Peduli Lingkungan, PT Gudang Garam Ajak Jurnalis Studi Banding

- Redaksi

Sabtu, 2 November 2019 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Studi banding jurnalis Kediri bersama PT Gudang Garam Tbk digelar sejak tanggal 31 Oktober 2019 hingga 3 November 2019. (Inug/ SJ Foto)

Studi banding jurnalis Kediri bersama PT Gudang Garam Tbk digelar sejak tanggal 31 Oktober 2019 hingga 3 November 2019. (Inug/ SJ Foto)

KEDIRI, seputarjatim.com Menjadi bagian dari komitmen peduli lingkungan, PT. Gudang Garam mengajak seluruh awak media yang bertugas di Kabupaten Kediri untuk mengikuti studi banding ke Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Di kota kembang ini para kuli tinta diajak untuk mengenal lebih dekat budidaya tanaman bambu dan pemanfaatannya. Tanaman bambu dikenal efektif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, bambu juga memiliki keunggulan lain sebagai tanaman yang sangat bermanfaat bagi hewan dan dapat berguna bagi manusia.

Baca Juga :  Pantai Ekasoghi, Memukau

“Safari jurnalis ini diharapkan dapat berdampak pada upaya peningkatan kualitas lingkungan dan kelestarian alam di wilayah Kabupaten Kediri,” terang Iwhan Tri Cahyono, Kepala Bidang Humas PT Gudang Garam Tbk, Sabtu, 02/11/2019.

Iwhan menambahkan, studi banding ini dilaksanakan sejak tanggal 31 Oktober 2019 hingga 3 November 2019. Para jurnalis Kediri diajak berkunjung dan berkeliling di Dusun Bambu dan Saung Angklung Udjo, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Di lokasi ini para jurnalis diajak menyaksikan secara langsung pengelolaan ekowisata berbasis pelestarian lingkungan yang memberi dapak ekonomi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Sambal Orek Ikan Nila, Segar & Pedas Maknyus, Sensasi Kuliner hasil tangkapan langsung

“Beberapa tahun lalu PT Gudang Garam Kediri juga telah menanam ribuan bibit bambu di wilayah Gunung Wilis Kediri. Hal ini sebagai bentuk keseriusan kita untuk tetap mengkampanyekan sadar lingkungan bagi masyarakat luas,” pungkas Iwhan Tri Cahyono. (nug/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Sampah! Pantai Slopeng Sumenep Terancam Ditinggal Wisatawan
Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi
Festival Ketupat Sumenep 2026 Siap Digelar di Pantai Lombang
Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia
Disbudporapar Sumenep Minta Pemdes Segera Bentuk Pokdarwis Pantai Galung 
Dibangun dari Teknologi Ramah Lingkungan, Pantai Galung Jadi Destinasi Wisata Baru di Sumenep
Disbudporapar Sumenep Targetkan 1,7 Juta Kunjungan Wisatawan di 2025
Demi Jaga Estetika, DLH Sumenep Bakal Percantik Taman Tajamara

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 11:25 WIB

Darurat Sampah! Pantai Slopeng Sumenep Terancam Ditinggal Wisatawan

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:58 WIB

Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:12 WIB

Festival Ketupat Sumenep 2026 Siap Digelar di Pantai Lombang

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:13 WIB

Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia

Kamis, 18 September 2025 - 11:42 WIB

Disbudporapar Sumenep Minta Pemdes Segera Bentuk Pokdarwis Pantai Galung 

Berita Terbaru