Pemkab Sumenep Keluarkan SE Pengendalian Minim Sampah selama Hari Raya Idul Fitri 2025

- Redaksi

Selasa, 25 Maret 2025 - 12:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

KUMUH: Tumpukan sampah yang sedang dirapikan oleh petugas di Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

KUMUH: Tumpukan sampah yang sedang dirapikan oleh petugas di Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 15 Tahun 2025 tentang Pengendalian Sampah selama Lebaran Idul Fitri 1446.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah yang biasanya melonjak selama masa libur panjang dan aktivitas perayaan hari raya.

“Kebijakan ini bukan sekadar imbauan, melainkan gerakan kolektif yang harus diimplementasikan oleh seluruh elemen masyarakat,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Selasa (25/3/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Disbudporapar Sumenep Tergetkan 800 Kunjungan Wisatawan pada Liburan Idul Fitri 2025

Hal itu dilakukam, karena ia ingin menjadikan lebaran kali ini lebih bermakna, tidak hanya dari sisi spiritual, tetapi juga dari aspek kepedulian terhadap lingkungan.

“Jangan sampai euforia Idul Fitri justru meninggalkan tumpukan sampah yang mencemari tanah kita,” bebernya.

Menurutnya, SE tersebut menargetkan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pengelolaan sampah berbasis komunitas, serta optimalisasi tempat pembuangan sampah sementara (TPS3R).

“Jadi nanti pelaksanaan Shalat Idul Fitri ramah lingkungan, dengan jamaah bisa membawa sajadah sendiri dan menghindari penggunaan botol plastik sekali pakai di area ibadah,” ucapnya.

Kebijakan ini, lanjut dia, akan diperkuat dengan pengawasan lapangan yang melibatkan OPD, camat, lurah, hingga kelompok masyarakat.

Pemkab Sumenep akan mengintegrasikan data sampah yang dikelola selama lebaran ke dalam Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Baca Juga :  Momentum Bulan Ramadhan, Polres Sumenep Gelar Buka Puasa Bersama dengan Awak Media

“Kami ingin membuktikan bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga budaya masyarakat Sumenep. Oleh karena itu, edukasi akan terus kami gencarkan melalui media sosial, baliho, hingga sosialisasi langsung di lapangan,” tegasnya.

“Lebaran adalah momen kemenangan. Mari kita jadikan tahun ini sebagai kemenangan bagi lingkungan kita juga. Dengan langkah kecil dari setiap individu, kita bisa menciptakan perubahan besar,” tukasnya.

Untuk diketahui, Pemkab Sumenep juga mencanangkan program unggulan, yaitu Mudik Minim Sampah dan Lebaran Minim Sampah.

1. Mudik Minim Sampah
Pemasangan baliho, spanduk, dan videotron di titik strategis untuk mengingatkan pemudik agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah mereka.

Penyediaan posko sampah di terminal, pelabuhan, dan rest area guna memudahkan pemudik membuang sampah secara terpilah.

Petugas kebersihan keliling akan ditempatkan di jalur mudik utama untuk menjemput sampah dari kendaraan yang tidak sempat berhenti.

2. Lebaran Minim Sampah
Masyarakat dihimbau untuk menggunakan wadah makanan yang bisa dipakai ulang, termasuk dalam tradisi hantaran Lebaran.

Konsep “Zakat Minim Sampah” diterapkan dengan mendorong penggunaan kemasan ramah lingkungan. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PCNU Desak THM Ditutup Total, Satpol PP Sumenep Justru Sibuk Kaji Izin Mr. Ball!
Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM
Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 07:35 WIB

PCNU Desak THM Ditutup Total, Satpol PP Sumenep Justru Sibuk Kaji Izin Mr. Ball!

Kamis, 5 November 2026 - 10:31 WIB

Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM

Senin, 2 November 2026 - 13:01 WIB

Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Berita Terbaru

ILUSTRASI: H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma, keduanya merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumenep (Foto Istimewa)

Opini Publik

Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:58 WIB