di Kepulauan

“Dengan terus menggiatkan promosi, meningkatkan kualitas layanan, dan mengundang partisipasi swasta, kami yakin target itu bisa dicapai,” ujarnya.

Wisata di Sumenep, lanjut dia, tidak melulu tentang pantai, tapi juga soal cerita. Sejarah keraton, jejak peradaban Islam, dan seni tradisi Madura adalah kekayaan yang tidak dimiliki daerah lain,” ujar Iksan.

“Yang paling terasa, dampaknya bukan hanya pada PAD, tapi juga pada sektor pendukung seperti penginapan, kuliner, dan transportasi lokal,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan  bahwa pariwisata memang sengaja ditempatkan sebagai salah satu motor utama pembangunan ekonomi daerah.

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat dari pengembangan pariwisata. Karena itu, penguatan SDM lokal dan pembukaan peluang usaha menjadi fokus utama kami,” tegasnya.

Ia mengapresiasi kemajuan yang telah dicapai hingga pertengahan tahun ini, seraya meminta jajarannya untuk tidak cepat puas.

“Capaian 52 persen ini harus jadi semangat untuk menyentuh target secara penuh, bahkan melampauinya,” katanya.

Tahun ini, Pemkab Sumenep mendorong pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal, termasuk wisata sejarah, religi, dan kebudayaan.

Salah satu fokusnya adalah peningkatan kapasitas masyarakat desa dalam mengelola destinasi, mulai dari pelayanan, kebersihan, hingga promosi daring.

Event seperti Tourism on The Sea, Festival Keraton, hingga Pasar Rakyat Tematik menjadi contoh konkret upaya Pemkab menghidupkan kembali daya tarik lokal yang unik.

Tahun 2025 ini, Pemkab Sumenep menargetkan PAD sektor pariwisata sebesar Rp 1,182 miliar naik dari tahun sebelumnya yang berada di angka Rp 874 juta. Kenaikan target tersebut mencerminkan optimisme sekaligus tantangan untuk mengelola potensi secara lebih serius.

Baca Juga :  Lewat FGD, Wabup Ajak Pengusaha Rokok Lokal Urus Legalitas Demi Kemajuan Sumenep

“Setiap pengunjung yang datang adalah peluang. Bukan hanya peluang ekonomi, tapi juga peluang memperkenalkan identitas kita kepada dunia,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam
Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar
Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Berita Terbaru